Pertarungan Takdir Kelam

411 42 0
                                        

Scara: "Ini di mana?"

​Kazuha: "Scara-san."

​Scara: "!!!"

​Scara terkejut dan menoleh ke belakang. Ia melihat Kazuha yang tengah tersenyum kepadanya.

​Scara: "....."

​Kazuha: "Apa aku salah ya? Atau harus kupanggil Kuni-san?"

​Scara: "!!! Darimana kau—"

​Kazuha: "Ternyata selama ini aku sudah dibohongi olehmu."

​Scara: "Tidak! Bukan seperti itu, Kazuha. Tolong dengarkan aku dulu!"

​Kazuha: "Tolong jangan dekati aku lagi ke depannya."

​Scara: "Ti-tidak!!"

​Kazuha perlahan menjauh. Scara berusaha mengejar sekuat tenaganya, tetapi ia tetap tidak bisa meraih tangan Kazuha. Scara tiba-tiba terjatuh karena kakinya sudah tidak sanggup lagi. Saat ia hendak mengangkat kepalanya, ia sangat terkejut dengan apa yang dilihatnya.

​Scara: "!!!"


​Scara: "KAZUHA!!!!"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

​Scara: "KAZUHA!!!!"

​Scara terbangun dari tidurnya dengan wajah yang sangat pucat.

​Scara: "Aku harus mengakhiri semua ini dengan cepat. Aku harus memisahkan mereka."

​.
.

​Besoknya...

​Semua persiapan telah selesai. Scara sekarang hendak pergi ke Tenshukaku, tempat di mana ibunya berada.

​BRAK!

​Scara menghancurkan pintu depan Tenshukaku dengan tangan kosong, membuat orang yang berada di dalam menoleh ke arahnya.

​Shogun: "Siapa kau?"

​Scara tiba-tiba terdiam, kemudian ia tertawa.

​Scara: "Hahaha! Kau tidak mengenaliku?! Atau kau ingin menghapusku dari ingatanmu?!"

​Scara dengan emosional yang sangat tinggi menghadang Shogun. Shogun dengan lihai menghindari serangan Scara, membuat Scara mendecih kesal.

​Scara: "Cih! Hanya ini yang kau bisa?!"

​Scara melancarkan serangan demi serangan kepada Shogun hingga tanpa sadar Scara lengah dan mendapatkan serangan tiba-tiba dari Shogun yang membuatnya terpental ke luar Tenshukaku.

​Scara: "Aakh-!"

​Shogun: "Aku tidak tahu siapa dirimu dan kau telah mengganggu rencanaku. Kau harus mati."

​Scara: "Hah, coba saja kalau berani!"

​Mereka berdua beradu. Semua penjaga yang ada di sana menjauh karena tidak ingin terkena dampak dari pertarungan itu.

​Scara: "Jangan meremehkanku!!!"

​Shogun: "Ternyata kau 'boneka usang' yang dulu 'dia' ciptakan sebelum aku."

​Scara terus melancarkan serangannya kepada Shogun, tetapi Shogun dengan lihai menghindari dan menangkis serangan tersebut.

​.
.

​Rakyat Inazuma di seluruh penjuru tengah gempar membicarakan orang yang berani melawan Shogun, dan kabar itu sampai ke telinga Kazuha, Heizou, serta Traveler dan Paimon.

​Traveler: "Kenapa langit begitu bergemuruh?"

​Heizou: "Peristiwa ini kelihatannya sama persis dengan insiden Raiden Gokaden dulu."

​Paimon: "Apa?! Siapa yang berani melawan Shogun kembali?!"

​Kazuha: "Permisi, apa yang terjadi?"

​Kazuha bertanya kepada warga sekitar, dan jawaban setiap warga yang Kazuha tanyakan hampir sama persis dengan yang Heizou ucapkan tadi.

​Kazuha: "Aku pergi dulu!"

​Heizou: "Hei, Kazuha!!!"

​Kazuha berlari begitu cepat disusul oleh Heizou yang ada di belakangnya, meninggalkan Traveler dan Paimon di sana.

​Paimon: "Dasar kalian!!!!"

​Traveler: "Sebaiknya kita susul mereka."

​.
.

​Scara mengeluarkan seluruh upayanya untuk melawan Shogun agar dia bisa bertemu dan bertarung melawan ibunya, Ei.

​Scara: "Kenapa tuanmu tidak muncul setelah melihatku memporak- porandakan tempat ini?!"

​Shogun: "Tuanku tidak perlu turun tangan ikut campur untuk ini."

​Scara: "Mari kita lihat saja!!"

​Shogun: "....."

​Pertarungan dimulai tanpa ada seorang pun yang bisa melihat pergerakan Scara dan Shogun karena terlalu cepat.

​Penjaga 1: "Apa yang sedang terjadi?! Aku tidak bisa mengikuti pergerakannya dengan mata telanjang!"

​Penjaga 2: "Itu The Balladeer!!"

​Penjaga 3: "The Balladeer yang itu...?!"

​Pertarungan semakin lama semakin panas. Semua orang dilarang untuk mendekati Tenshukaku. Kazuha tidak bisa mendekat lebih dari ini. Para penjaga menghalangi siapa pun yang ingin masuk.

​Heizou: "Apa yang terjadi di sini?"

​Penjaga: "Heizou-san, sebaiknya Anda tidak melangkah lebih dari ini karena akan sangat berbahaya."

​Kazuha: "Setidaknya biarkan kami tahu apa yang terjadi!"


Bersambung ~

Sorrow Deeper Than Death [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang