Kepedihan Rahasia Kelam

580 45 3
                                        

Ei seketika menghentikan serangan. Ia melihat Scara dengan tubuh gemetaran melindungi orang yang ada di belakangnya.

​Ei: "Apa yang kau lakukan?"

​Scara: "Tolong... jangan dia..."

​Kazuha: "...Scara-san."

​Kazuha yang melihat punggung Scara merasa terheran-heran. Ia tidak habis pikir kenapa Scara sebegitunya melindungi dirinya, padahal Kazuha sudah banyak menyakiti hati Scara.

​Ei: "Minggir!"

​Scara: "....."

​Kazuha: "....."

​Melihat Scara yang tetap pada pendiriannya, Kazuha berdiri dan mendorong Scara ke belakangnya. Scara merasa waktu seolah berhenti bagi dirinya. Ia hanya bisa diam ketika Kazuha mendorongnya.

​Kazuha kembali menyerang Ei, tetapi Ei tidak bergeming. Ei kemudian membuka mulutnya dan berhenti sejenak.

​Ei: "Ada hubungan apa kau dengannya?"

​Kazuha: "Hah?"

​Ei: ".....Anakku."

​Scara: "DIAM!!!"

​Seketika Kazuha menghentikan serangannya. Ia ingin mendengarkan perkataan dari sang Archon.

​Kazuha: "Apa maksudmu anak? Aku tidak pernah bertemu dengan anakmu."

​Scara: (Perih...)

​Ei: "Dia."

​.
.

​Ei menunjuk kepada Scara yang terduduk di belakang Kazuha.

​Kazuha: "Scara-san...?"

​Scara: "Tidak! Kumohon! Jangan katakan itu!!"

​Kazuha terkejut melihat ekspresi Scara. Raut wajah yang Kazuha lihat dari Scara dipenuhi rasa takut, cemas, dan khawatir yang bercampur aduk menjadi satu.

​Ei: "Aku selalu memantaumu selama kau berada di Inazuma. Termasuk 3 tahun yang lalu."

​.
.

​Kazuha dibuat semakin bingung. Ia tidak mengerti apa yang dimaksud sang Archon, sementara Scara kian histeris. Scara menjangkau pakaian Kazuha dan memohon sambil menangis.

​Scara: "...Pergi, kumohon pergi dari sini..."

​Kazuha: "...Scara-san."

​Kazuha merasa ragu kepada Scara. Ia hanya berdiri di antara Ei dan Scara. Ei kemudian kembali bersuara.

​Ei: "Apakah kau ingat siapa orang yang 3 tahun lalu kau temui?"

​Kazuha: "....."

​Kazuha semakin bingung. Seingatnya, ia tidak pernah bertemu siapa pun selama 3 tahun terakhir.

​Kazuha: "Aku tidak mengerti apa yang Anda katakan."

​Scara: "Tolong bunuh saja aku..."

​Scara memohon sambil berlutut di hadapan Kazuha dan Ei. Kazuha di sana sangat terkejut dengan sikap dan perkataan Scara. Namun, saat ini Kazuha ragu untuk percaya kepada Scara karena Scara telah banyak mencoba melakukan eksperimen Delusion.

​Kazuha sebenarnya sangat kecewa kepada Scara karena orang yang selama ini ada di sisinya ternyata seorang Fatui Harbinger dan dalang di balik insiden Delusion yang telah banyak merenggut nyawa orang-orang.

​.
.

​Miko: "Oya~ bukannya ini Kunikuzushi?"

​Ei: "Miko."

​Kazuha: "Kunikuzushi?"

​Scara: "....."

​Miko: "Sebenarnya tadi aku berniat untuk jalan-jalan, tetapi di tengah jalan aku bertemu dengan Traveler dan teman kecilnya yang memohon padaku agar aku segera ke sini."

​Ei: "....."

​Miko: "Jadi, apa yang sebenarnya terjadi di sini?"

​Ei: "Bukan hal penting."

​Miko: "Ooh~"

​.
.

​Kazuha: "Sebentar, Guuji-sama."

​Miko: "Aku hampir tidak memperhatikanmu. Kau anak dari klan Kaedehara, kan?"

​Kazuha: "Benar, Guuji-sama."

​Miko: "Ada apa?"

​Kazuha: "Tadi Anda bilang... 'Kunikuzushi'?"

​Miko: "Benar~"

​Kazuha: "Apakah Anda mengenalnya?"

​Miko: "Apa kamu tidak tahu? Kunikuzushi adalah anak Ei."

​Kazuha: "Anak...?"

​.
.

​Scara: "DIAM!!"

​Miko: "Kenapa berteriak? Aku hanya membicarakan fakta."

​Kazuha: "Apakah Anda tahu di mana dia sekarang?"

​Kazuha merasakan secercah harapan saat mendengarkan perkataan Yae Miko tentang keberadaan Kunikuzushi.

​Miko: "Aku tahu, tetapi sekarang dia sudah tidak ada."

​Lagi-lagi harapan Kazuha runtuh seketika. Sekarang ia baru menyadari siapa orang yang sebenarnya ia cintai. Meskipun dulu ia mencintai Tomo, tetapi sekarang hatinya sudah sepenuhnya terisi oleh seseorang bernama Kunikuzushi.

Bersambung ~

Sorrow Deeper Than Death [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang