Rin dan (Name) kini resmi menjadi sepasang kekasih. Ini kali kedua Rin menjalin kasih dengan wanita, dan juga merupakan pengalaman pertama bagi (Name). Bisa dikatakan Rin adalah pacar pertama untuk (Name), sekaligus cinta pertama bagi (Name).
Pasangan yang baru di mabuk asmara ini tak henti-hentinya mengumbar kemesraan mereka. Di hari libur Rin kali ini, laki-laki itu menghabiskan waktunya dengan menuntut untuk di manjakan oleh kekasih barunya. Seperti saat ini, ketika (Name) sedang mempersiapkan untuk membuatkan sarapan, justru Rin tiba-tiba saja mendekap tubuh (Name) dari belakang, kedua tangannya melingkari pinggang ramping (Name) seakan tak ingin ia lepaskan, wajahnya bertumpu pada bahu sang kekasih, sesekali bibirnya menyerang ceruk leher gadis itu.
"Rin-san.. Kalau kau memelukku seperti ini, aku jadi susah bergerak.."
"Kita kan sudah resmi berpacaran, jadi tolong tidak usah memanggil namaku dengan formal. Ayo katakan dengan menyebut 'Rin Sayang'."
Wajah (Name) tiba-tiba memanas. Pipinya bersemu merah. Walau hanya sebuah panggilan mesra, entah kenapa (Name) menjadi malu, dan gugup di hadapan Rin.
"T-tidak, ah.. M-malu.."
"Malu kenapa? Semalaman kau mendesahkan namaku tidak malu?"
(Name) menghentikan aktivitas memasaknya, lalu menghadap Rin dengan wajah yang memerah sempurna setelah Rin berhasil menggodanya.
"T-tolong jangan di bahas! I-itu.. M-memalukan tau.."
Setelah mengatakan itu, (Name) menundukan wajahnya. Ia tak kuat lama-lama melihat wajah Rin yang membuat jantungnya saat ini tengah berdebar kencang.
Rin yang melihat wajah malu-malu (Name) justru semakin gemas dengannya. Menurut Rin itu lah sisi imut kekasihnya.
Rin lalu mengapit dagu sang kekasih, menariknya menghadap keatas dan mencium bibirnya.
"Jangan pernah kau memperlihatkan wajahmu seperti tadi di depan orang lain, aku tak ingin ada seorang pun yang melihat wajah imut kekasihku ini."
Di bilang imut oleh Rin, tentu saja membuat (Name) kembali tersipu malu. Rin yang selama ini (Name) kenal adalah pria ketus dengan wajah datar, rupanya bisa menaklukan hati seorang gadis. Bahkan mulutnya yang sering mengumpat itu nyatanya bisa mengatakan ucapan manis hingga membuat hati (Name) luluh di buatnya.
Bahkan (Name) tak pernah memikirkan jika dirinya akan jatuh hati pada Rin, yang dimana di awal pertemuan mereka tidak berjalan baik, hingga pada akhirnya mereka saling mengungkapkan isi hati masing-masing sampai berakhir menjalin hubungan romantis.
Tapi (Name) menyadari satu hal. Ia tak yakin jika hubungannya dengan Rin akan di terima oleh semua orang. Melihat Rin yang merupakan seorang bintang sepak bola baru yang tengah di bicarakan oleh banyak orang.
Bukan karena Rin adalah adik dari si Genius Itoshi Sae, melainkan selama Rin bergabung dengan grup asuhan Loki, Rin terlihat lebih menonjol berkat kontribusinya mencetak gol terbanyak di timnya. Bahkan membuat Shidou merasa cemburu karena Rin lebih populer di banding dirinya yang mencetak gol terbanyak kedua setelah Rin.
Banyak orang mulai menyorot Rin, di setiap pertandingan semua orang meneriaki nama Rin untuk mendukungnya. Di tambah wajahnya yang tampan, Rin juga memiliki banyak penggemar wanita. Mirip seperti karir sang Kakak dan bahkan di puja oleh penggemar wanita. Rin adalah rookie yang tengah populer dikalangan penggemar sepak bola.
(Name) menyadari jika saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk menjalin hubungan dengan bintang papan atas seperti Rin. Itulah yang membuatnya tak yakin hubungannya akan bertahan lama dengan Rin, mengingat tingkat popularitasnya yang semakin naik.
KAMU SEDANG MEMBACA
HEALER
RomanceHati yang pernah hancur... bisa menemukan cahaya baru ketika seseorang datang untuk menyembuhkannya. 💫 Romance | Itoshi Rin x Female Reader Sequel of "AFFAIR" Characters belong to Muneyuki Kaneshiro & Yusuke Nomura - Blue Lock.
