22 again 🔞

415 22 0
                                        

Sebelumnya juga ada adegan 21+ tapi cuman sedikit, jadi part ini yang di beri tanda.

Ingin menghentikannya namun kedua tangannya terikat oleh Jongin dan mengikatnya pada bantalan kursi mobil, tangan Taeyong terangkat ke atas, hingga lebih jelas menampilkan tubuh bagian depannya.

"Ahhh~ hyung sudah, eungghh."

Jongin menyeringai "aku senang melihatmu hancur di bawah kuasaku."

Taeyong bernafas lega di saat Jongin menghentikan serangannya kembali pada nipple nya "aku mohon jangan siksa aku." Lirih nya.

Nikmat namun ada perasaan tak lega di saat Jongin hanya bermain dengan nipple nya sedangkan penisnya membutuhkan ejakulasi.

"Tapi aku senang, nikmati saja eum?"

"Tap aahh~ hyung." Desahnya kembali di saat Jongin meraup nipple nya dan menghisap nya.

Taeyong saling meremat kedua tangannya, dirinya ingin melampiaskan kenikmatannya namun terhalang oleh tali tersebut "ahhh leppash hyung." Pintanya.

Krauk

"AARRGH HYUNH!!!" Teriakan Taeyong sangat nyaring karena merasakan sakit Jongin menggigit nipple nya, air matanya mengalir dari area matanya dan menatap Jongin sendu, "sa-sakithh."

Jongin tersenyum lalu mengelus rambut Taeyong "maaf, aku gemas pada nipplemu."

"Hiks, jangan lakukan kembali."

Jongin menggeleng "tidak, aku tidak akan melakukannya lagi." Jongin membalik tubuh Taeyong hingga menungging, "tidak ada pelumas sayang, menggunakan air liur itu berbahaya."

"Jangan tanya padaku hyung, tolong lebih cepat hiks." Tangisnya, penisnya sudah megang dan membutuhkan pelepasan.

Jongin melirik sekitar lalu netranya menatap ke arah wine "baiklah." Jongin meraihnya lalu membuka penutup botolnya.

Taeyong menatap takut pada botoh wine tersebut "hyu-hyung akan melakukan apa?" Suaranya sedikit bergetar.

"Tidak ada pelumas jadi aku mengunakan ini."

"Tap aahh~" Jongin mengguyur hole Taeyong dengan wine yang ia pegang hingga Taeyong merasakan dinginnya, anginnya malam bertambah dengan wine, sungguh Taeyong menyesal meletakkan wine di sana.

Jongin menyeringai, dia meratakan wine tersebut pada hole Taeyong, mengelus lalu memasukkan jari tengahnya ke dalamnya.

"Aaaahhkh hyu-hyung sa-sakith uuh."

"Sabar ya, sedikit lagi." Jongin menggerakan jarinya keluar masuk.

"Aahh ahhh masahh masih sakithh hyung." Paraunya, hanya di masukkan hari tapi kenapa rasanya sudah menyakitkan.

Jongin menambahkan jarinya hingga membuat Taeyong kembali memekik sakit "AAKHH HYUNG, KELUARKAN." Teriaknya, ingin menjambak tapi Jongin masih belum melepas ikatannya.

Jongin menghiraukan namun gerakan tangannya bertambah cepat, dia mencari titik manis milik Taeyong agar tidak kesakitan terus menerus "sebentar sayang."

Jongin terus menggerakkannya hingga beberapa lama Taeyong melenguh nikmat, kepalanya mendongak ke atas dengan retinanya yang ke atas.

"Ahhh ituh hyung~ yash terus."

"Ini maksudmu?" Jongin menekan kuat titik tersebut.

"AAKHH IYAH AAHH AGAIN HYUNG."

"Nikmat?"

"Eumm Iyah aahh teruss hyung, there hyung."

"Sexy sekali." Lirih Jongin yang tak di dengan oleh Taeyong karena sibuk mendesah.

Secret Love [Kaiyong](end) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang