Kematian Tomo menyisakan luka yang teramat dalam bagi Kaedehara Kazuha. Penyesalan demi penyesalan terus membayanginya, meratapi setiap kata yang pernah terucap sebelum sahabat sekaligus cinta pertamanya itu gugur di bawah tebasan Musou no Hitotachi...
Kazuha terdiam di sana. Ia sudah tidak tahu lagi apa yang ingin dia lakukan. Sang Archon hendak mengayunkan pedangnya ke arah Kazuha, tetapi Kazuha tidak bergeming.
Scara: "KAZUHA!!!"
Scara berlari ke depan Kazuha untuk mencegah serangan sang Archon mengenai Kazuha.
Ei: "Minggir. Aku tidak mau melukaimu, Nak."
Scara: "Tidak!"
Miko yang hanya melihat kejadian itu juga diam. Ia diam bukan berarti tidak bisa menghentikan serangan sang Archon, melainkan sedang mengamati situasi yang ada di depannya sekarang.
Miko: "Hm~ jadi seperti itu..."
Ei menghentikan serangannya melihat anak yang dulu dia ciptakan menjadi seperti ini. Lantas Ei bertanya kepada anak itu.
Ei: "Apa yang membuatmu keras kepala seperti ini?"
Scara: "Aku mohon... jangan bunuh dia... Ibu..."
Kazuha kembali sadar dari lamunannya dan melihat Scara yang sudah ada di depannya bersujud memohon kepada sang Archon.
Ei: "Dia sudah menjadi buronan yang sempat mengacaukan rencanaku. Dia pantas mati."
Miko: "....."
Scara: "Tidak!! Kumohon!"
Kazuha: "Scara-san..."
Kazuha tercengang melihat Scara memohon kepada sang Archon hanya untuk menyelamatkan nyawanya. Kazuha berusaha menghentikan Scara dan memintanya untuk berdiri.
Kazuha: "Scara-san, berdirilah!"
Scara: "Tidak sampai wanita itu—"
Kazuha: "Kau kira aku bisa mati semudah itu?!"
Kazuha berteriak. Scara terkejut dengan teriakan Kazuha barusan.
. .
Miko: "Kaedehara boy~"
Kazuha: "Ya, Guuji-sama?"
Miko: "Kau tahu Kunikuzushi?"
Kazuha: "Ya, sekitar 3 tahun yang lalu aku bertemu dengannya."
Miko: "Apa kau menyukainya?"
Kazuha: "....."
Kazuha terdiam. Walaupun ia sudah memastikan perasaannya, ia merasa sulit untuk membuka mulutnya. Sementara Scara merasa penasaran dengan jawaban Kazuha.
Kazuha: "Ya, aku menyukai... tidak, aku mencintainya."
Mendengar jawaban Kazuha, semua yang ada di Tenshukaku mendadak hening. Miko tersenyum dengan gaya khasnya dan memberitahukan semuanya kepada Kazuha.
Miko: "Kau sedang mencari Kunikuzushi, kan?"
Kazuha: "Benar, Guuji-sama. Jika Anda tahu informasi mengenai dirinya, bisakah Anda memberitahu saya?"
Miko: "Kunikuzushi sekarang sudah tidak ada."
Kazuha lantas lemas mendengar jawaban yang sama berulang kali dari orang yang berbeda.
Miko: "Tapi yang kamu cari itu ada di depanmu, sedang memohon atas hidupmu kepada Ei."
Kazuha termenung. Ia masih tidak mengerti maksud dari perkataan Miko.
Kazuha: "Maaf Guuji-sama, tapi yang saya cari itu bukan Scara-san... melainkan Kuni-san."
Miko: "Ups~ aku hampir melewatkannya. Sekarang mungkin namanya adalah Scaramouche The Balladeer Fatui Harbinger, tapi dulu namanya bukan itu."
Kazuha: "Maksud Anda?"
Miko: "Kunikuzushi... itu namanya 3 tahun yang lalu."
Kazuha sepenuhnya terkejut mendengar kenyataan ini. Jadi, orang yang selama ini dia cari ternyata berada tepat di dekatnya.
Kazuha: ".....Scara-san."
Scara: "....."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Scara sepenuhnya terdiam. Kazuha merasa lega karena akhirnya ia telah menemukan orang yang dicari-carinya. Namun, orang yang dicarinya itu sekarang terlihat seperti jatuh ke dalam lubang tanpa dasar.