Tangkisan Tebasan Takdir

454 48 0
                                        

Para penjaga menceritakan semua kejadian yang telah terjadi barusan.

​Heizou: "Tapi kenapa The Balladeer menargetkan Shogun-sama?"

​Paimon: "Bagaimana bisa 'boneka' bertarung melawan Shogun?"

​Traveler: "Paimon!! Sst—"

​Heizou: "Apa maksudmu 'boneka'?"

​Kazuha: "Siapa yang barusan kamu bilang 'boneka'?"

​Traveler: "Maaf, aku tidak bermaksud untuk menyembunyikannya. Aku sudah tahu semua kebenarannya."

​Heizou: "Kebenaran tentang apa?"

​Traveler: "The Balladeer itu sebenarnya adalah 'boneka prototipe' yang diciptakan Archon Electro sebelum Shogun."

​Kazuha: "Jadi selama ini yang menjadi Shogun dan memimpin kami adalah seonggok boneka?!"

​Traveler: "Um..."

​Heizou dan Kazuha tidak percaya dengan kebenaran yang Traveler katakan. Selama ini pemimpin Inazuma adalah seonggok boneka hidup.

​Heizou: "Tapi kalau The Balladeer juga merupakan ciptaan sang Archon, kenapa mereka berdua saling berkelahi?"

​Kazuha: "....."

​Traveler: "Aku tidak tahu. Dari apa yang telah kudengarkan setelah berhadapan dengan The Balladeer, ia sepertinya ingin balas dendam."

​Kazuha: "....."

​Mereka berbincang-bincang untuk beberapa saat. Kazuha berlari begitu saja menerobos para penjaga karena ia ingin segera membalaskan dendamnya itu.

​Kazuha: (Sepertinya The Balladeer itu memiliki tujuan yang sama denganku...)

​Penjaga: "HEI!!! KAU TIDAK BOLEH MASUK!!!"

​Heizou: "Kazuha!!!"

​.
.

​Kazuha berhasil menerobos semua penjaga yang ada. Kini ia hampir sampai ke tempat The Balladeer dan Shogun bertarung.

​Shogun: "Matilah."

​Scara: "Kau pikir aku takut?!"

​Tiba-tiba Scara terkaget karena ada seseorang yang menyalip ke depan untuk menangkis Musou no Hitotachi milik Shogun.

​Scara: "!!!"

​Kazuha: "HAAA!!!"

​Shogun: "....."

​Kazuha berhasil menangkis kembali Musou no Hitotachi milik Shogun, membuat Scara terkejut sekaligus tercengang.

​Scara: "K-Kaz—"

​Kazuha: "Scara-san, apa kau baik-baik saja?"

​Kazuha mengulurkan tangannya kepada Scara yang terduduk. Scara menepis uluran tangan Kazuha.

​Scara: "Kenapa kau bisa ada di sini?!"

​Kazuha hanya tersenyum lembut sambil menatap Scara. Sementara Scara ketakutan, karena jika Kazuha ada di sini, bisa saja Dottore mengetahui Kazuha masih ada di Inazuma dan mungkin saja Dottore melakukan sesuatu.

​Scara: "Pergi kau dari sini!!!"

​Kazuha: "Tidak."

​Kazuha menjawab tegas perkataan Scara, membuat Scara langsung terdiam. Sementara mereka berdua sibuk berdebat, Shogun telah siap melancarkan serangan lagi. Shogun langsung mengayunkan pedangnya tanpa pandang bulu.

​Scara: "KAZUHA!!!!"

​Kazuha: "....."

​Scara berusaha meraih tangan Kazuha, tetapi tidak tergapai. Kazuha yang menangkis serangan Shogun itu terpental agak jauh karena ia belum siap dengan serangan susulan tersebut.

​Kazuha: "Akh-!"

​Scara: "....."

​Shogun: "Sekarang hanya tinggal kau yang tersisa."

​Scara: "Jangan bercanda!"

​Shogun: "....."

​Scara: "MATILAH!!!!"

​Kazuha: "Sc-ara-san..."

​Scara berhenti menyerang. Ia melihat Kazuha dan segera pergi menghampirinya.

​Scara: "Cepat pergi dari sini!"

​Kazuha: "Aku... tidak bisa."

​Scara: "Kau tidak akan menang melawannya!"

​Kazuha: "Kita tidak akan tahu sebelum mencobanya."

​Scara memohon kepada Kazuha untuk segera pergi, tetapi Kazuha tetap keras kepala. Scara tidak mengerti kenapa Kazuha tidak mau pergi. Ia tidak bisa memahami kenapa Kazuha masih tetap dengan sikap keras kepalanya itu.

​Kazuha: "Tenang saja, walaupun aku tidak sekuat dirimu, setidaknya aku tidak akan menjadi beban bagimu, The Balladeer."

​Scara: "....."

​Kazuha berdiri dan melanjutkan serangan kepada Raiden Shogun. Scara masih membatu terduduk di tempat setelah mendengar perkataan Kazuha.

​Scara: (D-Dia sudah tahu?!)

​Scara masih membatu di tempat untuk beberapa waktu, sementara Kazuha melakukan serangan demi serangan kepada Raiden Shogun.

​Shogun: "Ternyata itu kau, teman dari pengembara yang tuanku tebas dulu."

​Scara: "!!!"

​Kazuha: "Ternyata kau mengingatku."




Bersambung~

Maaf ya guys karena akhir-akhir ini karena kesibukan di real life🙏

Kuharap kalian tidak bosan dengan fanfic ini🥺

Sampai jumpa di Minggu depan 👋☺️

Sorrow Deeper Than Death [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang