Chapter 46

1.7K 200 37
                                        

Kembali ke Marsha yang saat ini sedang menangis di kamarnya karena  kesal dengan Daddy nya yang memarahinya. Dia juga berfikir apakah yang dia lakukan amat salah sehingga membuat Daddynya sangat marah, pasalnya ini kali pertama dia melihat Daddynya semaraha itu bahkan menggunakan nada tinggi. Pasalnya selama ini jika dia membuat kesalahan Daddy nya tidak pernah memarahinya dengan menggunakan nada yang tinggi

Ceklek

"Mommy masuk yah sayang.."ujar Mommy marsha membuka pintu

"Hiks...kalo Mommy cuma mau marah-marahin aku kaya Daddy mendingan gak usah masuk"ujar Marsha ketus namum masih menangis

Mendengar perkataan Marsha, Mommynya hanya tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Memang inilah salah satu dari efek yang terlalu memanjakan anak, mereka cenderung susah untuk mengontrol emosinya karena mereka selalu berpikir apapun yang mereka inginkan akan dituruti oleh orang tuanya bagaimana pun caranya. Serta mereka tidak takut untuk melakukan kesalahan karena selalu mendapat pembelaan dari orang tuanya. Dan buruknya sampai mereka sudah bukan anak-anak lagi pun akan selalu bersikap seperti itu.

"Mommy cuma mau ngobrol sama anak cengeng mommy ini doang kok"ujar Mommy Marsha menggoda

"Ihhh aku gak cengeng...hiks...mommy"rengek marsha

"Gak cengeng masa nangiss..."ujar sang Mommy

"Aku cuma sedih doang bukan cengeng"ujar Marsha menghapus air matanya

"Sekarang Mommy tanya, kamu sedih karena Kenzee atau karena pertama dimarahin Daddy pake nada tinggi?"tanya sang Mommy

Mendenger pertanyaan dari Mommynya, Marsha pun terdiam dan berfikir sebenarnya apa yang membuatnya sampai menangis. Jika jawabannya karena Zee dia rasa tidak karena dia sudah biasa diabaikan oleh Zee dan hal itu tidak membuatnya sampai menangis, lalu saat Zee terang-terangan mengumumkan hubungannya dengan Chika dia memang merasa sakit hati dan kesal namun tidak sampai menangis. Berarti sudah jelas dia menangis karena dimarahi Daddy nya dengan nada tinggi, karena rasa sakit dan takutnya berkali-kali lipat lebih sakit dibanding mengetahui Zee sudah memiliki pasangan sehingga air matanya tidak tertahankan untuk jatuh.

"I don't know Mom....but i think because Daddy"lirih Marsha

"Itu yang dinamakan CINTA....., rasanya seperti itu ketika kita mendapat perlakuan yang tidak kita suka oleh orang yang kita cinta"ujar Mommy marsha sambil tersenyum

"Jadi, maksud Mommy apa yang aku rasain ke Daddy itu cinta. Lalu perasaan aku ke kak Zee apa namanya?"ujar Marsha

"Yes of course baby.....Karena cinta pertama anak perempuan itu ayahnya, mungkin kata-kata ini gak selalu benar karena banyak juga anak diluar sana justru merasakan hal yang sebaliknya. Yaitu ayahnya bukan cinta pertamanya melainkan patah hati pertamanya.....Maka dari itu kamu salah satu anak yang beruntung karena bisa dicintai begitu hebat oleh Daddy.....kamu tau sendiri kan Daddy selalu menurutin semua permintaan kamu, bahkan untuk soal kamu yang minta didekatkan dengan Kenzee.......tapi menurut Mommy perasaan kamu ke Kenzee itu bukan cinta melainkan obsesi, karena kamu hanya ingin bagaimanapun caranya Kenzee harus jadi milik kamu......Jika kamu tidak akan memaksakan hal itu yang kamu pikirkan adalah kebahagiaan orang yang kamu sayangi itu, walaupun tidak dengan kamu "ujar Mommy Marsha lembut

"Hiks....Hiks....jadi aku salah yah mom suka sama kak Zee"ujar Marsha menangis masuk ke pelukan Mommynya

"No....gak ada yang salah dengan itu, cuma kamu harus mengerti bahwa perasaan itu tidak bisa dipaksakan , kita gak bisa maksa gitu aja orang lain untuk suka sama kita, harus dari hatinya sendiri. Karena perasaan yang dipaksakan itu akan menimbulkan rasa sakit nantinya.....Mommy bicara seperti ini bukan karena Mommy gak dukung keinginan kamu, tapi karena Mommy tau sekarang anak Mommy yang paling cantik ini sudah besar harus mengerti itu semua agar nantinya tidak salah langkah untuk masa depannya......Maaf yah sayang Mommy baru sadar mungkin selama ini didikan Mommy sama Daddy salah dalam mengajarkan kamu karena terlalu memanjakan kamu sehingga saat kamu terjun sendiri kedunia luar belum benar-benar siap....maafin Mommy yah sayang jadi buat kamu sedih sekarang karena Mommy dan Daddy belum benar-benar paham menjadi orang tua yang baik seperti apa...."Ujar Mommy Marsha dengan tulus dengan air mata yang tiba-tiba keluar begitu saja

RAPSODITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang