Catatan Karakter:
Kazuha (Anemo)
Xiao (Anemo)
Traveler (Geo)
Heizou (Anemo)
Kazuha mendengar bahwa Traveler akan pergi mencari saudaranya. Entah ke mana tujuannya, tidak ada yang tahu pasti. Dan sekarang, untuk mempersiapkan semua perbekalan perjalanan, teman-teman yang lain juga ikut membantu Traveler.
Walaupun waktu telah berlalu tiga tahun, Traveler tidak pernah menyerah untuk mencari saudaranya. Sementara itu, Kazuha selama ini hanya pergi mengembara-entah ke mana arah angin membawanya.
.
.
Heizou: "Kazuha, tolong bantu aku mengalahkan para Hilichurl ini!"
Traveler: "Hya-!"
Xiao: "Traveler!!"
Kazuha: "Kaze yo!"
Mereka mulai mengeluarkan serangan demi serangan. Kali ini Traveler kewalahan melawan para Hilichurl yang mengeroyoknya secara bersamaan. Di saat itulah, Kazuha membantu Traveler dengan kekuatannya.
.
.
Selesai pertarungan~
.
.
Heizou: "Fyuh~ akhirnya selesai juga."
Kazuha: "Traveler, kamu tidak apa-apa?"
Traveler: "Haha, tidak apa-apa."
Heizou: "Kau sendiri tidak apa-apa, Kazuha?"
Kazuha: "Aku baik-baik saja, cuma beberapa luka goresan."
Xiao: "Syukurlah, semuanya tidak terluka parah."
Traveler: (Batuk-batuk keras)
Kazuha: "Eeh?!"
Heizou: "Traveler!!"
Mata mereka membelalak melihat Traveler yang mendadak muntah darah. Semuanya panik, termasuk Kazuha. Mereka bergegas mendekati Traveler dan berniat membawa sang Traveler segera ke Kota Liyue untuk menemui Qiqi dan Baizhu di Bubu Pharmacy.
Traveler: "Eh, kenapa sekarang?!"
Kazuha: "Apa maksudmu itu?! Ayo naik ke punggungku dan segera bergegas kembali ke kota!"
Heizou: "Kamu bercanda ya?! Kamu juga terluka, Kazuha!!"
Traveler: "Eeh, tidak usah. Ini cuma efek dari Vision Geo yang aku gunakan. Jadi jangan terlalu cemas."
Xiao: "Naik ke punggungku."
Heizou: "Kamu juga naik ke punggungku Kazuha, jangan membantah!!"
Traveler: "Aku bisa jalan sendiri, kok. Lagipula aku tidak mau merepotkan..."
Kazuha: "Heizou, aku tidak apa-apa..."
Heizou & Xiao: "NAIK!!"
Traveler: "B-baik!"
Kazuha: "Maaf merepotkan... permisi."
Traveler dan Kazuha akhirnya menaiki punggung Xiao dan Heizou. Kini mereka bergegas berlari cepat ke arah kota karena kondisi Traveler yang terus-menerus muntah darah, disertai sedikit pendaran aura Vision Geo di sekitar tubuhnya.
Traveler: "Xiao, turunkan aku..."
Xiao: "Kenapa? Apa sesuatu mengganggumu?"
Traveler: "Kamu pasti lelah karena menggendongku."
Xiao: "Lelah? Ini bukan apa-apa bagiku."
Traveler: "Benarkah?!"
Xiao: "Um..."
Traveler: "Terima kasih..." (Uhuk)
Heizou: "Kita hampir sampai!"
Xiao: "Bertahanlah!"
Di saat yang sama, Kazuha yang berada di punggung Heizou hanya bisa mendengar samar-samar suara dari teman-temannya. Penglihatannya makin mengabur hingga akhirnya ia kehilangan kesadaran, dan tubuhnya perlahan terkulai lemas.
Heizou: "KAZUHA!!!"
.
.
.
Sementara dua orang pasien tersebut dirawat di dalam ruang pengobatan, dua orang lainnya mengobati luka ringan mereka sendiri dan segera mengganti pakaian karena baju yang dikenakan sebelumnya berlumuran darah.
Setelah urusan masing-masing selesai, Xiao dan Heizou pergi menjenguk Traveler dan Kazuha.
Heizou: "Yo kalian, bagaimana perasaan kalian sekarang?"
Traveler: "Baik 100%!"
Kazuha: "Um." (Mengangguk pelan)
Xiao: "Perbanyaklah beristirahat dan jangan terlalu memaksakan diri."
Traveler: "Siap, laksanakan!"
Tiba-tiba pintu terbuka dengan kencang.
Gorou: "KAZUHA!!! TRAVELER!!!"
Kazuha: "Selamat datang, Gorou."
Traveler: "Yo, Gorou. Apa misimu lancar?"
Gorou: "Kenapa kalian bisa terluka?! Khususnya kalian berdua!" (Menunjuk Traveler & Kazuha)
Traveler: "E-em... itu-"
Kazuha: "Kami sedikit lengah."
Gorou: "Hadeuh~"
Heizou: "Gorou, tenanglah..."
Xiao: "Aku pergi dulu."
Gorou: "Eh? Xiao, kenapa bajumu bukan baju yang biasanya kamu pakai?"
Xiao: (Langsung menghilang kilat)
Krik~ krik~
Krik~ krik~
Heizou: "EHEM~ Jadi mengenai pertanyaanmu tadi, bisa dijawab oleh Traveler-san. Silakan jawabannya!"
Traveler: "Eeeh?!"
Gorou: "Jadi?!"
Setelah Traveler menceritakan kronologinya, Gorou langsung mengeluarkan omelan demi omelan yang panjang kepada Traveler. Butuh waktu cukup lama sampai akhirnya omelan Gorou beralih sasaran ke Kazuha.
Gorou: "Kazuha, kalau kamu?"
Sama seperti Traveler, Kazuha menceritakan semua kejadian dari awal sebelum ia kehilangan kesadaran. Setelah Kazuha selesai bercerita, Gorou bertanya lagi.
Gorou: "Jadi, setelah itu?"
Kazuha: "Maaf, aku tidak ingat."
Gorou: "Huff~"
Heizou: "Ooh, setelah itu Kazuha pingsan karena kehabisan banyak darah."
Pada akhirnya, seperti yang dialami Traveler, Kazuha juga harus menerima rentetan omelan yang tak kunjung habis dari mulut Gorou. Sementara itu, Heizou pelan-pelan kabur melarikan diri, dan Traveler mencoba melarikan diri dengan pura-pura tidur-meskipun pada akhirnya ia benar-benar ketiduran.
Bersambung ~
Guys, maaf lupa upload lagi😭🙏
KAMU SEDANG MEMBACA
Sorrow Deeper Than Death [END]
FanfictionKematian Tomo menyisakan luka yang teramat dalam bagi Kaedehara Kazuha. Penyesalan demi penyesalan terus membayanginya, meratapi setiap kata yang pernah terucap sebelum sahabat sekaligus cinta pertamanya itu gugur di bawah tebasan Musou no Hitotachi...
![Sorrow Deeper Than Death [END]](https://img.wattpad.com/cover/329145922-64-k24211.jpg)