Chapter 19 /// Sweet Friendship

1.3K 112 15
                                        

"Ga capek kamu masuk BK terus? sebenarnya tujuan kamu sekolah apasih skylar, Ibu aja capek liat kamu terus"  Ucap ibu nevinne menggelengkan kepalanya.

Skylar yang di ajak bicara oleh bu nevinne hanya menundukkan kepalanya tanpa berani membalas satu patah kata pun.

"Sudah, masuk ke kelas kamu skylar. Mau dikasih hukuman lagi pun ibu takut kejadian tadi pagi bakalan keulang" Skylar menaikkan kepalanya dan hanya mengucap pelan.

"Baik, permisi bu" Pasrahnya kemudian perlahan meninggalkan ruang BK. Saat keluar dari ruang BK, skylar tak langsung pergi ke kelasnya.

-

"Makasih ya bu" Skylar kembali dari kantin, ia membawa sebotol teh pucuk dan roti di tangannya.

Tok tok tok...

Skylar mengetuk pintu UKS karena dirinya yang melihat seorang wanita dengan almet biru abu berlambang PMR masih menjaga UKS padahal ini sudah masuk jam pelajaran.

"Iya? kenapa yaa?" Wanita itu yang tadinya sibuk dengan layar ponselnya akhirnya menaruh ponsel dan berjalan ke arah skylar.

"Ini gua bawa makanan sama minuman, ntar kasih ke anak yang itu ya" Skylar menunjuk aeron yang masih terkapar lemas alias belum bangun dari pingsannya.

"Ohh oke kak, dari kak skylar kan?" Tanya wanita itu, skylar tak kenal dengan wanita itu bahkan belum pernah melihatnya sebelumnya, namun mendengarnya ia hanya menggangguk.

"Ehh santai aja kak, aku liat nama di baju kakak koo. Kenalin ya aku namanya eca" Wanita tersebut mengulurkan tangannya sembari tersenyum manis, skylar yang notabene nya memang friendly tentu membalas uluran tangan eca.

"Elu anak baru ca? gua ga pernah liat lu sebelumnya" Skylar memutuskan jabatan tangan keduanya kemudian duduk di kursi UKS.

"Iya kak, aku baru masuk pas murid seangkatanku yang lain udah mau satu bulan sekolah disini" Eca menggaruk tengkuk lehernya karena tak tau apalagi yang harus ia perbuat, grogi? tentu.

"Oh berarti baru kelas 10 ya, btw lu ga masuk kelas nih?" Tanya skylar yang menatap mata eca, sedangkan eca yang ditatap hanya berani menatap pot bunga, poster dan objek lain di sekitarnya tanpa berani menatap manik mata skylar.

"Engga kak, aku jamkos" Mendengarnya skylar mengangguk paham kemudian berdiri dari kursi UKS.

"Yaudah gua cabut dulu, jan lupa kasih makanannya ya" Melihat punggung belakang skylar yang mulai menjauh dari atensi nya, eca melambai kearahnya kemudian tersenyum manis.

-

-

"Woy lu dari mana anjing ler, tadi lu di alpa sama pak yeb" Rinz yang tadinya duduk di meja idok akhirnya turun dan menghampiri skylar yang masih menenteng tasnya.

"Telat, kena hukum, masuk bk, gajadi kena hukum, kelas" Ujarnya singkat lalu berjalan menuju bangkunya, pemandangan yang pertama kali ia dapatkan adalah tatapan sinis aran.

"Apa lu anjing" Skylar menggertak kemudian menaruh tasnya, anehnya aran hanya menatap datar tanpa membalas gertakan skylar.

"Eh ceritain yang bener ler, biar gua ama yang lain ngerti" Rinz lagi dan lagi berjalan mendekati skylar dan duduk di sampingnya.

"Ntar dah, males gua" Setelah mengatakannya, skylar melipat tangannya dan menaruh kepalanya di atas meja, apalagi kalau bukan tidur?

"Untung pak kevin jamkos, coba ngga udah di tonjok tuh kalau baru dateng jam segini" Bisik rinz pelan.

Rival ! (Aeron x Skylar)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang