episode 28

144 14 4
                                    

1 bulan kemudian

Saat ini mereka sedang di kelas sambil baca buku. Hari ini adalah ulangan semester akhir. Mereka akan naik ke kelas 3 SMA

Boss mengacak-ngacak rambutnya kasar

"Anjir ! Kepala gua rasanya mau pecah baca ini semua !! "

"Heh baca semuanya. Bisa jadi kan keluar tuh yang lagi lu baca " ucap mike duduk di sebelah boss

"Gua gk mau belajar ah...gua nyontek aja ke kalian "

"Idih males banget. Belajar sendiri ! " fong

"Kok gitu sih lo fong...ayolah nanti gua traktir deh. Lo kan pinter " boss memohon

"Kagak mau ! Belajar sendiri "

"Ayolah..."

"Enggak mau ! "

Fong dan boss masih adu mulut, Mike dan ohm tertawa melihat mereka. Sedangkan bright sibuk menatap (bayangan) sang pujaan hati yang serius membaca buku sambil tersenyum

Ohm menyenggol lengan bright

"Heh ngapa lo senyum gitu ? "

"Gua lagi natap pacar gua tuh. Serius banget belajarnya "

Semua langsung terdiam

"Kalau gua kesana, pasti dia bakalan marah-marah sama gua karena ganggu konsentrasi dia belajar hihihi"

Pikiran bright melayang saat ulangan kelas 1 SMA dulu

flasback

Kavin belajar dengan serius. Ia harus mendapatkan nilai yang bagus agar kedua orang tuanya bangga

Saat lagi konsentrasi tiba-tiba bright datang mengganggunya sambil makan cokelat

"Heh serius amat lo belajar "

Kavin menatap bright tajam

"Bisa pergi gk ? Gua lagi belajar "

"Wow galak amat. Jadi takut deh gua hahaha "

"Ish ! Di bilangin pergi sana ! "

"Kalau gua gk mau gimana ? "

Kavin langsung menarik telinga bright gemas

"Aduhh sakit vin ! Lepasin telinga gua kavin..."

"Bodo amat ! Gua bakala lepasin telinga lo kalau lo pergi dari sini ! "

"Iya-iya...gua bakalan pergi. Tapi lepasin dulu dong telinga gua..." bright memasang wajah memelas

"Iyuh..gk usah melas gitu lo. Jijik gua lihatnya "

Kavin melepas telinga bright

"Iya nih gua pergi " bright pun bangkit dari duduknya namun tiba-tiba bright mencoret wajah kavin dengan cokelat yang ia makan

"Bright !! " kavin kesal

"Hahahaha " bright berlari

"Sini gk lo ! Gua tarik lagi telinganya !! " kavin pun mengejar bright dan melupakan bukunya

Flasback off

Kalau ingat kejadian itu membuat bright tertawa geli

"Kavin ngejar gua sampai keliling sekolah, Dia gk ngelepasin gua sama sekali. Pada akhirnya gua ketangkep sama dia di dekat taman dan telinga gua beneran di tarik dong sama dia "

"Bahkan dia terus tarik telinga gua sampai kelas. Gua malu banget di situ karena sepanjang ke kelas murid-murid pada ngeliatin gua. Tapi...gk bisa di pungkiri sih gua juga gemas banget sama dia. Apalagi gua lihat dia tarik telinga gua dengan wajah cemberut "

Bright tertawa kecil sambil geleng-geleng kepalanya. Mereka bertiga saling bertatap miris

Sungguh mereka sangat kagum dengan bright yang mencintai kavin begitu besar. Sampai-sampai hati dan pikirannya tak terlepas dari kavin walaupun pujaan hatinya itu sudah tiada











Happy reading all 💜💜💜

Jangan lupa comment dan vote ya 🤗🤗🤗

Si galaknya aku dan bright 🤭

*Kavin alxander

Hati memang bukan mata yang mampu melihat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hati memang bukan mata yang mampu melihat. Namun, hati bisa merasakan apa yang tidak bisa di lihat oleh mata

#Bright vachirawit

Memory [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang