Pertemuan di Medan Perang

662 71 0
                                        

Aku mulai suka ini. Ternyata Signora tidak selambat yang kukira.

​Kali ini, Scaramouche menyaksikan perpecahan antara dua kubu dari puncak Tatarasuna. Tentu saja tidak seorang pun yang melihat dirinya ada di sana, dan Scara hanya menikmati pemandangan pertempuran di bawahnya seperti sebuah pertunjukan hiburan baginya.

​Tak berselang lama, Scara melihat seorang pria berrambut panjang yang dikepang, dengan seorang teman kecil yang melayang di sampingnya.

​Scara: "Siapa dia?"

​Bawahan 1: "Dia yang baru-baru ini menghebohkan Inazuma, Bos."

​Scara: "O~oh, menarik. Dia orangnya?"

​Bawahan 1: "Ya, Bos."

​Scara: "Aku penasaran bagaimana dia seberani itu menantang The God of Thunder."

​Scara hanya memperhatikan bagaimana Traveler bertarung. Semakin ia melihat Traveler bertarung, semakin menarik hal itu baginya. Ia juga menyadari bahwa Traveler menggunakan elemental skill tanpa adanya Vision.

​Scara: "Kalian berdua, cari tahu informasi mengenai orang itu!"

​Bawahan 1: "Baik, Bos!"

​Bawahan 2: "Baik!"

​.
.

​Scara: "Sepertinya ini akan semakin menarik ke depannya..." (Seringai)

​.
.

​Di Sisi Lain Medan Perang...

​Heizou: "Traveler!"

​Traveler: "Kenapa kamu ada di sini?"

​Heizou: "Kami datang untuk membantu kalian!"

​Paimon: "Kami?"

​Scara terus memperhatikan Traveler yang kini sedang berbicara dengan seseorang yang baru datang menghampirinya.

​Scara: "Oo~ bala bantuan datang rupanya."

​Scara masih tetap asyik menikmati pertunjukan, sampai akhirnya pandangannya beralih kepada wakil kapten pemberontak alias Gorou yang hendak diserang dari belakang.

​Scara: "Tamat riwayatmu."

​Scara menantikan anak panah yang melesat itu mengenai Gorou, tapi serangan itu mendadak dihentikan oleh seseorang dengan pedangnya. Scara membelalak terkejut melihat sosok yang barusan menghentikan anak panah tersebut.

​Scara: "!!!"

​Gorou: "Kazuha!!"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

​Gorou: "Kazuha!!"

​Kazuha: "....."

​.
.

​Scara terdiam kaku setelah melihat orang yang selama ini ia cari-cari ternyata berada di dalam medan pertempuran itu.

​Scara: "D-dia... Itu dia... Di Inazuma?!"

​Scara antara percaya dan tidak percaya melihat semua ini. Ia masih tidak menyangka dengan apa yang dilihatnya. Scara hendak melompat turun untuk menghampiri mereka.

​Bawahan 1: "Bos, Nyonya Signora memanggil Anda."

​Scara: "DIAM KALIAN!!!"

​Bawahan 2: "Maaf atas kelancangan kami, Bos. Tapi Nyonya Signora berpesan bahwa ia tidak menerima penolakan."

​Scara: "TCH-!"

​Scara mau tidak mau harus pergi. Ia berdiri, tetapi matanya masih tertuju pada orang yang dicintainya itu. Dengan berat hati, ia memalingkan wajah dan melangkah pergi.

​Scara: "Akhirnya aku menemukanmu..."

​.
.

​Scara telah selesai berurusan dengan Signora, lalu segera berlari kembali ke tempat pertempuran tadi.

​Setibanya ia di tempat pengintaiannya, ia melihat ke bawah. Pertempuran telah selesai, dan beberapa orang yang terluka tampak beristirahat di sana.

Mata Scara terus mencari sosok Kazuha dengan cepat dan teliti, hingga akhirnya menemukan Kazuha yang sedang terluka dan diobati oleh seseorang bernama Heizou.


​Melihat hal itu, hati kecil Scara terasa sedikit nyeri entah itu karena melihat Kazuha yang terluka parah, atau karena melihat kedekatan Kazuha dengan Heizou

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

​Melihat hal itu, hati kecil Scara terasa sedikit nyeri entah itu karena melihat Kazuha yang terluka parah, atau karena melihat kedekatan Kazuha dengan Heizou.

​Scara: "A-apa ini?!"

​Scara melihat Kazuha masih bisa tersenyum saat diobati oleh Heizou. Scara merasa hatinya seperti tertusuk oleh sesuatu yang tidak terlihat.

​Scara: "Kenapa kau tersenyum padanya?! Jangan tersenyum... Jangan tunjukkan senyummu itu!"

​Scara mulai gelisah dan berbicara tidak jelas. Selama ini ia selalu bisa mengontrol emosinya bahkan saat Ei membuangnya dulu.

​Scara: "Aku tidak akan membiarkanmu dengan yang lain... Kau hanya milikku."

​Scara pergi menjauh, kemudian tersenyum seringai. Di dalam otaknya kini hanya berisi rencana tentang bagaimana cara memisahkan Kazuha dari serangga yang menempel padanya itu.



Bersambung ~

Halo guys👋

Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan

Mohon maaf lahir dan batin ya semuanya kalau ada salah saya sebagai author maupun sebagai manusia🙏

Disini saya mau infokan sedikit kalau selama bulan ramadhan ini jadwal update dimajukan ya guys

Dah y guys mungkin itu aja

Sampai jumpa Minggu depan 👋😁

Sorrow Deeper Than Death [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang