"Loh, Opa kenapa?"
"Lah, A Nova?"
"Njir, lo kenapa, A?"
Bunda, Naufal serta Haidar kompak melongo melihat keadaan Nova saat ini. Bagaimana tidak? Matanya yang sipit itu semakin sipit, hidungnya yang mancung itu memerah. Tangannya yang kekar terus mengelap air mata yang tak berhenti terjun membasahi pipinya.
Nova malu sebenarnya kepergok oleh keluarganya dalam kondisi seperti ini, namun dia keluar kamar berniat mencari tisu.
"Nangis kenapa lo, woy? Ih, kok? Bunda, Idar merinding." Sungguh Haidar ngeri. Seorang Nova si kembaran samson betawi menangis? Pertanda apakah ini?
"Opa kenapa? Sini, sini, cerita sama bunda." Bunda menuntun putra keduanya itu untuk duduk. Tak ada pilihan lain Nova pun menurut. Dalam hati menyesal bukan main karena berani keluar kamar.
"Ayo cerita, ada apa?"
Nova menggeleng lemah. Dia bingung harus berkata apa.
"Cerita aja, A. Gak baik dipendem!" Sahut Naufal. Dia pun juga penasaran apa yang sebenarnya terjadi pada kakaknya yang paling bermental baja ini sampai bisa menjadi seperti ini.
Nova masih diam. Dia mencoba menghentikan tangisnya, namun yang terjadi malah semakin pecah tambah sekarang dia juga sesenggukan.
Bunda jadi iba melihatnya. Begitupun kedua adiknya, mereka saling bertukar pandang.
"A, bilang sama bunda sini, gak usah malu, ayo bilang kenapa?"
"Lo putus sama teh Kania?" Tebak Haidar.
Nova menggelengkan kepalanya.
"Terus kenapa?"
Semua menunggu jawaban Nova teramat lama. Sampai akhirnya dia menyerahkan ponselnya pada Haidar. Sebuah artikel tertera disana. Saat itu juga tawa Haidar pecah luar biasa.
YG Entertainment Konfirmasi Hubungan Jisoo BLACKPINK dan Ahn Bo Hyun.
Bunda pun tak kuasa menahan tawanya, begitupun Naufal bahkan dia sampai bersimpuh dilantai saking lemasnya akibat dari tertawa.
"Gue kira kenapa yaallah, A, capek banget gue, ada-ada aja lo, yaallah, gak habis pikir gue." Haidar benar-benar tidak habis pikir dengan kakaknya yang satu itu. Bisa-bisa menangis sekacau itu gegara idolanya punya pacar.
"Ini kabar bahagia, A, harusnya seneng lo!"
"Diem lo!" Nova menimpuk Haidar dengan bantal sopa.
"Apa? Gue bener lah, kalo idola lu bahagia, lo juga harus bahagia. Lo nangis gini emang mbak Jisoo bakal putus sama pacarnya? Kagak, kan? Harusnya lo dukung bukan malah begini, itu tugas fans kan?"
"Gue bilang diem lo gak ngerti apa-apa!"
"Hush, udah jangan malah berantem, udah!" Lerai bunda.
"Lo gak tau sakitnya, Dar, iya bisa lo ngomong gitu, coba kalo lo jadi gue, galau juga pasti!" Nova sudah memprediksi hari ini akan terjadi, namun tidak secepat ini juga, hatinya tak bisa menerimanya.
"Lah, bukannya lo bilang lo cuma ngidolain doang gak lebih? Lo ngarep Jisoo jadi cewek lo, A? Gak mungkin Jisoo bisa sama lo, A, realistis aja! "
"Bunda, itu Haidarnya ngeselin." Jurus ampuh Nova ketika sudah tak bisa menjawab Haidar maka merengek pada sang bunda. Jadi yang kakak disini siapa?
"Dar, diem dulu. Aa nya lagi galau tuh, pffft, maaf. "
Ternyata bunda sama saja.
Maaf Nova tapi ini sungguh sangat lucu, bunda pun sampai tak bisa berhenti tertawa.
KAMU SEDANG MEMBACA
PERSEGI | 00L dream
Roman pour AdolescentsPersegi atau segitiga? Rian, Nova, Haidar, dan Naufal adalah empat bersaudara yang tumbuh dalam keluarga yang sama, namun mengalami perlakuan yang berbeda dari sang ayah. Rian dan Nova, sebagai kakak, sering diberi tanggung jawab lebih dan perhatian...
