Tujuh orang tercengang melihat gong xilin di hari rabu masih bersantai divilla.
Qin shi yang bermulut pedas " manusia tidak normal yang diambil dari tong sampah sunguh membuat kejutan saat kita pergi".
Gong xilin sangat kaget dengan suara qinshi segera mendongak melihat enam pemuda dan satu wanita cantik.
Gong xilin berdiri ketakutan memgagetkan kucing serta ular " ka..kak.... sau.. saudari... Ke..kenapa kalian pulang?".
Huoran mendecih " hah.. tidakkah kami bisa pulang hah..".
Ular mendesis marah hendak turun tapi ditahan oleh gong xilin " bukan seperti itu hanya saja aku bisa menjemput kalian di bandara".
Jiao jiao melihat jam tangannya dan bertanya dengan wajah datar " jam berapa sekarang ?".
Gong xilin dengan takut takut " jam 10 pagi ".
Jiao jiao bertanya dengan wajah datar " kenapa kau belum pergi kekantor!!!".
Gong xilin takut "saudari jangan marah sebenarnya ini aku akan berangkat kekantor".
Jiao jiao yang memandang gong xilin dari atas kebawah yang memakai piyama sutra hitam dengan sandal tipis jangan lupa ular dilehernya.
Jiao jiao marah gong xilin mengabaikan perusahaan mengeluarkan suara yang teredam menahan amarah " pergi sekarang juga!!!".
Gong xilin ketakutan " aku akan berangkat sekarang " gong xilin lari ketakutan berangkat kekantor dengan memakai piyama tidur serta ular di lehernya.
Enam pemuda puas melihat kemalangan gong xilin mereka segera membantu jiao jiao untuk duduk sedangkan mereka menata koper perjalanan mereka bertujuh.
Di perusahaan gong xilin berjalan dan disapa oleh bawahannya dengan pandangan bertanya yang aneh ini membuat gong xilin sangat malu pergi ke kantor hanya memakai piyama tidur.
Baru kali ini gong xilin merasakan perasaan malu manusia
tanpa membawa dompet gong xilin tidak membeli pakaian ganti ke kantor serta meninggalkan ular hitam di dalam mobil Gong xilin hanya berharap hari cepat berlalu dan segera pulang karena dia tidak tahan dengan tatapan orang melihatnya.
ini sangat berbeda dengan jiao jiao yang sedang beristirahat dengan enam pemuda dikamar sendiri
Sore hari saat jiao jiao bangun enam pemuda telah menunggunya untuk makan.
Suhei memesan banyak makanan dari restoran bintang 5 yang mungkin bisa dimakan untuk sepuluh orang.
Aroma masakan membuat perut jiao jiao keroncongan.
Huoyuan pertama kali melihat jiao jiao turun dari tangga segera menjemputnya sedangkan lima pria melanjutkan menata makanan.
Jiao jiao Disambut dengan gendongan ala putrinya serta kecupan bibir dari huoyuan.
Jiao jiao " makan apa kita hari ini aromanya sangat mengoda"
Huoyuan " kita memesan makanan kesukaanmu dari restoran faforitmu".
Jiao jiao " aku sangat bahagia bisa makan malam dengan enam suamiku".
Huoyuan tidak tahan dengan ucapan jiao jiao dan mengecup bibirnya lagi " sayang bibirmu manis".
Jiao jiao " aku ingin merasakan dirimu malam ini".
Huoyuan " aku juga sayang".
Huoyuan tersenyum dan mendudukan jiao jiao di kursi depan meja makan setelah duduk huoyuan duduk di kursi sebelah jiao jiao.
KAMU SEDANG MEMBACA
Teasing the family
Randomsong jiaojiao seorang pekerja kantoran yang kutu buku dan terlalu tabu untuk memulai hubungan di sebabkan terlalu tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya tapi dia selalu membayangkan hubungan liar yang tak terkendali dengan pria pria super tanpan...
