part 16

192 19 1
                                        

HAPPY READING
TYPO BERTEBARAN
.
.
.
.
.

Suasana malam mencekam, ke empat geng motor seketika bersatu menjadi satu untuk memenangkan hadiah sebesar uang 500 juta dan satu unit Lamborghini, jelas siapa yang tidak tertarik dengan hadiah tersebut.

Sang ketua black eagle yaitu Andre mengambil posisi diikuti sang ketua red eagle yaitu Regan Bagaskara sang ketua yang baru saja naik. Sedangkan Amora dan alfareza yang sebagai ketua black dragon dan black angel mengambil posisi bersampingan.

Tatapan amora menatap kearah ke tiga mobil yang berderet sempurna tepat di garis stars. Amora menatap tajam tepat kearah Regan, tatapan dendam seakan menyelimuti nya wajah yang di tutupi dengan setengah masker dan kaca mata hitam membuat amora tidak dapat di kenali oleh Alfareza begitu pula dengan anggota inti black dragon.

Regan keluar dari mobil nya memberi kode kearah panitia untuk acara nya di segerakan. "Siap menerima kekalahan" tanya Regan tepat bertanya kearah amora.

Amora menurunkan kaca mobilnya sehingga terlihat jelas wajah yang di tutupi tersebut. "Gue sudah terlalu senang jika gue kalah" ejek amora.

"Astaga dasar pembunuh, seperti nya kejadian dulu akan kembali terjadi" ucap Regan santai membuat amora menatap laki-laki yang seumuran dengannya.

Regan berjalan kearah mobilnya tidak lupa mengancungkan jempol nya kebawah seakan mengejek. Alfareza tidak peduli dengan ejekan tersebut karna perasaan nya tak karuan di tambah lagi keberangkatannya tidak di setujui amora.

"WAW MALAM YANG BEGITU KITA TUNGGU-TUNGGU SUDAH DATANG, DIMANA KE-EMPAT GENG MOTOR TERBESAR BERKUMPUL UNTUK MEMENANGKAN HADIAH 500 JUTA DENGAN 1 UNIT LAMBORGHINI KELUARAN TERBARU YANG AKAN DIMENANGKAN OLEH ....?? SIAPA KIRA-KIRA" ucap lantang dari seorang pria dengan bertubuh kekar dan dihiasi oleh banyak tato ditubuhnya.

"Perasaan gue enggak enak, apa akan terjadi sesuatu" batin alfareza menatap kearah setiap tikungan.

Amora menatap kearah alfareza, dan benar rasa khawatirnya sudah meledak-ledak di dalam hatinya. Tatapannya terhenti tepat di kedua ketua geng musuh yang iya benci membuatnya menarik nafas dalam mencoba untuk menenangkan perasaan nya.

"Kita mulai kan dengan hitungan mundur" ucap sang panitia membuat suara deruan mobil mulai terdengar.

"3...2....1... MULAI"  teriak lantangnya sehingga ke-empat nya mulai saling salip.

Alfareza tepat di paling depan membuat Regan dan Andre menyusul dari belakang. Amora masih dengan posisi biasanya seperti biasa paling terakhir mengamati setiap pergerakan semuanya.

Srettttt

Deg!!

Keget!, semuanya kaget melihat mobil alfareza terhampit dengan mobil Regan dan Andre. Alfareza sendiri kaget karna keduanya memang sudah berniat jahat kepadanya. Anggota black dragon kaget tak terkendali, angkasa sudah siapa siaga dengan cepat menyusul sang ketua dengan motornya diikuti oleh kenzo.

Suara decitan rem mobil terdengar nyaring namun nihil rem nya sudah tak berguna lagi, sedangkan sang pelaku dengan cepat meninggalkan mobil alfareza yang sudah mulai oleng dengan alfareza yang mencoba menghentikan mobilnya. Amora mencengkram erat pedal setirnya, amarahnya memuncak drastis melihat mobil alfareza yang mengeluarkan asap.

Amza II (REVISI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang