•21• apakah pesaing lainnya?

383 49 3
                                        



𝐒𝐩𝐚𝐦 𝐞𝐦𝐨𝐭𝐞 🔥 𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢𝐢!

𝐁𝐢𝐚𝐫 𝐜𝐞𝐦𝐮𝐧𝐠𝐮𝐭𝐭𝐭... 𝐇𝐞𝐡𝐞𝐡𝐞

-Chap •20• mesra-

"Hai~" Suara sapaan terdengar, itu berasal dari seseorang yang sudah berada di seberang Aldrich dengan tampang tengil. Entah kapan.

"YA TUHAN!" Kaget Aldrich dan spontan menyiram si pemilik suara dengan jus nya yang masih tersisa setengah.

╭──────༺♡༻──────╮

𝑀𝑜𝑣𝑒 𝑇𝑜
𝐴𝑛𝑜𝑡ℎ𝑒𝑟 𝑊𝑜𝑟𝑙𝑑

𝐶ℎ𝑎𝑝𝑡𝑒𝑟: 21

𝑃𝑒𝑛𝑢𝑙𝑖𝑠: @Cacayang88

𝐷𝑖𝑡𝑢𝑙𝑖𝑠 𝑡𝑎𝑛𝑔𝑔𝑎𝑙:

13-02-2024
22-12-2025

𝐷𝑖 𝑝𝑢𝑏𝑙𝑖𝑘𝑎𝑠𝑖𝑘𝑎𝑛:

22-12-2025

╰──────༺♡༻──────╯

Setelah kejadian tak mengenakan barusan, Aldrich buru-buru minta maaf . Salahkan kenapa dia tiba-tiba sudah ada didepan mata Aldrich, kan dia refleks menyiram nya karna kaget.

"...." Aldrich terdiam dengan mulut terbuka sedikit. Orang didepan nya ini adalah karakter sampingan di novel yang dimasuki nya, dan orang ini adalah orang paling penting dalam membantu ML menghancurkan PL.

Aldrich pasti tak salah, orang di depannya memiliki rambut perak panjang sepinggang, matanya juga perak, kulit putih sehat, memakai kacamata emas di hidung mancung nya. Pasti dialah orang nya, Alphonse Eudes Bellandi.

Teman dari Karl Lacte, mereka berdua berteman baik semenjak pertama kali masuk Academy.

"ha..." Orang didepan Aldrich mendesah kecil, rambutnya sudah basah akibat siraman Aldrich, Aldrich tersadar dari lamunan nya.

"Maaf.. maaf, maaf.." Aldrich mengeluarkan sapu tangan biru muda miliknya dan mengulurkan nya pada Alphonse, "Silahkan gunakan ini.."

"Terimakasih." Setelah menyeka wajahnya, tampak disekeliling nya muncul angin yang mengering kan rambut panjangnya.

Alphonse memegang sapu tangan itu.

"Punya mu basah." Ucap Alphonse, Aldrich tahu apa maksudnya.

"Ah, itu tak apa."

Aldrich menyelipkan rambutnya yang menutupi pandangan,terlihat bingung dan juga bertanya-tanya mengapa pria ini tiba-tiba mendatangi nya.

Melihat Aldrich yang kebingungan dengan tampang yang sangat imut membuat Alphonse mengulum senyum. "Maaf, saya kira anda teman saya... Ternyata bukan, ini sungguh memalukan. Haha.." Tawa nya canggung, sambil memegang tengkuk nya. Merasa bersalah.

𝐌𝐨𝐯𝐞 𝐓𝐨 𝐀𝐧𝐨𝐭𝐡𝐞𝐫 𝐖𝐨𝐫𝐥𝐝Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang