14. Keheningan di keramaian

1.4K 130 21
                                        

Sebelum ke cerita aku ada pengumuman guys!

Tarraa!

Tarraa!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ini cerita kolaborasi aku sama NaVieeJaDan juga Indriry_

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ini cerita kolaborasi aku sama NaVieeJa
Dan juga Indriry_

Mungkin beberapa dari kalian udah gak asing lagi sama mereka, mereka penulis cerita Lingga sama Mahasura.

Aku yang amatir ini collab sama mereka yang hebat guys!

Cerita ini genrenya fantasi

Menceritakan tentang 3 penulis yang masuk dunia fiksi

Pokoknya memperlancar haluan sekali

Langsung meluncur ke akunnya Indri karena cerita itu cuma di post di akun Indri guys! Ku tunggu kalian di lapak sana!

*




Tidak bisa tidur.

Rian tidak bisa tidur. Dia meraih ponsel guna melihat pukul berapa sekarang, ternyata pukul 01.15. Rian bangkit dari ranjangnya berniat pergi ke dapur untuk mengambil minum. Namun pintu kamar Naufal yang terbuka dengan lampu yang masih menyala menarik perhatian Rian untuk mendatanginya.

Rupanya Naufal masih sibuk belajar. Rian menepuk bahu sang adik, tindakannya itu membuatnya terkejut karena Naufal sama sekali tidak menyadari kedatangan sang kakak.

"Pantes Haidar ngadu ke gue lo gilak belajar, emang beneran gilak ternyata!"

"Ngagetin aja lo A, kalo masuk itu salam dulu! Hampir gue mau baca ayat kursi. " Rasanya jantung Naufal hampir copot, dia pikir yang menepuk bahunya bukan manusia.

"Udah tau penakut ngapain gadang sampe pagi?" Tanya Rian sedikit menyindir.

"Kan belajar!" Jawab Naufal sambil kembali membaca bukunya.

Rian menggelengkan kepalanya tak habis pikir. Ini tidak seperti adik bungsunya, sejak kapan Naufal jadi seambis ini?

"Gak capek?" Rian akui pertanyaannya bodoh, sudah jelas pasti jawabannya lelah.

PERSEGI | 00L dreamCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang