ini hanya tentang Lee Taeyong nct yang tidak bisa menggapai citanya, Taeyong yang hanya bisa menghapus cintanya pada Jaehyun karena Jaehyun yang mencintai Doyoung.
"hapus cintamu padaku hyung."
"kenapa?"
"aku mencintai Doyoung."
"akan aku lakukan."...
Setelah Jongin di beri surprise, Taeyong langsung menutup mata Jongin, dan menuntunnya ke arah mobil yang memang ia siapkan.
Duduk di kursi belakang dengan Ten yang menyetir "pergi ke tempat tujuan." Ujar Taeyong.
Ten mendengus "siap bos." Ujarnya dengan sinis, "setelah ini bayar aku, layaknya bayaran seorang supir."
Taeyong mengangguk "tenang saja, aku nanti akan mencuri kartu milik Jongin hyung."
Walaupun matanya tertutup, Jongin turut tertawa saat mendengar ucapan Taeyong, mencurinya? Bahkan dengan rela dia memberikan kartu miliknya, cinta memang sebuta itu.
Dua puluh menit kemudian, akhirnya mereka sampai, Jongin turun di bantu oleh Taeyong "perlahan hyung, jika aku bilang meloncat, hyung harus loncat ya?" Ujarnya yang di angguki oleh Jongin.
Taeyong terus menuntun Jongin ke tempat yang memang ia persiapkan, melewati pohon-pohon rindang yang cukup tinggi sangat menyejukkan mata.
"Apa masih lama?"
"Heum, mungkin."
"Jika aku menciumnya, kau membawaku ke dalam hutan?"
"Mungkin."
"Apa kau mencoba membunuhku Taeyong?"
"Jika kau terbunuh, siapa yang akan bertanggung jawab dengan hatiku hyung?"
"Bisa saja kau memiliki yang lain lalu karena kau tidak tega memutuskan ku, lalu kau berniat mau membunuhku." Taeyong memutar bola matanya jengah.
"Kau dan pemikiranmu yang aneh."
Jongin terkekeh "jadi, apa sudah sampai?"
"Hyung, sudah diam. Sebentar lagi sampai, apa hyung sudah tidak kuat berjalan? Kenapa bertanya terus-menerus." Kesalnya.
"Tidak, bukan lelah, lebih tepatnya aku penasaran apa yang kau persiapkan." Sangkalnya.
"Nanti hyung tau sendiri."
Mereka terus berjalan hingga lima menit kemudian, Taeyong menghentikan langkahnya, dia menatap sekitar dengan senyuman manisnya.
"Hyung, kau harus siap." Berdiri di belakang Jongin dengan menjinjit dengan kedua tangan yang siap membuka penutup mata Jongin, "aku akan membuka penutup matamu."
"Aku siap sayang."
Dengan sekali tarikan dia membuka penutup mata Jongin, dia mengedipkan beberapa kali matanya karena memburam.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jongin menatap takjub ke arah tempat yang Taeyong hias, dia tau dimana, di dalam hutan namun Taeyong menyulapnya sedemikian rupa hingga menjadi tempat yang indah "sayang?" Tangannya terulur ke arah belakang dan menarik Taeyong ke pelukannya "terimakasih, ini ulang tahun yang paling bahagia walaupun tidak ada ayah di sampingku juga." Tanpa sadar air mata Jongin mengalir, jika ayahnya ada dan juga berada di ulang tahunnya yang sekarang, bersama ibu dan juga Taeyong, dia akan selalu mengingatnya, mengabadikannya lewat gambar.