Chapter 25 : Cinderella

34 11 1
                                        




Hari ini penuh dengan drama ke-cinderella-an




Tok tok tok

"Duh, gue lagi kumel malah ada tamu," gumam Jaehee.

Dia melihat kondisinya. Muka yang masih bare face habis bangun tidur. Rambut diikat asal. Tangan megang sapu.

"Siapa?!" Teriak Jaehee.

"Jeongwoo."

Jaehee tersenyum. Halah Jeongwoo doang mah nggak apa-apa.

"Ngapain lo?"

Jeongwoo mengangkat wajahnya dari handphonenya. Dia menahan tawa begitu melihat penampilan Jaehee dan tersenyum sangat manis. Kalau kata buaya, gula aja kalah.

"Widihhh! Lo jadi cinderella versi babu ya? Ngapain babuuuu?"

Terlihat Jeongwoo sangat senang menjaili Jaehee.

"Diem lo. Mau ngapain? Minta dimasakin mie lagi kayak waktu itu?"

"Ngajakin jalan lagi. Abis kemarin kayak kurang."

Jaehee mengibaskan rambutnya, "Emang, jalan sama orang cantik itu nggak akan pernah lebih rasanya. Pasti ada yang kurang. Bukan begitu, Park Jeongwoo?"

"Bukan."

"Nggak rame, ah."

Jeongwoo tertawa sampai dirinya memegang perutnya, "Jadi mau nggak? Kalau nggak, gue ajak temen lain, mumpung gue punya banyak temen."

"Pamer, jijik. Mau ke mana emangnya?"

"Kebun binatang sama taman depan paling."

"Lo mau lihat kembaran lo?"

"Emang ada kembaran gue?"

"Serigala dikurungin nggak sih di kebun binatang?"

"Nggak pinter di biologi nggak apa-apa, tapi jangan goblok-goblok juga lah, Hee."

"Ya kan gue nanya aja," Jaehee memainkan gagang sapunya.

"Aktifin handphone lo. Dari tadi dichat, ditelepon nggak dijawab. Dikira tidur ternyata jadi babu."

Jaehee mengangkat sapunya dan melemparkannya pada Jeongwoo namun meleset. "Cukup ya, Woo. Nanti gue dateng ke rumah lo kalau mau jalan. Chat aja."

"Jangan telat ya babu."

"Pergi sebelum gue patahin nih gagang sapu."










"JEONGWOOOO OWUOWUOWUOWU!"

Pintu rumah Jeongwoo terbuka dan menampilkan Jeongwoo yang masih betah pakai pakaian rumahnya. Padahal Jaehee aja udah siap.

"Kek tarzan aja lo. Masuk."

"Nama lo enak buat dijadiin sound tarzan."

Jaehee masuk ke dalam rumah teman sekaligus tetangganya. Dia duduk di salah satu sofa kecil milik keluarga Park. Jeongwoo ikut duduk di seberangnya.

Neigh(boy)hoodCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang