13

268 37 4
                                        

Sehun memilih makan siang bersama dengan Nayeon dan kedua orang tuanya ditempat ini tentunya dengan paksaan Sehun

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sehun memilih makan siang bersama dengan Nayeon dan kedua orang tuanya ditempat ini tentunya dengan paksaan Sehun. Nayeon kesal karena sudah memesan makan siang untuk Sehun dan malah dia tidak memakannya.

"Kau membuatku rugi Tuan Oh" Sehun mengabaikan omongan Nayeon dan masih asik mengunyah makanannya

"Apa kau selalu disuapi seperti ini?" Hyungsik menatap geli ke arah Sehun karena Sehun meminta untuk disuapi oleh Nayeon

"Bukankah harusnya kalian berdua pergi dari sini? Menganggu saja" Nayeon yang mendengar itu dengan cepat memukul kepala belakang Sehun

"Apa yang kau lakukan?" Kesal Sehun sambil mengusap kepalanya yang di pukul oleh Nayeon sedangkan Hyungsik dan Hyuna hanya terkekeh

"Kau tidak sopan kepada kedua orang tuaku, bisa-bisa nya kau mengusir ayah dan ibuku bahkan jika harus ada yang pergi dari sini itu kau orangnya"

"Cih apa kau lupa Im Nayeon jika orang yang kau panggil ayah dan ibu itu adalah orang tua kandungku"

"Hanya sementara" Ucap Hyungsik

"Apa maksudmu ayah?"

"Maksudnya mereka akan membuangmu dan sebagai gantinya aku yang akan menggantikan posisimu sebagai anak dari Oh Hyungsik dan Oh Hyuna, bukan begitu ayah Ibu?" Mereka berdua mengangguk sedangkan Sehun semakin mendengus tak suka

"Tapi ada cara lain, tidak harus membuangmu Sehun" Sehun menatap ibunya dengan rasa kesal

"Kenapa ibu ikut-ikutan juga?"

"Ibu sudah berada di pihak Nayeon sejak tadi Sehun"

"Kau ingin mengambil orangtuaku? Setelah itu kau ingin mengambil apa dariku lagi?" Nayeon nampak berpikir setelahnya dia menghadap kearah Sehun dengan wajah berbinar nya

"Hartamu" Mendengar itu Sehun menyentil dahi Nayeon

"Kau bisa mengambilnya jika menikah denganku"

"Yasudah kita menikah saja" Lagi lagi Sehun menyentil dahi Nayeon membuat Nayeon mengusap dahinya

"Kau mudah sekali mengatakan itu, aku tidak mau" Sedangkan pasangan suami istri itu hanya menatap Nayeon dan Sehun dengan senyuman gelinya.

"Kenapa tidak mau? Kau tau ayah dan ibumu hanya mau menantu sepertiku, kau tidak tau diluar sana banyak yang ingin menjadikanku menantunya"

"Siapa?" Saat ini Sehun dan Nayeon saling berhadapan mengabaikan orang tua yang menatapnya sejak tadi

"Apanya?"

KELINCI NAKALTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang