Ch. 10 | Dilema

3.2K 250 11
                                        

Alvian terdiam cukup lama, dia dilema akan hubungan dengan white. Disatu sisi Al ingin bersama dengan white, namun di sisi lain Al takut jika terus bersama white dia akan merubah dirinya sendiri untuk mengikuti keinginan white yang sangat tidak masuk akal.

" Kamu masih punya waktu untuk memutuskan nya Al, jika kamu tidak bisa aku juga tidak akan memaksa. Tapi aku sangat berharap kamu bersedia mendampingi ku dan menerima kekurangan ku ".

" Apa kamu benar-benar membutuhkan semua ini white? Tidak bisakah kita menjalani hubungan yang normal? ".

" Bagiku ini normal jika masing-masing kita merasa puas Al, aku tau kamu takut tapi percayalah ini tidak seburuk yang kamu bayangkan ".

" Aku butuh waktu ". Alvian keluar dari ruangan dan meninggalkan rumah white. Dia merasa sangat kecewa namun juga bingung karena itu sebuah kelainan seksual bukan perselingkuhan ataupun hal menyakitkan lainnya.

White hanya menghela nafasnya sedih. Dia bisa memahami perasaan Alvian. Namun dia juga sangat menginginkan Alvian menemaninya di ruangan merah miliknya.

Sekilas tentang white, dia menyukai sesuatu yang ekstrim apalagi dalam berhubungan intim. Sejak usianya 20 tahun dia sudah mengencani 15 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan.

Setiap orang yang berkencan dengannya harus menandatangani kontrak dan masa kencan mereka 5 bulan.

White menikmati kelainan seksual nya. Selama ada orang yang mau dia tidak keberatan walaupun tidak didasari dengan cinta. Baru kali ini white merasakan jatuh cinta yang mendalam pada seseorang.

Fantasinya semakin liar membayangkan dirinya dan orang yang dia cintai bermain bersama di ruangan merah miliknya.

____

Satu Minggu kemudian..

Semenjak hari itu Alvian tidak pernah muncul lagi, dia menghilang dan mengabaikan semua panggilan white.

White sudah mencari kemana-mana namun dia tidak bisa menemukan Alvian.

Alvian merasa bingung dan tidak tau harus mengambil keputusan seperti apa untuk hubungan mereka.

Maa.. Kenapa kehidupan Al selalu dipenuhi rintangan? Kapan al bisa bahagia. Seandainya mama masih ada dan menemaniku menikmati pemandangan diatas jembatan ini pasti semua rintangan itu terasa ringan. Al merindukan mama.

Alvian termenung diatas jembatan yang ada didekat tempat pemakaman umum melati. Setelah menemui mamanya di makam Alvian menyempatkan diri memandangi sungai dari atas jembatan.

" Sepertinya menyenangkan kalau kita melompat ". Ujar seseorang yang tiba-tiba muncul dan berdiri disebelah Alvian dengan wajah sumringah.

 Ujar seseorang yang tiba-tiba muncul dan berdiri disebelah Alvian dengan wajah sumringah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Alvian menoleh dan memandangi wajah orang yang selalu muncul disaat dia terpuruk.

Wajah ini terasa sangat menenangkan. Sama seperti beberapa tahun lalu disaat aku ingin mengakhiri hidupku dijembatan ini.

" Jangan memandangi ku seperti itu, aku bukan white kekasihmu ". Ujar black santai walaupun sebenarnya hatinya sakit.

" Aku tau itu kamu black. Tidak usah menjelaskan nya ".

Black merogoh saku celananya dan mengeluarkan permen.

" Ini.. "

Alvian memandangi black dan permen itu secara bergantian.

" Tenang saja, aku tidak akan memelet mu ". Ujar black santai membuat Alvian tertawa.

" Pfftt.. hahahaa... " Tawanya lepas membuat matanya menyipit.

Black juga ikut tertawa karena merasa bahagia melihat Alvian tertawa.

" Ternyata selera humor mu bagus juga black ".

" Eh tunggu-tunggu... ". Black mengambil permen dari tangan Alvian. Sontak Alvian kesal dan mengerucutkan bibirnya.

" Aakk... ". Black mengisyaratkan Alvian membuka mulutnya setelah membuka bungkus permen. Alvian tersenyum lebar dan membuka mulutnya.

Permen itu pun masuk kedalam mulutnya. Black tersenyum dan mengusap pucuk kepala Alvian.

Mereka menikmati angin dan pemandangan diatas jembatan sambil mengemut permen rasa coklat. Sesekali Alvian memandangi black sedangkan black tersipu dan mencoba menutupi rasa gugupnya. Untuk pertama kalinya Alvian bersikap manis padanya.

 Untuk pertama kalinya Alvian bersikap manis padanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Guys jangan lupa tab vote sama komen ya☺️

Apa kabarnya kalian phinong hmm?

Baby by me [BL]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang