Satu minggu berlalu dengan tenang sejak Samuel dan Darius bermain di bintang Veloura.
Saat ini keduanya kembali ke ibu kota Kekaisaran.
Beberapa hari yang lalu mereka berdua juga mengadakan pertemuan keluarga antara kedua belah pihak untuk membahas tentang pernikahan mereka yang akan segera diadakan.
Selain itu, Kekaisaran kini telah mengangkat kaisar baru, setelah serangkaian tes dan pengecekan kecocokan genetik, institut Penelitian akhirnya mendapatkan seorang pangeran yang ternyata memiliki gen keluarga Kekaisaran.
Setelah diselidiki, pangeran tersebut ternyata pangeran yang katanya terbunuh saat dia lahir.
Tetapi, setelah kasusnya terkuak, ternyata ia sengaja 'dihilangkan' oleh Kaisar sebelumnya supaya tidak ada pengganti yang akan menggantikannya.
Tetapi pengasuh yang dipekerjakan untuk menghilangkan anak itu dan membiarkannya mati diluar tidak tega, jadi pengasuh itu diam-diam membuang pangeran kecil itu di planet kecil yang tidak diperhatikan oleh Kaisar.
Berkatnya, pangeran kecil itu tumbuh dewasa dalam keadaan sehat dan menjadi pemimpin organisasi para siswa di Akademi Arcadia.
Dua hari yang lalu, para pendiri Kekaisaran pergi ke akademi Arcadia, setelah serangkaian bujukan, akhirnya mereka berhasil mengangkat kaisar baru, yaitu Akio.
Hari ini, pengangkatan kaisar secara formal terjadi di alun-alun istana, disaksikan para penduduk Interstellar baik secara langsung maupun lewat media lain.
Samuel dan Darius sebagai penduduk penting di Kekaisaran juga mendapatkan undangan.
Jadi, pagi-pagi sekali, mereka bersiap untuk berangkat ke istana.
Di acara yang sakral ini, Darius mengenakan seragam militernya. Medali dan tanda penghargaan bergantung rapi di dada kiri dan kanan, berkilauan memantulkan cahaya. Potongan pakaiannya kaku dan pas, memberi kesan tegas, berwibawa, dan tak tergoyahkan.
Sedangkan Samuel, Kekaisaran secara khusus mengirimkan seragam resmi yang dirancang hanya untuknya, yaitu setelan putih bersih dengan potongan ramping dan elegan.
Seragam itu memiliki garis-garis emas halus yang membingkai bahu hingga dada, menciptakan kesan anggun namun tetap formal. Kancing-kancing berbentuk oval kecil berwarna emas tertata rapi di bagian depan, sementara lambang Kekaisaran tersemat di dada kiri, berkilau lembut dalam cahaya.
Di sebelah lambang itu, terdapat sebuah pin kecil berbentuk rubah emas yang melambangkan identitas Samuel. Kerah pakaiannya tinggi dan lengan panjangnya dilapisi bordiran kemasan, menyatu harmonis dengan sosoknya.
Sebuah sabuk putih polos melingkari pinggangnya, mempertegas siluet tubuhnya yang ramping yang membuat siapapun tak bisa berpaling darinya.
"Aku tidak menyangka kalau bang Akio seorang pangeran, ini sangat mengejutkan, bagaimana reaksi Gavriel saat mengetahuinya?"
Samuel berjongkok untuk mengikat tali sepatu.
Darius, yang sedang memeriksa sistem jet tempurnya untuk memastikan segalanya aman, menjawab dengan santai.
"Anak itu bereaksi terlalu berlebihan, dia masih meneror Kaisar Akio untuk meminta penjelasan."
Usai mengecek, Darius melangkah mendekat dan merangkul pinggang Samuel seperti biasa lalu membawanya masuk ke jet tempur.
"Padahal karakternya sangat mirip dengan mu saat kami pertama kali bertemu, tapi aku tidak menyangka kalau karakternya yang sebenarnya seperti itu."
"Hm, kami tidak sama sama sekali." Darius menyangkal tanpa berpikir, dan nada bicaranya membuat Samuel terkekeh geli.
KAMU SEDANG MEMBACA
Samuel [END]
FantasiSamuel, seorang kutivator iblis, lebih tepatnya iblis rubah yang akan menghadapi petir surgawi untuk menerobos ke tahapan selanjutnya. Namun sungguh disayangkan, Samuel harus tewas akibat kecerobohannya. Tetapi ini adalah awal dari kehidupan barun...
![Samuel [END]](https://img.wattpad.com/cover/358515793-64-k871439.jpg)