Bab 21

190 29 3
                                    

Dita dan adiknya sedang dalam perjalanan ke Taman Kota Seoul, adiknya mengajak dirinya untuk menenangkan pikirannya agar lekas pulih. Dan kebetulan Dita sedang diberikan cuti sampai dia merasa sudah baik untuk kembali kerja.

"Haikal terimakasih sudah mengajak kakak untuk jalan jalan, kakak benar benar bosan di apartemen tanpa melakukan kegiatan apapun" Ucap Dita dengan rasa syukurnya.

"Memang harus seperti itu kak, kakak harus istirahat total agar kejadian itu tidak terjadi lagi. Aku mengajak kakak jalan jalan agar kakak tidak stress dan bisa segera pulih. Kakak tau kan kakak satu satunya kakak yang harus jaga" Kata Haikal dengan tulus.

Dita merasa benar benar bersyukur memiliki adik sepertinya. Tanpa mereka ketahui ada mobil yang mengikuti mereka dan orang-orang itu adalah suruhan Jaehyun untuk selalu mengawasi Dita.

Tapi ada yang aneh ternyata bukan hanya mobil orang orang suruhan Jaehyun saja yang mengikuti mobil itu ada mobil asing yang sangat mencurigakan juga mengikutinya.

Mobil asing itu seperti akan berniat buruk, karena tiba-tiba memepet mobil Dita. Haikal yang hampir kehilangan fokusnya karena mobilnya dipepet secara tiba-tiba.

"Ada apa Haikal? " Tanya Dita khawatir

"Kakak sepertinya ada mobil yang tidak aku kenal tiba-tiba menyerempet mobil kita, dan sepertinya bukan karena tidak sengaja. Karena mobil itu masih berusaha mengikuti kita" Ucap Haikal dengan perasaan takut, karena ini di jalanan yang sepi, tidak banyak kendaraan yang berlalu lalang.

"Jangan panik Haikal, tetap fokus dijalan, kita arahkan mobil kita ke tempat jalan yang ramai" Dita menenangkan adiknya itu walaupun sebenarnya dia juga panik.

Haikal mempercepat laju mobilnya agar mobil asing itu tidak mengikutinya. Dengan usaha nya itu, Haikal melihat kearah spion dan terlihat mobil asing itu tertinggal jauh.

"Kak Dita ku mohon pegangan yang kuat" Pinta Haikal.

Dita mengangguk untuk merespons perkataan adiknya itu, dia sambil terus memohon keselamatan untuk keduanya.

Ketika sampai di perempatan jalan. Tiba tiba dari arah samping mobil mereka ada sebuah truck yang melaju dengan kencang.

BRAKK...

"AKHHHHH...." teriak dua orang didalam mobil itu bersamaan.

Haikal tidak sempat menghindarinya, truck itu menabrak mobil mereka dengan kencang dan membuat mobil mereka terguling beberapa kali.

Orang orang suruhan Jaehyun yang melihat itu segera menghentikan mobilnya dan menolong mereka. Salah satu orang suruhan Jaehyun itu melaporkannya kepada Doyoung selaku asisten pribadi Jaehyun.

"Halo Tuan.... Mobil yang kita ikuti mengalami kecelakaan parah, mobil mereka tertabrak Truck dan sepertinya kecelakaan itu memang direncanakan" Orang suruhan Jaehyun menjelaskankanya kepada Doyoung.

"MWOO.....? Baiklah segera periksa kondisi mereka apakah masih tertolong dan segera hubungi ambulan" Perintah Doyoung dengan panik.

Doyoung menutup telponnya dan segera menyusul mereka ke rumah sakit dimana mereka akan dibawa.
Di dalam mobil Dita yang masih setengah sadar melihat kondisi adiknya yang cukup parah, karena truck itu tadi memang dari arah adiknya berada. Dita terus memanggil manggil adiknya yang pingsan itu.

"Haikal... Bangun... Haikal.. " Rintihan Dita yang berusaha membangunkan adiknya.

Mobil yang terbalik itu menghimpit mereka berdua, Dita berusaha keluar keluar tapi tidak bisa. Dita melihat darah yang terus keluar dari tubuh adiknya semakin panik.

"Ttt....tolong.... Tolong kammm..miii..." Teriak Dita dengan sisa tenaga yang dimilikinya.

Tiba-tiba ada beberapa laki-laki berpakaian hitam berusaha mengeluarkan mereka.

"Bertahanlah aku akan menolong kalian berdua" Ucap salah satu orang itu.

Saat mereka berhasil dikeluarkan dan orang itu mengatakan denyut jantung adiknya masih berdetak, Dita lega akan semua hal itu. Dan tiba-tiba kegelapan menghampiri nya bersamaan dengan rasa pusing yang teramat di kepalanya.

Jangan lupa tekan tanda bintang kalau kalian suka cerita ku

Bukan Pengganti ~ Jaehyun_DitaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang