24. about baby Joon

259 17 0
                                        

Happy reading!!

"Joon memang berumur lima tahun tapi dia sudah cukup dewasa, dia hanya hidup seorang diri di panti asuhan."

"Kemana orang tuanya?" Tanya Taeyong.

"Orang tuanya sudah meninggal tuan Taeyong, dia berada di panti asuhan saat dia sudah berumur tiga tahun. Kami membuat acara ini juga sebagai donasi untuk panti asuhan, kami akan memberikan mereka perasaan bagaimana rasanya bersekolah dan mendapat kasih sayang orang tua."

"Joon sekolah?" Tanya Jongin.

Jin mengggeleng "tidak tuan, pihak panti tidak bisa menyekolahkan anak-anak yang begitu banyak, jadi kami hanya bisa bantu menggunakan acara ini, Joon akan bersekolah namun hanya selama syuting film berlangsung, dua minggu dan dia akan bersekolah selama itu."

"Kenapa hanya dua minggu?"

"Keterbatasan biaya juga kami pikirkan tuan, aku juga ingin menyekolahkannya namun bagaimana dengan anak yang lain?"

Jongin mengangguk "kapan syutingnya berlangsung?"

"Rumah sudah kami siapkan, kalian hanya tinggal datang dan menempatinya."

Jongin menggeleng "tidak, gunakan saja rumahku, pasang kamera yang tidak berada di ruang privasi ku, karena bagaimanapun juga aku ingin berdua bersama Taeyong." Berdua dalam artian melakukan hubungan badan namun sepertinya Jin salah menangkap apa yang di maksud oleh Jongin.

"Di acara kalian bebas melakukan skinship namun tidak secara berlebihan, mungkin hanya berpelukan dan saling mengecup dahi, selebihnya itu tidak bisa."

Jongin mengangguk pasrah "yang penting, letakkan kamera pada kamar pertama dan kedua, dapur, ruang tamu dan ruang bermain, untuk yang lainnya aku tidak mengijinkannya."

Jin mengangguk paham "akan saya lakukan tuan, jadi untuk besok mungkin tidak bisa melakukan syutingnya, lusa saja bagaimana?"

Jongin mengangguk setuju "baiklah lusa saja."

Jin berdiri "jika begitu saya pamit undur diri, saya ada pekerjaan lagi."

Jongin mengangguk, Jin menghampiri Joon lalu mengulurkan tangannya agar dibterima oleh Joon "ayo pulang, kau bisa bertemu orang tuamu lusa."

Joon menoleh ke arah Taeyong dengan sendu lalu menatap Jin memohon "ayo, lusa kau bisa bertemu lagi."

Joon berdiri lalu berlari memeluk Taeyong "mama." Lirih nya.

Taeyong mengusap surai Joon "kita tidak akan berpisah." Taeyong menatap ke arah Jongin, dari matanya Jongin tau jika Taeyong meminta Joon di bawa pulang.

Jongin mengangguk "tuan Jin, biarkan Joon ikut bersama kami, kami juga akan membelikan beberapa keperluan untuk Joon."

"Semua keperluan sudah kami siapkan tuan Jongin."

"Tidak apa-apa, berikan itu pada anak yang lain, Joon sekarang menjadi tanggung jawabku." Setelahnya Jin pamit pergi kembali.

Di ruangan itu hanya tersisa Jongin, Taeyong dan Joon, tidak ada yang berbicara namun gerakan mengelus rambut Joon terus Taeyong lakukan.

"Ayo pulang." Ajak Jongin, dia berdiri lalu menggendong Joon pada lengan kanannya sedangkan tangan kirinya menggandeng Taeyong.

Joon memeluk erat leher Jongin seakan tidak ingin lepas, perasaan ini selalu yang ia inginkan, kenapa baru sekarang ia dapatkan.

Jongin membuka pintu mobil belakang bermaksud mendudukkan Joon di sana, namun sang anak menggeleng menolak "mama." Hanya kata itu yang terdengar dari bibirnya.

Secret Love [Kaiyong](end) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang