63

30 2 0
                                        


rapatpun selesai, oniel kembali terlebih dahulu ke ruangannya bersama marsha

dan sekarang hanya tersisa adel dan ashel di ruangan itu

"knp?" ucap ashel heran karena adel terus menatapnya curiga

"kok lo gak ngasih tau"

"gw kan udh sering bilang sama lo, lo aja gak peka"

"bisa lo ngomong gitu, ya setidaknya lo jelasin detail ke gw shel"

"ya sori del"

"terus alasan lo, tiba-tiba ngedesak kerjasama ini apa? alasan papih juga apa?"

"kak chika bulan depan, dia pindah ke belanda dan gw juga rencana di pindahin ke paris del biar perusahaan berkembang, karena papah udah gak sanggup lagi buat urus perusahaan yg di indo jadi semuanya di limpahin ke perusahaan lo dan bang oniel"

"hah kok lo baru bilang mau pindah ke paris, gw sama siapa di sini shel kalo lo pergi"

"ini urusan kantor, gausah lo bahas masalah pribadi dulu"

"praktek lo gmn?"

"gw resign jadi dokter del"

"shel serius? lo gajadi dokter lagi"

"ya gw mau ikutin kata papih dulu buat ngembangin perusahaan ini, sayang kalo nanti malah terbengkalai"

"ohh iya satu lagi del, gw putus sama aran"

"hah serius shel? bukannya aran mau lamar lo?"

"dia selingkuh del"

"shel,  lo kok baru cerita sama gw"

ashel yg tidak tahan dengan perasaannya itu, ia langsung memeluk adel 

ia menumpahkan semua kekesalannya pada adel, adel tidak keberatan karena itu hal yg selalu ia lakukan jika ashel sedang ada masalah

ia pun tidak masalah jika kemeja dan jasnya harus kotor karena air mata ashel




"lo kok gak cerita sama gw shel kalo lagi ada masalah, gw masih nerima kok shel curhatan tiap malem lo itu"

"gw gaenak sama callie, kalo harus ngandelin lo del"

"gak shel, lo gak bisa gitu"

"lain kali, lo gak boleh pendem semuanya sendiri ya shel"

"del lo gaboleh egois, kasian callie. Secara gak langsung lo berhubungan dengan 2 cewek sekaligus del"

"lo masih prioritas buat gw shel, lo sahabat gw dari kecil shel"

"tapi lo pacar callie"

"gw mau putus sama callie, gw gamau kehilangan lo shel"

"dell?? lo gak boleh egois"

"gw suka, gw sayang sama lo shel" ucapnya lantang dan bergetar

itu perasaan yg selama ini ia pendam, akhirnya dapat mulus terucapkan di depan pujaan hatinya itu



"dell? u sure? callie gmn del? dia cinta banget sama lo"

"lo gak sayang gw shel?"

"gw sayang lo del, sebatas sahabat, meskipun gw juga pernah sesuka itu sama lo"

"kenapa lo gak bilang"

"karena gw rasa lo..."

"ayo kita pacaran" potong adel tegas

"soal callie biar gw yg urus" lanjutnya

"pliss terima gw jadi pacar lo shel"

"gw takut del, kalo kita pacaran malah bikin kita jauh"

ashel meninggalkan adel sendirian di ruangan itu, ia berpamitan dengan oniel dan marsha untuk langsung pulang ke rumahnya menggunakan taxi online









"del gw juga suka sama lo, dan soal aran lo bener del"

"dia cuma nge manfaatin gw, dan disini gw sebagai selingkuhannya"

ashel merenung di kamarnya, ia masih mencerna apa yg di nyatakan oleh adel dan perasaannya selama ini


"aran cuma pelampiasaan gw del, di hati gw tetep lo pemenangnya"

YOUR ADMIERWhere stories live. Discover now