Tolong tandai kalo ada typo ditengah perjalanan😅
Happy reading~~
🦕🦕🦕
Sunoo menghentakkan kakinya ketika memasuki rumah. Sunghoon yang sudah mendengar cerita dari anak itu hanya mengikuti di belakangnya dengan tertawa ringan.
"Uncle Uwon!"
"Oy!" Sahut Jungwon dari arah dapur.
"Liat ini. Cepat sini! Cepat cepaaaaatt!"
Jungwon langsung berlari mendekati Sunoo yang sudah duduk di atas karpet bulu. Tas sekolahnya ia lempar ke sofa, sedangkan di tangannya ada ponsel yang siap memutarkan sebuah video.
"Apa sih, cil? Heboh banget."
"Liat ini!"
Sunoo menekan tombol play, memutarkan video tugas yang ia kerjakan semalam bersama Jungwon.
"Hallo! Kenalkan nama aku Pawlk Sunoo. Aku akan menanyikan lagu balonku. Satu..dia..tiga.
Ice cleam, ice cleam
Lasanya dingin
Ice cleam, ice cleam
Bikin kepingin"
Sunoo menghentikan video itu, "Aku bilang lagu balonku, malah lagu ice cleam yang aku nanyiin."
"Loh iya juga? Hahaha!" Jungwon juga baru sadar. Semalam saat ia mengedit video itu, ia tidak memperhatikan bahwa di awal perkenalannya Sunoo sudah menyebutkan lagu yang akan dinyanyikan.
"Terus gimana, cil? Kena marah gak sama guru lo?"
"Enggak, tapi aku diketawain teman-teman. Gala-gala Uncle Uwon sih, padahal aku udah belkali-kali tanya sama uncle sudah benal belum tugas videonya. Uncle Uwon bilang sudah-sudah." Gerutu Sunoo masih terus berlanjut. Kini tangannya terlipat di depan dada dengan mata melirik sinis pada Uncle nya itu.
"Sorry deh. Lain kali gue bakal lebih teliti lagi sama tugas lo." Balas Jungwon merasa bersalah.
Sunghoon yang menyaksikan percakapan antara uncle dan keponakan itu berjalan mendekat. Ia mendudukkan dirinya tepat di sofa belakang Sunoo dan diam-diam tersenyum kecil menyadari sang putra yang sudah mulai pintar bermain rahasia di belakangnya.
"Ekhem! Bayi pintar bohong sekarang ya?"
Sunoo menoleh menatap sang Papa yang sudah duduk di sofa belakangnya. "Tidak bohong, Papa. Sunoo belajal melenyecaikan masalah sendili." Belanya.
Sunghoon mendengus, berpura-pura marah. "Bisaan aja ngomongnya."
"Maaf, Papa."
Cup
Sunoo naik ke atas pangkuan Sunghoon lalu memberi kecupan permintaan maaf di pipi sebelah kiri. Hal itu selalu ia lakukan setiap habis melakukan kesalahan.
"Papa terima maafnya, dan janji jangan mengulangi hal buruk ini lagi. Okay?"
Sunoo mengangguk cepat. Kembali ia berikan banyak kecupan di wajah sang papa guna membungkam Sunghoon agar ia tidak mendengar nasihat lebih banyak lagi.
Sunoo adalah saksi bagaimana lamanya Sunghoon ketika memberi nasihat pada Jungwon yang melakukan kesalahan. Saat itu terjadi, Sunoo hanya akan menyemangati Jungwon dari jauh karena tidak ingin ikut masuk kedalam keadaan super super membosankan itu. Sunoo akan berusaha keras agar tidak berada di posisi itu selamanya.
"Eh katanya mau nyari mint choco siang ini, kok gak jadi?" Tanya Jungwon karena biasanya Sunoo gak mungkin lupa sama hal yang udah dijanjiin sama dia.
"Besok aja. Hali ini mau bawa Ttoli ke hospital, soalnya tadi pagi Ttoli gak mau mam." Jawab Sunoo. Ttori itu pemakan segala. Makanya ketika kucing itu tidak mau memakan makanannya, tentu saja menjadi tanda bahwa ada yang aneh dengan hewan tersebut.
KAMU SEDANG MEMBACA
PAPA HUG ME
Fanfiction"Pa, yayam hacil metalmolpocic na dinocaculuc?" Park Sunghoon harus menyesuaikan diri dengan kedatangan si kecil Sunoo yang tiba-tiba. Rumah yang biasanya hanya terisi ketenangan, menjadi ramai dengan celotehan penasaran anak berusia tiga tahun itu...
