Seminggu sudah bintang tinggal dengan Zidan.
Kini ia bersiap untuk berangkat sekolah bersama Zidan, karena masa skors nya sudah berakhir.
Di meja makan nampak bintang yg masih lesu memakan perlahan sarapannya.
"Bintang, bintang, baru juga 3 hari kerja udah loyo aja badan lo." Ucap Zidan.
"Namanya juga baru penyesuaian. Wajar kalo badan gue belum terbiasa." Ucap bintang sambil menyuapkan suapan terakhirnya.
"Kamu mau gak kerja di restoran tempat ibu kerja?" Tanya mamanya Zidan.
"Emang ada lowongan disitu?" Tanya Zidan.
"Ada, tapi bagian cuci piring aja." Ucap mama Zidan.
"Serius Tante? aku mau deh, tapi paling pulang sekolah kerjanya." Ucap bintang semangat.
"Gampang kalo masalah jam kerja. Kamu nanti hitungannya harian lepas gitu, kayak magang. Tapi gajinya kecil. Gak papa?" Tanya mama Zidan.
"Gak papa, yg penting tetap menghasilkan." Ucap bintang.
"Ya udah, nanti abis pulang sekolah, kamu ke hotel tempat kerja Tante ya, di anter Zidan aja, biar gak nyasar." Ucap mama Zidan.
"Oke , siap Tante." Ucap bintang semangat.
Hari ini hari Senin, semua siSwa sudah berkumpul di lapangan untuk melaksanakan upacara.
Di lapangan itu, bintang sempat berpapasan dengan Darren.
Darren cukup lama menatap bintang.
Namun bintang nampak acuh.
Tanpa sapaan bintang alihkan pandangannya dari Darren.
Darren tetap menatap bintang sampai bintang pergi menjauh.
"Liatin siapa Lo?" Tanya lufi temannya Darren.
Darren tak menjawab, namun lufi ikut melirik ke arah pandang Darren.
"Oh dia udah masuk ya? "Ucap lufi sambil melihat bintang.
"Dia kabur dari rumah. Gue kira dia gak akan sekolah lagi." Ucap Darren.
"Hah? Kabur gimana? " Tanya lufi kepo.
Darren berjalan ke arah lapang sambil menceritakan kronologi bintang yg pergi dari rumah.
"Tapi gue agak tenang sih, liat dia baik-baik aja." Ucap Darren.
Selesai upacara, bintang langsung memasuki kelasnya.
Matanya nampak merah dengan kantung mata yg agak menghitam.
Sudah 3 hari ini bintang bekerja di sebuah mini market dekat rumah Zidan.
Bintang kebagian kerja hanya di shift malam saja.
Jam kerjanya dari jam 10 malam sampai jam 3 pagi.
Kerjanya mudah hanya menjadi kasir.namun jam malamnya itu yg membuat bintang harus begadang, hingga bintang selalu mengantuk di pagi harinya.
Seperti saat ini pelajaran tengah berlangsung, namun matanya amat berat untuk ia buka.
Ujungnya bintang tertidur pulas hingga jam pelajaran berakhir.
Beruntung bangku mereka berada di belakang. jadi guru tak terlalu memperhatikan bintang.
"Oi! Bintang!! Bangun Lo! Gila tidur sampe 2 jam Lo!" Ucap Zidan sambil menyenggol tangan Zidan.
"Apa sih, jangan ganggu, gue Ngantuk berat nih!" Ucap bintang dengan suara seraknya. sementara matanya masih tetap memejam.
"Bangun Lo! Kali ini pelajaran matematika, pak Rudy galak, mau Lo di gampar?!" Ucap bary yg duduk di depan bintang.
Bintang mulai bangun dari tidurnya. Ia kucek matanya pelan.
KAMU SEDANG MEMBACA
fake brothers
Teen Fictionbrothership story, NOT BL CAST: Luke Voyage as. Devan Fransdelion Jeff satur as Kevin Fransdelion Bright vachirawit. as Daren Fransdelion Chimon wachirawit. as Bintang Fransdelion gass lan...
