Bab 13 : Sudut pandang Jefan

914 156 103
                                        


Ada yang bisa nebak ga? Kalil, Tama sama Arjuna itu siapa? 

wkwkwk ayo tebak-tebakan kita dulu ya sebelum keungkap mereka siapa. 

Yang benar aku kasih Randu nanti hehe.

Btw, update lagi loh aku. Bilang apa nih? hihih

Coba kasih satu emot untuk 

Randu

Ale

Jefan

***

Happy Reading

Dulu... dulu sekali Randu pernah memiliki alasan mengapa ia terjun pada hal-hal gelap itu. Dunia malam, wanita penghibur, minuman keras, dan tingkat yang paling tinggi adalah narkoba itu sendiri. Randu... ia hampir menyicipi semua hal itu semenjak ada di bangku kuliah.

Sandra pernah bercerita pada Ale bahwa Randu pernah rehab karena tertangkap polisi memiliki obat terlarang. Ia ditangkap ketika sedang menikmati obat itu masuk ke dalam tubuhnya dan membuatnya high. Saat hal itu terjadi, kedua orang tua Randu tidak banyak bicara. Saat dipersidangan orang tua Randu hanya memohon agar Randu bisa masuk rehab. 

Randu rehab kala itu. Dan semua berjalan dengan baik hingga ia benar-benar bersih sehingga dapat melanjutkan kuliahnya. Randu mengabaikan cibiran beberapa orang yang menganggapnya masih pecandu. 

Mengapa Randu memakainya? Alasan pertama adalah Ayudia meninggalkannya. Ayudia memilih untuk memaksanya berhubungan jarak jauh yang sudah Randu katakan tidak akan berhasil. Randu tidak akan bisa jika Ayudia tidak ada di hidupnya. Randu akan kembali pada masa kelam itu jika Ayudia pergi.

Namun Ayudia tidak bisa untuk tinggal. Pendidikan modeling-nya lebih penting saat itu, Ayudia tidak ingin berkorban untuk Randu, ia merasa... memiliki masa depan yang harus dikejar dan Randu harus mau mendukungnya.

Saat Ayudia pergi, satu bulan, dua bulan, tiga bulan sampai enam bulan mereka masih bertahan. Berkomunikasi lumayan sering, membagikan kabar atau bahkan Ayudia liburan kembali ke Indonesia ataupun Randu yang menyusulnya. Namun setelah lewat dari enam bulan itu, mereka merenggang. Randu tidak bisa menghubungi Ayudia sesering itu, Ayudia selalu berkata bahwa ia sibuk ini dan itu. 

Ia marah pada Randu yang egois dan hanya memikirkan diri sendiri sedangkan Ayudia memiliki banyak beban. Namun suatu saat mereka mencoba kembali menata hubungan yang hampir retak. Randu membuka studio kecil kala itu, bekerja sambil kuliah dan ia menunjukkan keseriusannya menjadi seorang fotografer. Ayudia mendukung, karena kamera Randu sangat berkaitan juga dengan pekerjaan Ayudia.

Namun... hal itu terjadi. Hal di mana Randu harus menyicipi suntikan nikotin itu dalam tubuhnya lagi ketika suatu hari Ayudia pulang ke Indonesia dan sedang berada di studio Randu, pria itu memergokinya sedang melakukan sex dengan salah satu teman kerjanya. 

"Balikin, Tam!" bentak Randu saat Tama meraih paksa jarum suntik yang sudah Randu suntikan setengah pada tangannya.

"Sinting lo, ya!" bentak Tama heran. Tanpa basa-basi, Tama mengambil minyak tanah dan membakar hal itu agar tidak menjadi barang bukti. Ia tahu, ini kriminal karena sudah menghilangkan barang bukti untuk polisi, namun Tama lebih mengkhawatirkan Randu.

"Duh, Arjun lama banget lagi!" Tama berdecak kesal saat melihat mobil Arjuna belum tiba di apartemen Randu. "Halo? Lo di mana, tai? Ni anak udah sakau parah!" ucap Tama yang terdengar panik juga.

Randu-Ale [Wenyeol]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang