17.00
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 5, cuaca yang tak sepanas tadi dan kini angin sepoi sepoi mulai tertiup menyinggahi mereka.
"Dah, gas ke lapangan" Frince berjalan mendahului kelima pemuda yang masih bersiap mengganti pakaian mereka dengan jersey kepemilikan sekolah mereka.
Merasa tak enak hanya menunggu teman-temannya berganti pakaian, skylar akhirnya mengikuti frince memasuki lapangan dengan jersey pink hitam miliknya, sedikit memalukan namun skylar mengacuhkan pikirannya.
Sangat canggung mereka berdua, bahkan sekedar menatap satu sama lain mental mereka ciut. Untungnya pasangan kirk dan kingkong dengan cepat memasuki lapangan sehingga skylar memilih untuk berdekatan dengan kirk.
Kini mereka membentuk bulat, nampak sekali jersey pink hitam itu di kelilingi dengan jersey orange hitam. Pikiran skylar kemana-mana menahan rasa malu yang ada, jika tadi skylar bisa menahan malunya, sekarang mungkin tidak karena mereka ber-enam sedang ditontoni oleh banyak wanita yang ternyata wanita-wanita itu memang gemar menggoda anak basket di sekitaran sana.
"Diemin aja ya ler, emang gatel itu. Kita pemanasan aja dulu" Ujar brusko yang sadar melihat gerak gerik skylar yang kerap menunduk.
"Gua ga malu anying" Bohong skylar kemudian mengangkat kepalanya.
Lari bolak-balik, latihan plyometric, gerakan cepat seperti zig-zag/hop/jump, dan pemanasan otot inti seperti plank/squat/lunges adalah pemanasan yang mereka pakai, mereka hampir menghabiskan waktu sekitar 20 menit hanya untuk melakukan pemanasan.
Ternyata skylar tidak terlalu memalukan, disaat ketiga temannya yaitu kirk, kelra dan juga brusko kewalahan dan mengharuskan pergi beristirahat. Skylar malah masih on-point dan bersemangat.
Tak sedikit wanita yang mengenal skylar disana, para wanita itu berjerit memanggil nama skylar untuk kesekian kalinya, namun usaha para wanita tak kunjung di gubris oleh skylar yang kini mulai bertanya kepada frince dan kingkong seputaran basket, maklum saja skylar baru memasuki dunia perbasketan.
Entah bagaimana caranya, skylar kian akrab dengan teman teman brusko sejak bertemu dua jam yang lalu. Dari saat pemanasan skylar banyak bertanya pada kirk, kingkong dan frince, tak sedikit kesalahan yang dilakukan skylar membuat mereka berujung tertawa satu sama lain.
Setelah perbincangan yang cukup panjang, ketiga pemuda yang tidak lain dan tidak bukan adalah kirk, kelra dan brusko, akhirnya memasuki lapangan dengan perasaan yang lega dan bugar terntunya.
"Kayak yang gua bilang tadi, kita latihan give and go" Frince mulai mengambil 3 bola basket dari tas ransel olahraganya yang cukup besar.
"2 2 aja ya, lagian frince bawa 3 bola" Ujar brusko menunjuk 3 bola yang dibawa frince, perlahan tangannya merangkul pundak kelra di sampingnya.
"Loh kenapa ga 3 3 aja?" Tanya skylar menatap brusko dengan penuh tanda tanya.
"Kirk sama kingkong ga akan pisah tim pastinya, lu kalau mau jadi nyamuk mereka mah yaudah. Biar gua betiga ama brusko frince" Kelra memberi ulasan sembari menatap remeh pasangan double K rantauan itu.
"Hehe gausah deh" Skylar tersenyum memamerkan giginya dan menggaruk tengkuk lehernya sebagai tambahan gerakan.
"Brusko sama kelra aja tuh, biar lu ama frince aja sky" Kirk melihat kedua pemuda tersebut yang kini saling tatap, Skylar hanya mengiyakan ucapan kirk tentunya, lagian perasaan canggung antarkeduanya juga kian memudar tiap waktu.
"Gua ama kirk tim 1 pokoknya" Kingkong dengan sigapnya menarik tangan kirk untuk mengambil tempat.
"Gua tim duaa" Kelra dan brusko melakukan peace, ya, peace ✌️
KAMU SEDANG MEMBACA
Rival ! (Aeron x Skylar)
Fiksi PenggemarKetika dua berandalan yang mulai jatuh hati satu sama lain, from enemy to lovers. Itulah yang mereka rasakan, sudah berkali kali genk mereka bertengkar, bertaruhan bahkan mengancam satu sama lain. Namun, di sela sela pertengkaran mereka, ada salah s...
