HAPPY READING
TYPO BERTEBARAN
.
.
.
.
.
"AMORAAAAAA
Suara pekik terdengar memanggil nama Amora karna apa yang terjadi?, regan tidak segan segan menarik pelatuk pistol nya sehingga mengenai bagian perut Amora
Amora menunduk kan kepala melihat darah yang mengalir dibagian perutnya membuatnya tertawa nyaring,lantas membuat yang lain bingung
DUARRRRRRRRRRRRR
suara petir tiba tiba terdengar langit yang tiba tiba gelap angin berhembus dengan keras membuat suasana diperkarangan sekolahan tiba tiba senyap, sehingga cukup beberapa lama Amora menutup matanya dengan pelan sambil menghembuskan nafas pelan
DUARRRRRRRRRRRRR
Suara petir terdengar kembali dengan diikuti air hujan yang tiba tiba turun, semua kaget akibat air hujan yang turun bukan bening melainkan berwarna merah
"Darahh"Guam Liam membuat yang menatap kearah Amora
Amora mengangkat kepalanya sambil membuka perlahan matanya
Deggg
Semuanya kaget melihat mata Amora yang tiba tiba berubah menjadi merah bak darah segar bahkan hawa disekitar yang tiba tiba mencekam membuat semuanya tidak berani bergerak
"Hay tuan Regan Bagaskara"sapa Alexia? Yap Alexia lah yang mengambil alih tubuh Amora tetapi hanya setengah, setengahnya lagi Amora sendiri yang menggabungkan dirinya
"L-lo siapa"gagap Regan membuat Amora/Alexia tertawa nyaring
"Bak darah mengalir deras, satu tetes darah dibalas dengan satu nyawa apakah anda siap mati ditangan saya"dialog Alexia dengan tatapan tajamnya
Semua yang mendengar dialogkan tersebut paham apa yang dimaksud nya bahkan dialog tersebut tidak asing bagi mereka karna sering dengan jika dialogan tersebut berasal dari QUEEN BLACK ANGEL
Dor dor dor
Tiga peluru menembus kulit Amora tetapi sang empun hanya terkekeh "heyy kau mau pakai granat juga saya tidak akan mati"ejek Alexia membuat Regan mencoba memundurkan tubuhnya karna Amora mulai berjalan kearahnya
"Jangan dekat dekat sialan gw enggak ada masalah sama lo"sentak Regan
"Lo ada masalah dengan tubuh gw kan , berarti lo bermasalah juga dengan alter ego gw"Jawab singkat Amora
Degg
Semua kaget mendengar pernyataan Amora karna mereka tidak tau jika Amora mempunyai alter ego
"Kenapa kaget"tanya Amora dingin mulai mengambil belati yang tergeletak di tanah dengan wajah menahan emosi hawa mencekam mata memerah membuat Regan lansung bersiap siap kabur
Jlepplp
Satu lemparan berhasil mengenai bagian paha Regan membuatnya dengan cepat mencabut nya
"Nyawa dibalas dengan nyawa sialan"ucap parau Amora
DUARRRRRRRRRRRRR
KAMU SEDANG MEMBACA
Amza II (REVISI)
AcakHay gays Amza up nih yok lah Mampir dulu jangan lupa Vote and komen
