Episode 28

54 10 0
                                    

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


~HAPPY READING~

"Huh! Capeknyaa" keluh ku

"Iya kak, ini ramai sekali tak seperti tadi pagi" ujar Jio

"Ji, gak sekolah?"

"Oh iya lupa. Mana udah jam segini. Keburu gak ya?"

"Udah Ji, pulang aja sana. Biar yang beresin kakak sama karyawan yang lain"

"Tapi kakak udah bantu banyak banget hari ini"

"Gak masalah Ji. Lagi pula pendidikan itu penting"

"Kak"

"Ji, udah sana"

"Huh! yaudah iya. Kalau gitu aku pamit ya kak Clara, Kak Jeff dan semuanya"

"Hati-hati, jangan ngebut Ji!!" 

"Siap kak!" 

"Yakin mau bantuin mereka?" bisik Jeffano

"Why not?"

"Gak capek memangnya?"

"Lumayan sih, tapi gakpapa. Lagi pula gue juga udah terbiasa" 

"Lets go semua! kita bersihin ini sampai kinclong yaa!! semakin cepat semakin cepat pulang!" teriakku yang menyemangati para karyawan.

"Siap nona bos!"

Akhirnya kami pun membersihkan Caffe ini sampai benar-benar bersih. 

"Nona boss"

"??"

"Omset hari ini melonjak tinggi dari pada biasanya?"

"Hah? Seriusan?"

"Iya Nona boss. Biasa nya per hari omset nya 1 sampai 1 setengah juta. Hari ini omset nya menjadi 3 juta 400 ribu!" 

Aku tercekat

"Wauw, fantastis! Kalau Oma dengar ini pasti mereka bangga deh sama kalian semua" 

"Ini semua berkat Nona boss, Jio dan Aa ganteng"

"Gak cuma kita, kalian juga " timbrung Jeffano

Lastri yang barusan mengobrol bersama ku kini senyum-senyum genit ke Jeffano.

"Eh Lastri. Genit pisan kamu mah" tegur karyawan laki-laki yang sedang lewat membawa alat pel. 

"Atuh biarin aja. Kenapa kamu yang sensi?"

"Lastrii"

"Eh iya nona boss" 

Setelah berselang beberapa menit, akhirnya semua karyawan telah pulang ke rumah nya masing-masing.

Aku pun segera mengunci caffe. 

"Jeff, makasih banyak ya atas semua bantuan lo hari ini. Pasti lo capek banget ya?"

CLARA ~I need to love~ (TAMAT)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang