something about darren n kara

624 36 5
                                        

Hari ini Darren membawa mobil ke sekolah.
Sengaja vany tak mengijinkan Darren membawa motor, karena ia takut akan membuat bintang yg baru sembuh itu sakit lagi perutnya.

Vany sangat menyayangi bintang seperti anaknya sendiri, apalagi bintang lebih muda dari Darren.
Hal itu pula yg membuat Darren sayang pada bintang sebagai adiknya.

Darren selalu menginginkan seorang adik, namun beberapa bulan sebelum Vani bertemu dengan Frans, vany pernah melakukan pengangkatan rahim dikarenakan kanker rahim yg di deritanya dulu.
Maka sangat tidak mungkin bagi Vani untuk mengandung lagi.
Hal itu tentu tak jadi masalah bagi Frans, baginya hanya memiliki vany dan Darren saja sudah membuat hidupnya sangat lengkap.

Di sekolah, darren menghampiri bintang yg sedang asik memakan bakso di kantin sekolah lengkap dengan kawan-kawannya.

Darren langsung membawa  1 kursi ke dekat meja bintang.

Sadar jika Darren ikut gabung ke mejanya, membuat bintang heran.

"Ada apa kak?" Tanya bintang, saat Darren duduk di sebelahnya.

"Gapapa, gue cuma mau mastiin Lo gak makan makanan pedes aja." Ucap Darren.

"Oh, Lo liat aja gue cuma pake kuah bening gini kok." ucap bintang sambil menunjuk mengkok bakso di depannya.

Darren mengangguk sambil tersenyum, saat melihat bintang akan meminum air soda dingin di depannya, refleks Darren merebut minuman itu dari jangkauan bintang.

"Eits, soda juga jangan dulu! Nih Lo minum air putih aja." Ucap Daren Sambil memberikan sebotol air mineral yg ia ambil dari kantin.

Bintang mencebik kecewa, tapi ia tak dapat membantah Darren.
Jadi bintang menerima air mineral itu dan langsung meminumnya.

Tak lama dari arah belakang seorang perempuan menyapa Darren sambil merangkul pundak Darren.

"Hai sayang, udah liat bintangnya? Kita ke perpus yuk, bantuin aku cari bahan buat tugas  sejarah." Ucap kara.

FYI
Kara itu pacarnya Darren mereka pacaran hampir satu tahun.
Darren sayang banget sama kara, begitupun sebaliknya. namun ada sesuatu yg sebenarnya tak diketahui Darren tentang kara.


Skip.

Darren akhirnya meninggalkan bintang di kantin dan berjalan pergi bersama kara ke arah perpustakaan.

Sepeninggal darren, teman-temannya bintang mulai bergosip.

"Heh, itu si kara yg pernah flirting ke elo kan ren?" Tanya Barry sambil melancipkan mulutnya.

Reno mengangguk mengiyakan.

Sementara bintang agak terkejut dengan kabar itu, lalu ia melirik tajam ke arah Barry.

"Maksud Lo apa? Kara pernah suka sama Reno gitu?" Tanya bintang kepo.

"Lah, si kara mah udah biasa kesana-Kemari kali." Ucap Barry lagi.

"Apa sih? Gue gak ngerti." Ucap bintang

"Kasih tau daf!" Ucap Barry mengkode Dafa yg sedang asik Mabar game online.

"Apa sih?! Jangan ganggu gue! Lagi seru nih!" Ucap Dafa tanpa mengalihkan atensinya dari layar hp.

"Dan?" Tanya bintang berharap Zidan mau menjelaskan menggantikan Dafa.

"Jadi gini.." ucap Zidan dengan muka serius sambil memajukan badannya ke arah meja.

Bintang exited mendekatkan dirinya ke arah Zidan yg duduk di sebrang mejanya, siap-siap menerima informasi penting.

fake brothersCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang