Flashback
"tuh kan ada di rumah lo" yg dibalas senyum riang olehnya
"yaudah gw langsung pulang ya shel"
"tiati del"
aran ternyata sedang mengintip untuk melihat siapa yg datang, dan
tebakannya ternyata benar itu adalah kekasihnya yg di antarkan pulang oleh adel
ia sedari tadi menunggu ashel di rumahnya, karena ashel bilang ia akan pulang sekitar pukul 6 dan itu benar ashel lakukan
tetapi ia tetap tidak suka jika adel yg mengantarkan ashel
"assalamualaikum" ucapnya sambil memasuki rumah dan melihat chika yg ada di ruang tv sedang memainkan ponselnya
"ehh dek, udah pulang kamu tuh aran uring-uringan nungguin dari tadi"
"hai sayang" ucap aran yg di balas pelukan oleh ashel
"kamu aku telponin kok gak di angkat, tadi aku minta jemput tau" balasnya manja
"tuh hpnya di cas abis batre, jadi aku inisiatif langsung ke rumah kamu"
"yaudah, kamu ganti baju dulu gih" lanjut aran
"duh bucin akut nih anak 2" sindir chika saat aran akan mengambil hpnya dan ashel menuju kamarnya
"eh lo mau kemana ran?"
"samperin ashel"
"eh gada ya, lo disini gaboleh berdua"an di kamar" suruh chika saat aran akan menaiki kamar ashel
"chik gw nanya dong, adel sama ashel sedeket apa sih sampe dia bergantung terus sama adel"
"loh kok tiba-tiba nanya begitu ran"
"ya gw pengen tau aja, soalnya apa-apa adel, dikit-dikit adel"
"lo pernah di bandingin sama adel?"
"hhmm enggak sih"
"tanya ashelnya aja sendiri ran, tapi yg gw tau dia emang deket banget dari SMP pas rumah kita masih satu komplek"
"lo deket juga?"
"ya menurut lo aja, dia tiap-tiap ada masalah atau bosen juga nginep disini. Atau gw sama ashel yg nginep di dia"
"ohh gitu ya chik"
"kenapa lo cemburu ran? tapi wajar sih"
"adel cakep, baik, tajir juga"
"kalo dia tiba-tiba nembak gw, tanpa pikir panjang juga gw terima" jelas chika, sambil fokus pada ponselnya
"kok gw bisa kalah ya sama di adel-adel itu, padahal kan cakep, cakepan gw" tanyanya sambil menatap layar ponsel
"enggak kok ran, lo gak kalah cakep sama adel. Tapi ya mungkin prioritasnya aja beda"
aranpun mencerna ucapan chika barusan, meskipun merasa tidak enak tapi bagaimanapun ia tetap ingin bersama ashel
ashel sudah selesai membersihkan dirinya, ia segera menuju ke ruang tv untuk bergabung dengan chika dan aran
"lama amat dek"
"hehe lengket banget aku kak, jadi keramas deh. Aran mana?"
"tuh di ruang makan, galau dia"
ashel menghampiri aran yg memang terlihat sedang bingung
"hei kenapa kamu?"
"enggak apa-apa, ini lagi mikirin besok mau makan apa"
"apaan sih, gajelas"
"kenapa hei? kok dari tadi gak semangat"
"shel aku ini prioritas kamu bukan sih"
"loh kok tiba-tiba nanya gitu" ucap ashel kaget
"enggak shel gajadi"
"kenapa sih kamu, aneh tau"
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Flashback end
"nah jadi seperti itu permirsah, mari kita lanjutkan ke kisah berikutnya"
