[ completed + bonchap ]
"And suddenly, we're a memories. A fvcking dumbly dumb one." ____J
FF Aespa x NCT pertama akuuu, mohon dimaklumi buat semua kekurangannya karena aku bikinnya ogah-ogahan, semau aku, jadi banyak banget kurangnya.
Cuma iseng s...
Cerita ini banyak kekurangan, plot hole, typo bertebaran, belum lagi kesalahan grammar dan gaya penulisan yang berubah sesuai mood yang nulis__aku.
Take your chance and leave buat yang pengen cerita wow dan perfect, karena nggak mungkin didapetin disini.
Aku buat ini cuma buat seneng-seneng aja jadi mari kita sama-sama having fun.
••☆••♡♡♡••☆••
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kath mendorong pasta yang baru setengah dimakannya, sudah tidak panas. Makanan memang paling nikmat dimakan saat masih baru dibuat, entah panas, hangat atau dingin.
Jere tersenyum melihat Kath kehilangan selera makannya, "Ayok, masak"
Setelah meyakinkan Lody agar membiarkannya pulang sendiri, Kath akhirnya mengalah dan mengikuti Jere pulang ke Apartemennya. Lagi.
"Males" Kath merengek, sebal karena kegiatan makan enaknya diganggu, sebal karena kehilangan nafsu makannya, sebal juga karena harus masak padahal sedang badmood. Huuu Kath itu lagi bad mood tauu, Jere nggak peka bangeettt 😮💨😮💨
Diatas itu dia sedang super sebal karena duo tiang tidak ada kabar dan chatnya tidak digubris sama sekali, huwweee…
"Jere… gimana kalau kita order online aja?" cetus Kath, tiba-tiba merasa jenius.
"Nggak. Lo kan udah janji mau masakin tadi"
"Nggak yaa, kapan gue janji" tolak Kath
"Gue tiap ngomong sakit loh ini" Jere menunjuk mukanya yang masih babak belur
Akhirnya mereka berdua masak dan makan dalam damai.
"Biasanya kalau lagi badmood ngapain?" tanya Jere sambil membuka keripik kentang lalu seperti biasa, menaruhnya di antara dirinya dan Kath yang saat ini duduk anteng di sofa sambil streaming netflix.
"Minta peluk"
Jere nyengir "Sini" dia menepuk kedua tangannya lalu membuka lengannya lebar-lebar ke arah Kath "come"
Malas menanggapi, Kath menyemil keripik dan meneruskan nonton "gak sembarang orang boleh meluk gue"
"Percy?" Jere mengingat momen pangkuan mereka berdua di rumah Kath waktu itu.
"He's a family"
Menganggukkan kepalanya seolah mengerti, diam-diam senyum Jere makin lebar tiap detiknya. Kalau Percy itu keluarga berarti tidak ada apa-apa kan antara Percy dan Kath?.
"Then make an exception"
Kath menghentikan suapan keripiknya dan menoleh pada Jere, "No" katanya mantap. Mengerti dengan jelas kalau yang dimaksud dengan pengecualian oleh Jere adalah dirinya sendiri.