Kematian Tomo menyisakan luka yang teramat dalam bagi Kaedehara Kazuha. Penyesalan demi penyesalan terus membayanginya, meratapi setiap kata yang pernah terucap sebelum sahabat sekaligus cinta pertamanya itu gugur di bawah tebasan Musou no Hitotachi...
Scara terkejut dan menoleh ke belakang. Ia melihat Kazuha yang tengah tersenyum kepadanya.
Scara: "....."
Kazuha: "Apa aku salah ya? Atau harus kupanggil Kuni-san?"
Scara: "!!! Darimana kau—"
Kazuha: "Ternyata selama ini aku sudah dibohongi olehmu."
Scara: "Tidak! Bukan seperti itu, Kazuha. Tolong dengarkan aku dulu!"
Kazuha: "Tolong jangan dekati aku lagi ke depannya."
Scara: "Ti-tidak!!"
Kazuha perlahan menjauh. Scara berusaha mengejar sekuat tenaganya, tetapi ia tetap tidak bisa meraih tangan Kazuha. Scara tiba-tiba terjatuh karena kakinya sudah tidak sanggup lagi. Saat ia hendak mengangkat kepalanya, ia sangat terkejut dengan apa yang dilihatnya.
Scara: "!!!"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Scara: "KAZUHA!!!!"
Scara terbangun dari tidurnya dengan wajah yang sangat pucat.
Scara: "Aku harus mengakhiri semua ini dengan cepat. Aku harus memisahkan mereka."
. .
Besoknya...
Semua persiapan telah selesai. Scara sekarang hendak pergi ke Tenshukaku, tempat di mana ibunya berada.
BRAK!
Scara menghancurkan pintu depan Tenshukaku dengan tangan kosong, membuat orang yang berada di dalam menoleh ke arahnya.
Shogun: "Siapa kau?"
Scara tiba-tiba terdiam, kemudian ia tertawa.
Scara: "Hahaha! Kau tidak mengenaliku?! Atau kau ingin menghapusku dari ingatanmu?!"
Scara dengan emosional yang sangat tinggi menghadang Shogun. Shogun dengan lihai menghindari serangan Scara, membuat Scara mendecih kesal.
Scara: "Cih! Hanya ini yang kau bisa?!"
Scara melancarkan serangan demi serangan kepada Shogun hingga tanpa sadar Scara lengah dan mendapatkan serangan tiba-tiba dari Shogun yang membuatnya terpental ke luar Tenshukaku.
Scara: "Aakh-!"
Shogun: "Aku tidak tahu siapa dirimu dan kau telah mengganggu rencanaku. Kau harus mati."
Scara: "Hah, coba saja kalau berani!"
Mereka berdua beradu. Semua penjaga yang ada di sana menjauh karena tidak ingin terkena dampak dari pertarungan itu.
Scara: "Jangan meremehkanku!!!"
Shogun: "Ternyata kau 'boneka usang' yang dulu 'dia' ciptakan sebelum aku."
Scara terus melancarkan serangannya kepada Shogun, tetapi Shogun dengan lihai menghindari dan menangkis serangan tersebut.
. .
Rakyat Inazuma di seluruh penjuru tengah gempar membicarakan orang yang berani melawan Shogun, dan kabar itu sampai ke telinga Kazuha, Heizou, serta Traveler dan Paimon.
Traveler: "Kenapa langit begitu bergemuruh?"
Heizou: "Peristiwa ini kelihatannya sama persis dengan insiden Raiden Gokaden dulu."
Paimon: "Apa?! Siapa yang berani melawan Shogun kembali?!"
Kazuha: "Permisi, apa yang terjadi?"
Kazuha bertanya kepada warga sekitar, dan jawaban setiap warga yang Kazuha tanyakan hampir sama persis dengan yang Heizou ucapkan tadi.
Kazuha: "Aku pergi dulu!"
Heizou: "Hei, Kazuha!!!"
Kazuha berlari begitu cepat disusul oleh Heizou yang ada di belakangnya, meninggalkan Traveler dan Paimon di sana.
Paimon: "Dasar kalian!!!!"
Traveler: "Sebaiknya kita susul mereka."
. .
Scara mengeluarkan seluruh upayanya untuk melawan Shogun agar dia bisa bertemu dan bertarung melawan ibunya, Ei.
Scara: "Kenapa tuanmu tidak muncul setelah melihatku memporak- porandakan tempat ini?!"
Shogun: "Tuanku tidak perlu turun tangan ikut campur untuk ini."
Scara: "Mari kita lihat saja!!"
Shogun: "....."
Pertarungan dimulai tanpa ada seorang pun yang bisa melihat pergerakan Scara dan Shogun karena terlalu cepat.
Penjaga 1: "Apa yang sedang terjadi?! Aku tidak bisa mengikuti pergerakannya dengan mata telanjang!"
Penjaga 2: "Itu The Balladeer!!"
Penjaga 3: "The Balladeer yang itu...?!"
Pertarungan semakin lama semakin panas. Semua orang dilarang untuk mendekati Tenshukaku. Kazuha tidak bisa mendekat lebih dari ini. Para penjaga menghalangi siapa pun yang ingin masuk.
Heizou: "Apa yang terjadi di sini?"
Penjaga: "Heizou-san, sebaiknya Anda tidak melangkah lebih dari ini karena akan sangat berbahaya."
Kazuha: "Setidaknya biarkan kami tahu apa yang terjadi!"