Scara: "Kenapa?"
Kazuha: "Hm...?"
Scara: "Kenapa tidak bisa?"
Scara memasang raut wajah yang membuat Kazuha tergoda. Kazuha yang memandang wajah Scara itu langsung mendekat dan mencium bibir Scara.
Scara: "Umh...!"
Kazuha: "Hah... um..."
Scara: "Kazuha!"
Scara mendorong Kazuha.
Kazuha: "....."
Scara: (Ngos-ngosan)
Kazuha mendekatkan diri, mencoba untuk mencium Scara lagi.
Scara: "KENAPA, KAZUHA?!"
Kazuha terkejut. Ia melihat ekspresi Scara yang tampak sangat kecewa kepadanya.
Kazuha: "Maaf, tapi aku hanya ingin hubungan kita baik-baik saja. Karena itu aku tidak bisa memaksakan egoku."
Scara terdiam mendengar alasan Kazuha. Pemuda itu tidak ingin melampiaskan egonya karena sangat menghargai hubungan yang tengah mereka jalin ini.
Scara: "...Kamu sudah melakukannya..."
Kazuha: "Apa maksudmu, Scara-san?"
Scara: "Tidak— lupakan saja."
.
.
Beberapa bulan telah dilalui oleh pasangan KazuScara ini dengan penuh kebahagiaan. Mereka saling mengerti satu sama lain dan saling terbuka. Namun di sisi lain, ada bagian dari diri mereka yang tidak bisa diberitahukan kepada satu sama lain.
Kazuha: "Selamat pagi, Scara-san! ╰(´︶')╯"
Scara: "Selamat pagi."
Kazuha memeluk Scara dari belakang, membuat Scara salah tingkah dengan perlakuan tersebut. Kini keduanya tengah menjalani kehidupan percintaan yang damai.
Scara: "Aku pergi dulu."
Kazuha: "Hati-hati di jalan. Jangan sampai terluka."
Scara: "Akan kuusahakan."
Kini Scara telah pergi melakukan "pekerjaannya", sementara Kazuha melatih keterampilan berpedangnya. Kazuha masih tidak lupa dengan dendamnya dan masih memiliki tujuan yang sama yaitu mengalahkan Raiden Shogun.
Kazuha: "Akan kubunuh kau!"
Kazuha mengumpat dalam hatinya. Semua orang yang melihat Kazuha pasti memiliki kesan pertama yang baik padanya, tetapi tidak tahu apa yang ada di dalamnya. Kazuha tengah diselimuti aura dendam yang sangat hitam pekat.
.
.
Paimon: "Hei, Kazuha!!!"
Kazuha: "Traveler dan Paimon, lama tidak bertemu."
Paimon: "Ke mana saja kamu selama ini?! Semua orang mencemaskanmu!"
Kazuha: "Hahaha, aku tidak ke mana-mana. Cuma mengembara tanpa arah."
Traveler: "Kalau kamu ingin cerita, aku dan Paimon siap mendengarkan."
Kazuha: "Terima kasih, tapi tidak apa-apa."
Traveler: "Baiklah, jika kamu ingin cerita, kapan pun aku dan Paimon siap mendengarkan."
Kazuha: "Um."
Paimon: "Kazuha, sebenarnya kami di sini ingin memberitahumu kalau orang yang kamu cari itu—"
Traveler: "PAIMON!"
Kazuha: "Ya?"
Traveler: "Kami mendapat beberapa informasi mengenai orang yang tengah kamu cari."
Kazuha: "Kalian mendapatkan informasinya?! ✨"
Paimon: "Tapi informasinya sedikit tidak mengenakkan untukmu..."
Traveler: "Maaf, Kazuha."
Kazuha: "Tidak apa-apa, aku akan mendengarkannya apa pun itu."
.
.
Setelah mendengarkan informasi yang terucap dari mulut Traveler, Kazuha langsung terpaku diam seribu bahasa.
Traveler: "K-kazuha?"
Kazuha: "..... Ah, ya."
Traveler: "Apa kamu baik-baik saja?"
Paimon: "Traveler, wajah Kazuha pucat! Ayo kita bawa Kazuha ke tempat Kokomi!!"
Kazuha: "A-... aku benar-benar tidak apa-apa. Mungkin ini karena aku belum sarapan saja. Terima kasih sudah memberitahuku informasinya. Aku pergi dulu, ada yang harus kukerjakan."
Kazuha pergi begitu saja meninggalkan Traveler dan Paimon yang mengkhawatirkan dirinya. Kini Kazuha berjalan tanpa arah, memperlihatkan kehampaan di dalam matanya.
Kazuha: "....."
Setelah beberapa saat berjalan, tiba-tiba Kazuha berhenti dan termenung.
Kazuha: "Aku terlambat lagi...."
Informasi yang diceritakan Traveler pada Kazuha adalah bahwa orang yang selama ini ia cari sudah tidak ada lagi di dunia ini.
Di selang waktu itu, Kazuha terduduk lemas sambil mengarahkan pandangannya ke lautan dengan tatapan kosong. Ya, saat ini Kazuha tengah berada di tepi pantai.
Kazuha: "Apa yang harus kulakukan...?"
Suara Kazuha gemetar. Ia memeluk lututnya dan menyandarkan kepalanya di sana.
Bersambung ~
KAMU SEDANG MEMBACA
Sorrow Deeper Than Death [END]
FanfictionKematian Tomo menyisakan luka yang teramat dalam bagi Kaedehara Kazuha. Penyesalan demi penyesalan terus membayanginya, meratapi setiap kata yang pernah terucap sebelum sahabat sekaligus cinta pertamanya itu gugur di bawah tebasan Musou no Hitotachi...
![Sorrow Deeper Than Death [END]](https://img.wattpad.com/cover/329145922-64-k24211.jpg)