Happy Reading.
Keesokan harinya.
Setelah tidur untuk waktu yang lama, akhirnya Samuel terbangun sekitar jam delapan keesokan harinya.
Samuel yang kembali ke bentuk manusia merenggangkan tubuhnya yang penuh energi, lalu duduk linglung selama beberapa menit.
Tes ke 4 dan terakhir hari ini akan dimulai jam sepuluh, masih ada satu jam lagi.
Dan lagi...... Ruang jiwanya akhirnya terbuka!!
Artinya kesembuhannya sudah 50%!
Bebeberapa hari yang lalu dia pernah berlatih dengan saudara dan sepupunya, saat itu dia seimbang dengan mereka, jadi sekarang dia pasti bisa mengalahkan mereka!
Tapi kabar buruknya, dia membutuhkan semakin banyak batu energi untuk memulihkan diri, dan batu energi tingkat rendah tidak akan terlalu berguna lagi kecuali digunakan dalam jumlah banyak, itupun hanya meningkatkan sedikit kekuatannya.
Dengan malas, Samuel beranjak dari tempat tidur, mengambil handuk dan menguap sambil berjalan ke kamar mandi.
Beberapa saat kemudian, Samuel keluar dari kamar mandi dengan tubuh yang dibaluti seragam akademi, yang berbeda hanya warna kancingnya yang berwarna putih.
Mungkin untuk menunjukkan kalau seragam ini bukan seragam yang dia pakai sebelumnya.
Karena kebiasaan, Samuel memeriksa gelangnya dulu sebelum keluar, dan dia melihat pemberitahuan 99+ panggilan tak terjawab dari keluarganya, dan satu pemberitahuan politik yang secara otomatis Samuel abaikan.
Samuel dengan perasaan bersalah menelpon abang keduanya, Aaron.
Karena yang lain saat ini kemungkinan besar sedang sibuk.
Walaupun Aaron juga sibuk, dan tentunya ponsel Aaron pasti berada ditangan asistennya jika sedang syuting.
Disisi Aaron, seperti tebakan Samuel, dia sedang syuting.
Tapi saat mendengar bunyi ponsel dengan nada khusus yang berada di asistennya, Aaron segera berjalan untuk menjawab panggilan dari adik kecilnya dan bertanya dengan cemas, membuat yang lain terkejut dengan tingkahnya.
Mereka yakin dia hanya mempunyai emosi saat berakting! Tapi saat ini.....
"Sayang kamu baik-baik saja kan? Semalam baby tidak mengabari apapun, apa terjadi sesuatu? Atau ada yang menindas mu?"
Segera setelah panggilan tersambung Samuel mendengar suara khawatir dari abangnya, membuat sudut mulutnya tanpa sadar terangkat.
"Tidak terjadi apa-apa abang, El semalam ketiduran, jadi tidak melihat panggilan kalian, maaf membuat kalian khawatir" Kata Samuel menjelaskan dan dia mendengar helaan nafas lega dari abangnya.
"Baiklah, kalau begitu baby sarapan dulu, jangan sampai melewatkannya, tes akan dimulai satu jam lagi, ingatlah untuk menjaga diri."
"Baik abang."
"Dan hajar saja orang yang mengganggu mu, tidak perlu takut dengan status mereka, kami akan mengurusnya."
"..... Ya."
"Anak baik."
.
Setelah mengakhiri panggilan, Samuel berjalan keluar menuju kafetaria.
Saat tiba disana dia melihat Akio yang sedang berusan dengan dua siswi baru.
Masalahnya tidak jauh berbeda dengan pertemuan dia dan Rebecca kemarin.
KAMU SEDANG MEMBACA
Samuel [END]
FantasiSamuel, seorang kutivator iblis, lebih tepatnya iblis rubah yang akan menghadapi petir surgawi untuk menerobos ke tahapan selanjutnya. Namun sungguh disayangkan, Samuel harus tewas akibat kecerobohannya. Tetapi ini adalah awal dari kehidupan barun...
![Samuel [END]](https://img.wattpad.com/cover/358515793-64-k871439.jpg)