Ch.2 | Ciuman lagi

6.1K 321 10
                                        

20 Tahun Kemudian..

Seorang pria tampan bertubuh tinggi dengan garis wajah yang tegas sedang mondar-mandir didepan lemari pakaian. Black bingung harus mengenakan baju seperti apa untuk menemui orang yang sudah lama dia rindukan.

Setelah memutuskan baju yang akan black pakai. Dia pun keluar dan menemui white yang sedang membaca buku di perpustakaan pribadi milik mereka.

" Mobilku sedang diperbaiki, aku buru-buru " Ujarnya.

White yang tengah asik membaca pun menoleh. " Kau menyemprotkan parfum berapa botol? Seisi rumah menjadi harum menyengat ".

" Cepat! Aku buru-buru "

Tok..tok...

" Buka dulu pintunya, aku ambil kunci mobil di kamar " ujarnya sembari meletakkan buku.

Black pun membuka pintu tergesa-gesa.

Disaat pintu terbuka black tak berkedip melihat sosok pria yang berdiri didepan pintu membawa paper bag putih.

" Hai.. " Pria itu tersenyum tipis.

" Ke-kenapa kamu sudah disini? " Black terbata-bata dan nervous melihat orang yang akan dia jemput di bandara sudah berdiri didepannya. Benar-benar sebuah kejutan yang mendebarkan hatinya.

" Alvian..." White yang baru keluar dari kamar pun ikut terkejut melihat Alvian. Sontak dia langsung tersenyum lebar membuat Alvian membalasnya dengan senyuman manis.

" Kapan kamu kembali? "

Alvian mengerutkan keningnya. " Kapan? Apa dia berpura-pura lupa? ".

" Ayo duduk dulu, aku benar-benar merindukanmu. Kamu tumbuh dengan baik " white menarik lengan Alvian dan membawanya ke ruang tamu.

" Aku senang bertemu denganmu white "

" Ck.. seharusnya kamu menyapaku bukan dia bara "

" Kenapa aku harus melakukannya? " Bingung Alvian.

" Karna kau harus melakukan itu. Kau milikku! " Black menekankan setiap ucapannya membuat Alvian bingung.

" Jangan menghiraukannya, dia memang suka bercanda " white mencoba membuat Alvian nyaman.

Sedangkan black menggeleng dipojok ruangan. Dia tak menyangka untuk kedua kalinya Alvian tidak mengenalinya. Selama mereka berpisah, black berusaha mencari sosial media Alvian dan mengajaknya berkomunikasi. Tiga tahun mereka habiskan waktu bersama secara virtual.

" White aku harus pergi, nenek sudah menunggu dirumah "

" Baiklah, lain kali kita bertemu dan menghabiskan waktu lebih lama " Senyuman yang begitu menawan dan menarik membuat Alvian tak bosan.

Setelah Alvian pergi black mulai melakukan perhitungan.

" Aku tidak suka kebohongan mu! Hentikan sebelum bara menderita! "

" Black! Sepertinya aku harus kembali bersamanya. Setelah melihatnya aku mulai tertarik "

Black mengernyitkan keningnya nafasnya mulai memburu. " Berani sekali otakmu berpikir seperti itu. Dia milikku! Kau sudah memberikannya padaku tiga tahun yang lalu ".

" Aku tidak bisa black. Jernihkan pikiranmu dan lupakan Al, dia hanya menyukaiku dalam hidupnya hanya ada aku walaupun tiga tahun ini kamu menemaninya secara virtual "

Black menarik kerah baju white. " Dasar bajingan! Aku akan membunuhmu... "

" HENTIKAN! Apa yang kalian lakukan? Kalian bukan anak kecil lagi, lepaskan black! " Victor menarik tangan black dan memisahkan kedua putranya.

Baby by me [BL]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang