PAGI HARI
adel masih tertidur di atas ranjang callie, dan callie ia sudah bangun terlebih dahulu untuk menyiapkan sarapan dan berangkat untuk kegiatannya hari ini
sedangkan adel ia berencana akan pergi ke kantor oniel untuk berdiskusi tentang rencana perusahaannya itu
"pagi sayang" sambil memeluknya dari belakang
"ehh udah bangun kamu, cuci muka dulu kebiasaan deh del"
adel memeluk callie dari belakang yg sedang menyiapkan susu untuknya
"kamu kok udh mandi, licik niihh"
"geli del" adel mencium leher belakang callie dan memainkan hidungnya disana
"kamu mandi dulu sana, terus kita sarapan"
"hari ini kamu mau kemana?"
"kantor bang oniel"
"aku hari ini ada 3 kegiatan"
"aku temenin ya"
"tapi ke kantor bang oniel dulu, nanti ke kamu lagi"
"terserah kamu, asal kamu seneng aja"
"mending sekarang mandi dulu gih dell, kamu sedikit baru alkohol tau"
"apaa sih org aku gak suka minum, malem juga kan udh mandi syg"
"iya ta...."
"iya iya aku mandi"
sebelumnya pergi ia mengecup bibir callie lalu berlari menuju kamar mandi
"ehh om"
"jangan lari-lari del"
"iya om"
"dasar adel badan aja gede kelakuan bocil" ucap callie dalam hati
"pagi pah" ucap callie dari arah dapur, karena melihat papahnya itu duduk di meja makan
"mamah mana nak?"
"mamah lagi di belakang, siram bunga"
"tumben"
"ini sarapannya pah"
"adel jam brp malem ke rumah?"
"jam 3 an"
"oalah, itu anaknya kayaknya lagi banyak pikiran call"
"lah kok papah tau"
"ya liat aja matanya, kamu jagain dia yah"
"iya pah, yaudah papah sarapan dulu aku panggil mamah dulu"
callie sudah sampai di kegiatan pertamanya di temani oleh manajer nya setelah di antar oleh adel
dan adel ia pergi ke kantor oniel yang ternyata disana sudah ada marsha dan ashel?
yang duduk di ruangan rapat
"permisi semuanya"
"ehh iya del duduk"
"sorry ya bang oniel, gw dtg terakhir"
"gapapa kok, kan belum mulai. kita nunggu papah juga"
"oh om kesini juga?"
"iya, nanti sambil zoom sama daddy juga"
"loh kok, jadi banyak org gini?" adel mempertanyakan hal itu karena, asalnya hanya ada mereka berdua dalam rapat ini
ia menatap ashel dan marsha heran
"lo tau kan del, perusahaan kita bakalan kerjasama sama perusahaan ashel dan marsha? kemarin gw udh ketemu sama chika, tapi skrng dia lagi ada rapat di bandung"
"loh kok? gak gw blm denger bang, kemarin gw ketemu kak chika dia juga gak bilang apa-apa"
"coba deh lo baca lagi proposal yg gw kirim"
adel langsung membuka ponselnya, sebelumnya itu ia menatap kesal terlebih dahulu kepada ashel karena tidak memberitahukan hal tersebut pada dirinya
ashel hanya menjawab dengan mengangkat satu alis
"makasih ya del buat kemarin"
"iya sama-sama" jawabnya ketus
"ihh kok marah"
"tapi lo kok gak ngasih tau gw tentang ini shel?"
"sorry del, gw cuma gamau terlalu ngandelin lo"
"shel gw kan selalu bilang, kalo ada apa-apa tentang perusahaan lo bisa kasih tau gw"
"sorry"
"iyaa gapapa" balasnya dengan senyuman karena tidak mau membuat ashel merasa tidak enak
