Pt. 17

875 56 1
                                        

Joshua terbangun dari tidurnya yang lelap. Dia melihat ke tempat kosong disampingnya dan tidak mendapati Seungcheol ada disana. Terdengar suara shower yang menandakan sang suami ada di dalam kamar mandi.

Joshua memijat tengkuknya yang sangat pegal. Dia tidak meyangka Seungcheol benar-benar brutal. Padalhal ia sudah meminta pria itu untuk melakuknnya pelan-pelan. Memang semua dominan tidak bisa dipercaya.

Ingatan Joshua mengenai semalam masih terlintas di pikirannya.

"Astaga apa yang sedang kupikirkan" ucap Joshua menghalau pikiran kotornya.

"Kau sudah bangun sayang?" tanya Seungcheol yang barusaja keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk.

"Hm" Joshua hanya bergumam sebagai respon.

"Tidak mandi?" tanya Seungcheol.

"Iya aku akan mandi, tapi rasanya masih sangat lengket saat aku bergerak" jawab Joshua dengan raut wajah tak nyaman.

"Perlu bantuan?"

"Huh?" Joshua mengernyit atas tawaran Seungcheol.

Seungcheol pun mendekat kearah Joshua lalu menggendong bridal suaminya itu dan membawanya ke kamar mandi.

"Seungcheol-ah apa yang kau lakukan? Turunkan aku. Aku bisa berjalan sendiri" ucap Joshua sambil memeluk Seungcheol dengan erat.

"Minta diturunkan tapi memeluk erat" kata Seungcheol yang merupakan sindiran.

"Itu karena aku takut jatuh" cicit Joshua.

Seungcheol hanya tersenyum "Kau bisa berdiri kan sayang?" tanyanya ketika akan menurunkan Joshua dibawah shower.

Joshua mengangguk "Tapi pegang aku dulu. Jangan langsung pergi"

"Iya" jawab Seungcheol dengan lembut lalu menurunkan Joshua dengan perlahan.

Tangan Seungcheol digenggam erat oleh Joshua sebelum akhirnya dia melepaskannya ketika sudah yakin dirinya bisa berdiri sendiri.

"Sekarang kau bisa keluar" ucap Joshua.

"Aku kira kita akan mandi bersama" ucap Seungcheol dengan nada menggoda.

"Kau kan sudah mandi, lagipula aku tidak percaya kata-katamu"

Seungcheol mengernyit "Kenapa begitu?"

"Aku tidak yakin kau hanya sekedar ingin mandi bersama" jawab Joshua yang membuat Seungcheol berdecih. Apakah sejelas itu?

"Baiklah... Aku akan keluar dan menyiapkan sarapan" Seungcheol pun keluar dari kamar mandi dan segera merapikan penampilannya untuk ke kantor lalu menyiapkan sarapan.

Beberapa menit berlalu, Seungcheol telah selesai menyiapkan sarapan, bersamaan dengan Joshua yang menghampirinya.

"Maaf tidak bisa menyiapkan sarapan untukmu" ucap Joshua.

"Apa yang kau bicarakan sayang, kita kan harus bekerja sama. Sekarang duduk dan makanlah" Seungcheol lantas menarik sebuah kursi untuk Joshua.

Joshua pun duduk lalu memakan masakan Seungcheol "Hm... Ini enak"

"Syukurlah jika kau suka" ucap Seungcheol lalu ikut sarapan.

Setelah sarapan, Joshua membersihkan meja makan sementara Seungcheol memepersiapkan dirinya untuk pergi berangkat bekerja.

"Apa yang akan kau lakukan hari ini sayang?" tanya Seungcheol ketika Joshua telah selesai membersihkan meja makan.

 "Mungkin aku akan ke tetangga baru kita" jawab Joshua lalu berjalan ke arah Seungcheol untuk membantu suaminya memakai dasi.

Submissive | CHEOLSOOTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang