61

39 1 0
                                        


"langsung bawa ke kamar aja del, mommy sama papih udah tidur kok"

"kak sori ya, sumpah gw gatau kalo dia reunian sambil minum-minum gini"

"untung aja lo mau anterin dia, kalo enggak gw gatau dehh malam ini gmn nasibnya"

"tadi ada vano juga"

"mantan ashel?"

"iyaa"

"sumpah, untung lo ikut del"

"kalo enggak dia pasti bakalan ambil kesempatan ini"

"lagian gw jg kalo ashel pergi sama aran, gw gak percaya sama dia del"

"makasih ya del sekali lagi"

"iya kak chika, sama-sama"

"gw jg akan selalu jagain ashel kok, dari cowok yg ga bener"

"tenang ya kak"

adel menenangkan chika yg terlihat sangat khawatir, takut adiknya itu salah pergaulan karena pria yg mendekatinya

karena kebanyakan pria yg mendekatinya hanya obses pada kecantikan adiknya itu


"kak, mending gantiin baju ashel dulu"

"gw balik ya kak, udh jam 2 juga"

"gak nginep aja lo?"

"gw mau langsung ke rumah callie"

"gw anter, sampe depan"

"ayo" lanjut chika

"gausah kak, gw pamit ya"

"yaudah hati-hati ya del"




adel langsung menaiki mobilnya sambil menelpon kekasihnya itu

ia tau callie sedari tadi sudah khawatir pada adell



"udh tidur kali ya" melihat panggilannya hanya berdering

"ehh di angkat" 



"halo sayang"

"hhmmm"

"kamu bete ya? maaf sayang"

"aku baru anterin ashel, ini mau pulang"

"aku pulang ke rumah kamu ya"

"beneran? yaudah sini cepetan mau pelukk" dengan suara khas bangun tidurnya

"yaudah aku jalan ya, nanti kalo udh sampe aku call lagi"

"iya sayang, hati-hati"



Sesampainya di rumah callie ia langsung masuk, karena pintu tidak di kunci

ia melihat callie yg sudah tertidur di ruang tengah dengan tv yg menyala

"astaga nih anak"

"sayang kok pintu gak di kunci?"

"euhhmm? salam kek del, kaget tau" 

"tadi aku suruh bibi biar kamu gak usah ketuk lagi"

"ehh iya maaf maaf, yaudah aku kunci ya"

"ayo pindah ke kamar" karena callie tidur di sofa ruang tamunya

"kamu mandi dulu gih, bau cwek lain tauu"

"ihh enggak lo" ucapnya sambil mengendus jaket dan badannya

"kamu minum juga del?" curiganya mendekat pada adel

"enggak kok, aku cuma minum soda aja"

"beneran?"

"bener sayang"

"Yakali minum yg ada di tampol sama kak indah"

tanpa aba-aba callie mencium bibir adel

adelpun tidak menolak dan malah membalas ciuman itu

"mau lanjut? mandi dulu gih" goda callie

"bau ashel tau" ucapnya sambil memalingkan diri

"masih aja cemburuan"

"yaudah, ayo brg ke kamar nya" lanjutnya 



adel bangkit dan menggendong callie untuk menuju kamar

"cantik banget sih kamu"

"buaya ahh adel inii"

"kamu ngapain aja disana?"

"kan kata kamu jagain ashel kan, cuma itu gada yg lain"

"sumpah disana takut banget, temen kampus ashel sus semua call"

"aku gatau, pikiran aku kacau banget kalo tadi aku gak anter dia aku takut ada hal yg terjadi sama dia. Waktu ada aku aja mereka berani, apalagi gada aku"

"ketambah disana ada mantannya ashel"

"kan apa aku bilang, lagian aran kemana coba. Sampe pacarnya gak di anterin gitu"

"aku gatau deh, gamau ikut campur kalo udh sama aran"




cup

adel mencuri satu ciuman di bibir callie dan langsung lari menuju kamar mandi, untuk melakukan ritual mandinyaa itu

callie yg sedari tadi merenungkan perkataan adel mengenai ashel, karena ia juga tidak bisa egois dengan hubungan adel dan ashel yg sudah dekat lebih dulu

"ahh ngapain gw mikirin ashel, tidur deh masih ngantuk banget ini"

YOUR ADMIERWhere stories live. Discover now