"Tuan, beberapa legiun telah mengepung kita, hal ini menunjukkan bahwa Samuel telah disembuhkan. Menurut perkiraan ku, Marsekal Darius akan tiba besok, apa kita perlu mengubah rencana kita?" Izune bertanya dengan nada rendah ke pria yang sedang merendam dirinya dengan cairan hitam lengket dengan sebuah tengkorak manusia ditangannya.
Gadis itu berwajah lembut, sosoknya akan dianggap manusia normal jika ia tidak mempunyai pembuluh darah yang menutupi tubuhnya serta pupil mata putih tanpa hitam.
"Tidak mungkin, penawar racunnya telah dimusnahkan semua, kecuali yang berada ditanganku. Lagipula, apapun yang terjadi kita harus membunuhnya disini. Selain itu, kita telah menyerap banyak jiwa, belum tentu siapa yang akan kalah. Bahkan jika kita kalah, mereka juga tidak akan hidup."
Katsuro tersenyum licik, sebuah bunga kecil muncul ditangannya dari udara tipis, dan dia langsung membakarnya hingga menjadi abu.
"Karena mereka sangat sombong, tidak perlu lagi menyimpan bunga ini."
"Izune, kau terlalu pengecut, tuan benar, kita belum tentu kalah, dengan kekuatan kita sekarang, membunuh mereka hanya akan menghabiskan beberapa tenaga ekstra. Sepertinya Kekaisaran tidak terlalu menghargai Samuel, itulah mengapa mereka tidak melakukan sesuatu sesuai dengan kesepakatan yang telah kita tentukan."
Elira yang datang entah kapan melilit pelan tubuh Izune dengan ekor ularnya, lidahnya yang bercabang terulur keluar, mengeluarkan desisan lembut sambil menjilat pipi Izune.
"Bagaimana kondisi Karg dan Lixa?"
"Tuan, mereka masih menyerap jiwa-jiwa, Karg akan selesai sekitar satu jam."
"Setelah Karg selesai, suruh dia memimpin eksperimen 03, 04 dan 05 untuk mengatasi para penyusup. Kita akan mengatasi mereka terlebih dahulu, tetapi jangan buang tenaga kalian dengan sia-sia."
"Ya tuan."
.
.
Bintang L7 mempunyai langit abu-abu dengan polusi yang berat dan setiap 2 jam sekali akan turun hujan hitam aneh dengan sifat perusak yang berat.
Permukaannya dilapisi reruntuhan dari berbagai bangunan-bangunan yang sudah tua dan penuh kabel serta karat, tampak seperti tulang-tulang yang membusuk, apalagi setelah dihujani dengan air hujan dibintang ini.
Binatang mutan hampir memenuhi seisi bintang, mereka berkeliling seperti para penjaga dengan bangunan hitam aneh sebagai pusatnya.
BOOMM!!
Suara ledakan dahsyat muncul disisi utara, ledakan itu menambah polusi diudara, hujan bahkan turun lebih awal.
Binatang mutan segera mengalihkan perhatiannya kesana, beberapa bahkan telah pergi menuju ke tempat ledakan berada.
Disisi utara, puluhan jet tempur serta mecha keluar dari pusat ledakan, senjata-senjata di jet tempur dan mecha di tembakkan ke dalam debu dan asap, meleset cepat ke sosok bulat tak beraturan yang berada disana.
"Hehe... Makan... Makan semuanya..."
Monster aneh, dengan puluhan kepala, baik kepala manusia ataupun kepala binatang mutan juga bercampur daging busuk memasukkan segala sesuatu di sekitarnya kedalam mulut kepala-kepala ditubuhnya.
Salah-satu tangan monster itu masih memegang sebuah kaki manusia yang masih meneteskan darah, memasukkan kaki tersebut secara acak kedalam salah-satu mulutnya dan mengunyahnya kuat-kuat yang menimbulkan suara berderak aneh yang menakutkan.
Monster itu berjalan dengan tangannya yang sangat panjang, tetapi gerakannya sangat cepat dan fleksibel, bahkan bisa menandingi pergerakan mecha tingkat S.
Sekitar 15 pasang mata bergerak-gerak cepat ditubuh monster itu setelah itu berhenti dan menatap kesatu arah dengan tajam.
Swussss.....
KAMU SEDANG MEMBACA
Samuel [END]
FantasiSamuel, seorang kutivator iblis, lebih tepatnya iblis rubah yang akan menghadapi petir surgawi untuk menerobos ke tahapan selanjutnya. Namun sungguh disayangkan, Samuel harus tewas akibat kecerobohannya. Tetapi ini adalah awal dari kehidupan barun...
![Samuel [END]](https://img.wattpad.com/cover/358515793-64-k871439.jpg)