*****2 bulan sebelumnya
"Ma...aku mau ke korea dengan adit."
Ucap dita dari seberang telpon.
"Buat apa?"
"Mo ketemu eomma dan seokjin oppa"
"Apa kau yakin." Tanya mama dita lembut
"Ya..." jawab dita yakin
"Kau siap ketemu dengannya?"
"Entahlah...."
"Kalau tidak yakin mending tidak usah."
"Tapi ma...."
"Nanti kalau kamu muncul disana malah jadi masalah. Dia juga kan masih punya anak istri. Apa yang kau harapkan dari dia?" Tanya mama panjang lebar
"Tapi ma...aku janji pada diriku sendiri buat ngomong yang sebenarnya. Aku ga minta tanggung jawab dia. Tapi seokjin oppa perlu tau kalo dia punya anak laki laki, dan adit perlu tau kalau dia punya papa." Terang dita
"Trus kalo dah tau????"
"Aku balik ke indonensia lagi. Aku mau menyelesaikan masa laluku sebelum melangkah dan menemukan pasangan hidupku. Ma...dia selalu datang di mimpi ku. Membayangi hidupku. Hatiku tidak tenang. Dia selalu menarik hidupku untuk tidak lepas darinya." Jawab dita lirih.
"Baiklah...apa perlu mama temani?"
"Engga ma...aku mau di korea 1 bulan, nanti kerjaan mama ga keurus kalo ikut aku."
"Baiklah...jaga dirimu dan adit baik baik. Kamu dah besar, mama percaya sama kamu."
"Terimakasih ma.." jawab dita yang mulai terisak.
*****Bandara Incheon
Setelah 1 bulan sebelumnya mengurus ijin cuti, memesan tiket Pulang Pergi, sewa apartement selama 1 bulan, dan mengurus paspor serta visa. Disinilah dita dan adit, di Bandara Internasional Incheon.
Setelah menempuh penerbangan kurang lebih 6 jam, mereka landing dengan selamat di korea. Dita mencium udara musim semi korea dalam dalam.
"Hello...im back...do you miss me." Gumam dita dengan tersenyum simpul.
Dita melirik adit yang kelihatan kedinginan. Dita tersenyum kecil.
"Apa kau kedinginan?"
"Mama...dingin..." adit memeluk dita erat
"Pelan pelan..biasakan dirimu ya" jawab dita lembut sambil memeluk adit lebih erat.
"Iya ma.." adit mengangguk patuh
"Lets go..kita jalan jalan...." seru dita
"Le..go..." jawab adit tak kalah semangat
Dita mendorong troli yang berisi 3 koper ukuran sedang keluar bandara. Bandara sangat riuh karena kebetulan berbarengan dengan artis korea yang baru kembali ke korea. Dita yang berpakaian chic dan anggun dengan tatanan rambut panjang gelombang dan makeup tipis membuat wajah ayu dan manisnya tersorot oleh kamera kamera iseng wartawan.
"Yeppo...neomu yeppo...kirain artis."
"Ehh...dah punya anak." Wartawan 1 fokus memandang tampilan anak laki laki ganteng disamping dita.
Dua wartawan sedang bergunjing.
"Seperti pernah lihat wajah ini." Salah satu wartawan bergumam sambil terus memperhatikan wajah dita, apalagi saat dita tersenyum
Namun tak berapa lama riuh rendah orang mulai terdengar karena sang artist sedang lewat.
"Adit..minggir." dita menarik tangan adit supaya terhindar dari kerumunan orang orang yang kemungkinan akan menabraknya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Unconditionaly Love [Complete]
FanfictionCinta atau bukan, semuanya sudah terjadi. Dan sebagai orang dewasa, aku harus mempertanggung jawabkan akibat daŕi perbùatan yang suďah aku lakukan
![Unconditionaly Love [Complete]](https://img.wattpad.com/cover/323788193-64-k696060.jpg)