Jaemin sama Minju sekarang lagi santai diruang keluarga.
Jevan lagi sibuk main sama mainannya di karpet bulu. Minju sama Jaemin nonton TV dengan Jaemin tidur di paha Minju.
"Nanti siang mau makan apa?"
Jaemin alihin tatapannya ke Minju. Menatap wajah sang istri dari bawah.
"Kamu cantik"
"Ish,nanya apa jawabnya apa. Ga nyambung banget" dengus Minju.
Jaemin terkekeh tanpa suara, "apa aja yang Bibi masak"
"Kata siapa Bibi yang masak, orang aku yang nawarin berarti aku yang masak"
Jaemin mengerutkan keningnya, raut wajahnya sudah nampak tak terima.
"Gausah sayang, kamu lagi hamil jangan cape cape" Jaemin mengusap perut Minju yang mulai membesar. Kandungannya sudah masuk bulan ke 5.
"Cuma masak doang kak"
Jaemin menggeleng di paha Minju, "kakak bilang nggak ya nggak. Ga ada bantahan"
Minju membuang nafasnya kasar, ia menyenderkan punggungnya dengan kasar ke sofa.
Semakin besar usia kandungannya, Suaminya semakin posesif. Minju sampai bingung harus ngapain dirumah.
"Kangen kuliah"
"Kangen motoran"
"Kangen basecamp"
"Kangen ke angkringan Abah"
"Kangen steak tempenya mak Sohee"
Jaemin mengangkat satu alisnya menatap Minju yang tengah cemberut.
"Kamu kangen semua itu tadi?"
"Iya?"
"Oh"
Minju mendelik kesal, apa apaan Jaemin itu. Kirain dia mau ngajak motoran atau ke rumah Ryujin buat minta steak tempe buatan emaknya. Malah cuma jawab Oh doang.
Plak
"Ah" Jaemin mengaduh saat Minju memukul keningnya.
"Kok dipukul?"
"Kamu nyebelin,awas awas" Minju mengangkat kepala Jaemin daripahanya lalu menghampiri Jevan yang masih asik dengan dunianya sendiri.
Jaemin menggeleng kecil melihat kelakuan istrinya. Setiap kali mendengar keluhan istrinya jika sedang rindu teman temannya atau rindu bermain Jaemin sebenernya merasa bersalah.
Helaan nafas terdengar dari bibir tipis Jaemin. Ia mengeluarkan ponselnya mengirim pesan kepada seseorang.
"Sayang"
"Hm" sahut Minju tanpa menoleh.
"Yang sopan Minju, suami kamu manggil" tegur Jaemin.
Minju langsung membalikkan badannya dalam posisi duduk, "iya kenapa?" Bibirnya masih mengerucut sebal.
"Nanti siang kita delivery aja ya"
"Seriusan?! Aku boleh pi-"
"Tapi kamu ga boleh banyak makan junkfood" potong Jaemin.
Minju mencebikkan bibirnya, "nyebelin" Minju kembali membelakangi Jaemin.
"Jevan jangan mau deket deket Daddy, nyebelin" gerutu Minju sambil menyusun puzzle milik anaknya.
Jevan yang mendengar kata Daddy langsung menoleh kearah Jaemin.
"Come here boy" dengan segera Jevan berlari kearah Jaemin.

KAMU SEDANG MEMBACA
SERENDIPITY [✓]
RomanceKalian tau apa itu serendipity? Serendipity' adalah sebuah kata benda yang berarti sebuah keberuntungan yang didapat saat seseorang tidak bermaksud untuk mencari. Entah untuk Na Jaemin. Kim Minju Atau Na Jevan Mereka punya arti serendipity masing ma...