8.Calon menantu

394 252 548
                                        

I'm come back👏👏

Setelah dua minggu baru publish🤧masih ada yang baa gak nih?

_____

Sebelum baca absen emoji❤‍🔥❤‍🔥❤‍🔥dulu.

_____

Happy reading ...

***

Sebenarnya Ratu kurang suka dengan sesuatu yang berbau dance. Bukannya apa-apa, anak paskibra seperti dirinya terlalu kaku untuk hal seperti itu.

Tapi tidak ada salahnya juga kalau Ratu ingin coba masuk cheerleader lagi, semoga saja hari ini tidak berakhir buruk seperti yang terjadi di SMP dulu.

"Lucu banget sih gue pake beginian," gumam Ratu setelah selesai memakai seragam cheerleader.

Setelah menunggu hampir lima menit akhirnya semua sudah kumpul dan latihan akan segera dimulai. Tapi tunggu! Sepertinya hal buruk akan menimpa Ratu, ternyata Yuna juga ada di sini, bahkan berbaris di sampingnya.

"Ngapain lo masuk sini?" tanya Yuna dengan tatapan sinis.

"Gue gak harus minta persetujuan lo ya."

Fera yang berbaris di sebelah kiri Ratu malah menepuk jidatnya sendiri, bisa-bisanya ia lupa kalau Yuna juga anggota cheerleader, gimana kalau setelah ini ada perang Dunia ketiga?

"Plis, jangan berantem di sini Ra gue mohon!" bisik Fera di telinga Ratu.

"Hmm," gumam Ratu pelan.

Tapi tidak! Tidak semudah itu untuk menahan diri agar bisa damai dengan cewek di sebelah kanannya ini, Yuna sibiang masalah pasti akan terus mencari masalah.

Baru juga memulai beberapa gerakan, Tiba-tiba cewek itu malah sengaja menabrak Ratu dengan kencang sampai terjatuh, lututnya membentur lantai agak keras sampai sedikit terlihat memar.

"Aw!" pekik Ratu seraya memegang lututnya.

Sumpah sakit banget, tulang gue mau patah anjir!

"Lo yang bener bisa gak sih?" bentak Ratu yang masih belum berdiri.

"Gue udah bener kali."

Ratu menggertakkan giginya mendengar jawaban Yuna. Dengan dibantu Fera, Ratu berdiri menahan rasa sakitnya.

"Bisa-bisanya ya orang gak guna masuk sini," ucap Ratu tepat di hadapan Yuna.

Yuna yang mendengar itu mengepalkan tangannya kuat-kuat. Selalu saja, niatnya Yuna mau bikin Ratu marah, tapi kenapa malah dirinya yang selalu tersulut amarah.

"Udah Yun udah! Gue mohon jangan ribut di sini!" pinta Erika sang kapten cheerleader.

Kemudian pandangannya beralih ke arah Ratu yang terlihat sedang menahan sakit.

"Ratu lo masih bisa lanjut?" tanya Erika tidak yakin.

Ratu menggeleng kasar seraya memandang Yuna sengit. "Kayaknya gak bisa deh, sakit banget nih."

"Lebay banget," cibir Yuna seraya memainkan kuku-kukunya.

Masa bodo dengan cibiran Yuna, yang penting sekarang adalah Ratu ingin ke UKS sekarang juga!

"Yaudah gue anterin Ratu ke UKS deh," ujar Gita, ngilu juga lihat Ratu yang meringis begitu.

***

Setelah diobati dokter, baru Gita pergi meninggalkan Ratu yang katanya mau tiduran di UKS sampai Kedua temannya itu selesai.

Ratu Untuk PangeranCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang