•27• singa kecil

130 25 4
                                        







╭──────༺♡༻──────╮

𝑀𝑜𝑣𝑒 𝑇𝑜
𝐴𝑛𝑜𝑡ℎ𝑒𝑟 𝑊𝑜𝑟𝑙𝑑

𝐶ℎ𝑎𝑝𝑡𝑒𝑟: 27

𝑃𝑒𝑛𝑢𝑙𝑖𝑠: @Cacayang88

𝐷𝑖𝑡𝑢𝑙𝑖𝑠 𝑡𝑎𝑛𝑔𝑔𝑎𝑙:

07-02-2026

𝐷𝑖 𝑝𝑢𝑏𝑙𝑖𝑘𝑎𝑠𝑖𝑘𝑎𝑛:

16-02-2026

╰──────༺♡༻──────╯

☆☆☆



Terompet emas ditiupkan dari puncak menara tertinggi. Suaranya membelah kebisingan stadion, memaksa semua orang—termasuk Henry Granville—untuk berdiri.
"Yang Mulia, Kaisar Alexander Weyd of Nyctophillic dan Permaisuri Isabella, memasuki arena!"

Rombongan kekaisaran masuk dengan kemegahan yang menyilaukan. Kaisar Alexander, yang memiliki wajah sangat mirip dengan Xavier namun lebih dewasa dan tegas, berjalan dengan aura yang menekan. Di sampingnya, Permaisuri Isabella tampak tenang, namun matanya langsung tertuju pada Aldrich yang duduk di barisan Granville.

"Archduke Henry," sapa Kaisar Alexander saat mencapai tribun VIP.

"Lama tidak melihatmu keluar dari benteng esmu."

"Kaisar," balas Henry dengan anggukan hormat yang kaku. "Aku harus memastikan putra bungsu keluarga Granville tidak 'tersesat' di antara intrik ibu kota yang penuh serigala."

Kaisar Alexander tertawa pendek, lalu melirik putranya, Xavier, yang sudah bersiap di arena. "Sepertinya putraku sedang berjuang keras untuk sesuatu yang sangat berharga. Mari kita lihat, apakah darah naga kita cukup kuat untuk memenangkan hati sang Permata Utara."

Kini formasi di kursi VIP menjadi sangat luar biasa dan mengerikan:

Di satu sisi: Keluarga Granville (Henry, Olivia, Cale, dan Zelio) yang memancarkan hawa dingin mematikan. Di sisi lain: Keluarga Kekaisaran (Kaisar dan Permaisuri) yang memancarkan aura emas yang mendominasi. Di tengah-tengah: Aldrich, yang merasa seolah sedang dijepit oleh dua gunung raksasa.

"Aldrich, kemarilah, Nak," panggil Permaisuri Isabella dengan suara lembut namun memaksa. "Duduklah di dekatku. Aku ingin melihat lebih dekat calon... ah, maksudku, siswa teladan kebanggaan kita."

Henry baru saja ingin memprotes, namun Olivia menahannya dengan remasan tangan yang kuat. "Biarkan saja, Henry. Biarkan mereka melihat siapa yang sebenarnya memegang kendali atas putra kita."

Aldrich pindah duduk dengan kaku ke sisi Permaisuri. Ia bisa merasakan tatapan tajam dari Cale dan Zelio yang seolah siap menerjang jika ada satu helai rambut Aldrich yang tersentuh.

"MULAI!"

Suara wasit tenggelam oleh ledakan mana yang luar biasa. Dante tidak menunggu. Ia melesat seperti kilat merah, busur sihirnya berubah menjadi sepasang belati cahaya. CLANG! Pedang hitam Xavier menahan serangan itu, menciptakan gelombang kejut yang menggetarkan pelindung sihir arena.

"Kau terlalu lambat untuk seseorang yang ingin menjadi suami, Xavier!" ejek Dante, tubuhnya berputar di udara dan melancarkan serentetan anak panah energi dari jarak dekat.

𝐌𝐨𝐯𝐞 𝐓𝐨 𝐀𝐧𝐨𝐭𝐡𝐞𝐫 𝐖𝐨𝐫𝐥𝐝Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang