13. Hamil

199 10 0
                                    

Satu bulan kemudian ….

Hidup Nyx Ivona berjalan dengan baik. Dia menggeluti profesi barunya sebagai penyiar radio dengan penuh semangat. Namun belakangan Nyx Ivona merasa keheranan, sebab nafsu makannya yang meningkat signifikan.

"Perutku menonjol, Ivona. Apa kau sedang hamil?" tanya Mika–penyiar teman baru Nyx Ivona. Mereka tengah makan siang bersama sebelum pulang.

Nyx Ivona pun menunduk seraya menyentuh perut bagian bawahnya. "Sepertinya ini karena sembelit, Mika. Aku tidak mungkin hamil. Aku tidak mempunyai pacar ataupun suami."

Setelah dipikir-pikir, sudah empat bulan lamanya Nyx Ivona belum datang bulan. Dia kira itu hal biasa sebab semasa sekolah dulu Nyx Ivona pernah beberapa kali mengalami mens dua bulan sekali. Dia tak terlalu mengambil pusing, tetapi ini lain. Hari ini Nyx Ivona baru sadar kalau sudah empat bulan lamanya dia belum menstruasi. Nyx Ivona melamun di petiduran. Celetukan Mika tadi siang berhasil mengganggu pikirannya.

Takut dengan penyakit berbahaya, Nyx Ivona pun memutuskan untuk mendatangi fasilitas kesehatan. Dia tak mau membuang-buang waktu, malam itu pula bersiap dan langsung berangkat, karena kebetulan kediamannya dekat dengan sebuah klinik kecil. 

"Ibu hamil dan usia kandungan Ibu sudah menginjak enam belas minggu."

Deg!

Nyx Ivona sama sekali tidak menyangka dengan apa yang baru dikatakan dokter umum di depannya. Hamil? Bagaimana bisa? Apakah …. Nyx Ivona membeku. Dia tertunduk lesu di bangku pinggir jalan. "Apa ini anaknya?" Nyx Ivona hanya pernah berhubungan badan dengan satu pria. Pria yang pernah menculiknya dan bodohnya dia lupa bagaimana wajahnya. Nyx Ivona sama sekali tidak mengingat siapa dan seperti apa rupa lelaki yang sudah memper ko sanya. Antara marah, bingung, dan sedih, Nyx Ivona merasa menjadi wanita terbodoh. Bagaimana mungkin dia melupakan wajah lelaki bia dab itu? Kemudian Nyx Ivona memejamkan mata, mencoba mengingat-ingat. Namun wajah pria jahat tersebut selalu gelap ditutupi bayangan, sehingga Nyx Ivona tidak mampu mengingat wajahnya.

Nyx Ivona terdiam meratap. Dia tidak mau memiliki anak dari seorang penjahat. Pun perekonomian Nyx Ivona belum bisa untuk membiayai dua kepala. Bisa terjadi krisis kalau dia mempunyai anak. Biaya dari mana? Gajinya sebagai penyiar saja dia belum mencicipinya, karena belum genap sebulan bekerja, jadi belum diberi upah. Kemudian Nyx Ivona terpikirkan untuk menggugurkan kandungannya saja. Lalu dia membuka aplikasi belanja online, mencari obat penggugur kandungan. Nyx Ivona menemukan satu produk dengan keterangan "Terbukti paling ampuh melancarkan haid". Dia pun melihat-lihat foto produk tersebut yang ternyata ada beberapa paket. Paket pertama harganya lima ratus ribu hingga paket enam seharga dua juta lima ratus ribu. Masing-masing paket berisi quantity obat yang beragam dari paket satu yang paling sedikit dengan jumlah obat penggugur kandungan, pendorong, pembersih, dan anti nyerinya masing-masing empat butir. Sampai paket enam yang setiap jenis obatnya berisi lima belas butir.

Nyx Ivona memilih paket satu, tetapi dia malah meragu kala hendak membeli. Apakah menggugurkan kandungan itu rasanya sangat sakit? Seketika perut Nyx Ivona terasa ngilu duluan saat memikirkannya. Namun, dia meyakinkan diri untuk membeli obat tersebut terlebih dahulu, untuk urusan akan diminum atau tidaknya, bagaimana nanti. Semoga saat ketika obatnya sampai nanti pendirian Nyx Ivona untuk menggugurkan kandungan sudah kuat. Tapi kala hendak mengklik beli, tiba-tiba saja ….

Bruk!

Nyx Ivona terkejut mendapati seorang laki-laki jatuh tersungkur di hadapannya.

Iblis Di Sampingku (Tamat)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang