[17]

583 103 60
                                    

Seperti yang diharapkan, kencan pertama Soobin dengan Yuna menjadi perbincangan hangat di kalangan bangsawan, orang-orang biasa di kerumunan, bahkan menjadi topik hangat di antara para pelayan rumah dan istana.

Sebelum Soobin memilih siapa yang akan menjadi pasangan kencan pertamanya, orang-orang terbagi dalam dua kubu. Kubu pertama adalah yang meyakini bahwa Karina pasti akan dipilih karena dia mempunya kedudukan bangsawan yang lebih tinggi di antara kandidat lainnya—kecuali Kai, mengingat ia seorang pangeran namun status tahanannya menjadi pemberat. Kubu kedua adalah yang meyakini bahwa Huening Kai pasti akan terpilih mengingat bagaimana ia dipilih langsung oleh Pangeran Soobin sebagai kandidat ke empat.

Ternyata semua tebakan mereka salah. Tidak ada yang menduga bahwa Yuna dari keluarga Viscount Shin yang akan terpilih di awal. Karena itu semua orang berkumpul di tempat-tempat biasa mereka berjumpa dan membicarakan tentang kencan pertama Pangeran Soobin di sebuah café terkenal di ibukota.

"Di antara semua kandidat, menurutku yang paling cantik adalah Lady Yuna."

"Tidak, tidak. Tentu saja Lady Karina. Kau tidak lihat aura yang dia pancarkan bahkan walau hanya diam berdiri di satu tempat?"

"Semua orang tahu bahwa Pangeran Soobin juga beraura sama seperti Lady Karina, mereka tidak cocok. Justru Lady Yuna yang ceria akan lebih cocok untuk bersanding dengannya."

"Hei. Kalian melupakan wajah khas Lady Hyunseo. Walau ia datang dari keluarga bangsawan yang tidak terlalu berpengaruh dibandingkan Lady Karina atau Lady Yuna, jangan lupa bahwa mendiang kakeknya adalah orang penting di istana dahulunya."

"Tidak, tidak. Lady Yuna mendapatkan satu langkah lebih unggul dari pada kandidat lainnya. Dia menjadi orang yang dipilih langsung oleh Pangeran untuk menjadi teman kencan pertama. Bagaimana pun, kesan pertama sangatlah penting."

"Bagaimana dengan Pangeran dari Marseil itu?"

"Hahaha. Dia? Dia hanya terlihat menonjol karena rumor mengatakan dia pilihan Pangeran Soobin. Sepertinya dia tidak terlalu istimewa, atau rumor itu dilebih-lebihkan. Buktinya, Pangeran memilih Lady Yuna dari pada Pangeran sandera itu."

"Jangan terlalu cepat menyimpulkan. Kita belum tahu bagaimana hasil kencan Lady Yuna dan kandidat lain bisa jadi jauh lebih menarik perhatian Pangeran Soobin."

____

Dari koran yang Kai terima dari pelayan, ia tahu bahwa kencan Soobin dan Yuna berjalan lancar. Dari lampiran foto hitam putih di sudut kanan halaman utama koran, terlihat keduanya berbincang akrab. Beberapa komentar anonim dari pengunjung yang kebetulan berada di sana juga dilampirkan di bagian bawah koran.

Aku melihat bagaimana Pangeran Soobin menatap Lady Yuna. Itu membuat lututku meleleh.

Lady Yuna sangat cantik saat kau temui langsung. Aku mengerti kenapa dia menjadi pilihan pertama saat ini.

Mereka terlihat membicarakan sesuatu yang seru dan amat sangat serasi.

Walau aku belum melihat kandidat lainnya, tapi aku punya firasat yang bagus terhadap Lady Yuna.

Kai telah membaca lengkap liputan koran itu dan meletakkannya kembali ke atas meja. Ia tidak tahu kenapa Soobin harus melaporkan padanya bahwa ia akan memilih Yuna jika mereka terlihat sangat akrab seperti itu.

Ketukan di pintu kamarnya membuyarkan perang yang sedang berkecamuk di dalam kepalanya. Kai berjalan mendekati pintu dan membukanya perlahan. Seorang pelayan dengan gestur sopan memberitahukan pada Kai untuk bersiap-siap karena Soobin akan tiba sebentar lagi untuk memilih pasangan kencan berikutnya.

Kai mengangguk, lalu menghela napas saat pintu kembali tertutup. Ia sudah tahu setelah ini Soobin akan memilih Karina, lalu Hyunseo, lalu dirinya yang terakhir. Jadi untuk apa ia repot-repot turun ke bawah hanya untuk mendengar informasi yang sama? Tapi karena ini adalah alur yang harus diikuti, mau tidak mau Kai harus bersiap dan turun ke bawah.

OLEANDER | SooKaiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang