♥
...
Taman istana Barat
Di bawa pohon yang teduh, di temani oleh cahaya senja yang indah, di tepi taman penuh bunga kini telah terlihat sosok cantik tengah terduduk menikmati waktunya sembari sedikit mengayunkan jemari lentiknya mengusap lembut di atas permukaan perut setengah buncitnya.Harapan baik di dalam hatinya tak henti-hentinya terlontar mendoakan Sang buah hati agar kelak bisa tumbu sesehat anak kecil yang tengah asik bermain di tengah lapangan saat ini.
'Tangkap bolanya Putri Elena.!'
Pekik teriakan samar yang sedang bermain di sana, manarik senyuman manis dari Prince Sunghoon yang saat ini hanya bisa duduk menonton dalam diam.
Beberapa hari belakangan ini dia sering terlihat menghabiskan waktunya di istana barat.
Semenjak kejadian hari itu, sunghoon tidak ingin lagi menapakkan dirinya di istana Utama, dengan alasan dia tidak ingin melihat Pangeran Jake dan Pangeran Ethan ribut lagi hanya gara-gara dirinya.
Di samping itu usia kandungannya juga suda menginjak 7 bulanan, dia terlalu malas untuk berjalan dengan perut yang suda mulai membesar, maka tidak heran jika belakangan ini Dayang Daniel sering terlihat mengantarkan makanan untuknya.
"Salam Prince Sunghoon." sapa Daniel datang dengan nampang makanan di tangannya.
"Uh, kau datang agak awal hari ini." senyum Sunghoon menoleh.
"Hari ini saya datang lebih awal untuk mengantarkan minuman Herbal yang di buat spesial ibu Suri untuk anda." jawab Daniel sembari menyerahkan nampang itu di depan Sunghoon.
Awalnya Sunghoon sedikit ragu untuk menerimanya, bukan ragu dalam arti dia curiga, sunghoon ragu karena dia sangat tidak suka minuman semacam Herbal ataupun tonik dan semacamnya, namun berhubung yang membuat obat itu adalah ibu ratu sendiri jadinya mau tidak mau Sunghoon harus menerimanya karena jarang-jarang ibunda suri mau mengotori tangannya hanya karena demi membuatkan herbal untuknya. Jika tidak di terima itu sama saja dia tidak menghargai kebaikan dari calon nenek bayi yang sedang di kandungnya saat itu.
"Ini pasti sangat pahit." lirihnya mengambil cangkir yang berisikan minuman herbal itu.
"Jangan khawatir, saya juga membawakan salat buat untuk anda, kata ibu suri kalau anda suda meminum herbal nya, anda langsung makan salat buahnya biar rasa pahitnya bisa segera hilang." jelas Daniel.
"Kau pintar sekali bicara yah Niel, tau saja kalau saat ini aku tidak punya pilihan selain menerimanya huf, baik lah kalau begitu aku minum yah." ujar Sunghoon pasrah mengangkat cangkir herbal itu untuk segera dia minum.
'Elena kemarikan bolanya cepat.'
Pekik Seseorang yang baru saja datang meminta operan bola dari seorang gadis kecil.
'Tangkap kak.'
Teriak Elena mengoper bola dan Hup berhasil di tangkap oleh sang sosok yang kini malah mengambil satu ancang-ancang mengarahkan bola itu ke arah Sunghoon dan----

KAMU SEDANG MEMBACA
THE KING AND HIS PRINCE (HeeHoon)
RandomDi ambil dari latar alur Princess Hours, yang berkisah tentang seorang pria cantik yang jauh dari kata anggun tiba-tiba harus di jodohkan dengan calon Penerus tahta kerajaan Korea.