song jiaojiao seorang pekerja kantoran yang kutu buku dan terlalu tabu untuk memulai hubungan di sebabkan terlalu tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya tapi dia selalu membayangkan hubungan liar yang tak terkendali dengan pria pria super tanpan...
Enam pria sedang duduk di ruang tengah sebuah villa besar di tengah pulau terpencil. Mereka 6pria sedang melihat ponselnya memantau wanita cantik di sebuah kamar putri berwarna merah muda. Wanita cantik diatas ranjang mengerjapkan matanya mencoba mengumpulkan kesadarannya. Setelah sadar sepenuhnya jiaojiao duduk dan bersandar di atas ranjang jiaojiao mengerutkan kening seolah olah sedang menahan sesuatu. pipinya memerah jiaojiao mengipasi tubuhnya dengan tangannya merasa gerah di rasa masih panas disaat ac di setel tinggi mengakibatkan suhu kamar menjadi dingin tapi jiaojiao masih panas tak tertahankan. Jiaojiao bangun dari ranjang dan berjalan keluar menuju ruang tengah
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Enam pria sedang duduk di sofa saling berhadapan mereka segera meletakan ponselnya dan pura pura sedang mbahas masalah serius. Saat jiaojiao datang dan melihat 6 pria membicarakan bisnis dengan serius dia ikut duduk ditengah tengah baifeng dan su hei. Jiaojiao merasa tubuhnya panas dan vaginanya gatal sehingga dia mengesekan pahanya membuat vaginanya basah rasa gatal divaginanya sunguh tak tertahankan.
Ini semua tidak luput dari 6 mata para pria. Mereka seolah olah tidak tahu dan bertanya dengan santai. Nyatanya penis besar mereka berdiri tegak tidak bisa menipu seperti wajah mereka. Bai feng berkata "jiaojiao kau sudah merasa baikkan?. Tadi kau pingsan tanpa sebab itu membuat kami semua takut!.". Hao ran yang duduk di sebrang sofa dan berhadapan dengan jiaojiao berkata " setelah memeriksamu ternyata kau hanya kelelahan karena kami. Maaf membuatmu lelah ". Jiaojiao tidak menjawab di sebabkan tubuhnya ingin sentuhan pria dan bernafsu membuatnya tidak bisa fokus. Aroma parfum bai feng menusuk hidungnya aroma parfum musk yang seperti orangnya. Ini membuat jiaojiao tidak tahan akhirnya memeluk bai feng dan mengendus rakus pada leher bai feng. Bai feng pura pura terkejut mendorong pelan jiaojiao dan bertanya "jiaojiao ada apa?.". Mata jiaojiao berkabut akan nafsu. Jiaojiao memandang bai feng dan mendorong bai feng hingga terlentang disofa dengan kaki mengantung dilantai. Jiaojiao menaiki tubuh baifeng dengan cara mengakanginya. Jiaojiao memegang wajah bai feng mencium paksa bai feng. Pria lainnya hanya melihat dengan penuh minat. Jika baifeng ingin mendorong jiaojiao itu akan sangat mudah tapi baifeng berpura pura takberdaya. Setelah jiaojiao melepas ciuman dia menduduki perut baifeng dan membuka kancing baju baifeng dengan tergesa gesa yang mengakibatkan tidak bisa membuka kancing baju karena kehilangan fokus . Bai feng memegang tangan jiaojiao dan berkata " jiaojiao berhenti apa yang kau lakukan!!!". Jiaojiao menjawab dengan wajah memerah dan mata berkabut " aku ingin.... Kenapa kancing ini tidak menurut!!!". Bai feng mengambil kesempatan disaat jiaojiao tidak fokus. Bai feng memegang kedua tangan jiaojiao dan berkata " aku tidak ingin menyakitimu. Jika kau ingin aku.. kau juga harus mengiginkan mereka apa kau setuju". Jiaojiao menghentikan tangannya membuka kancing baju baifeng dia menatap baifeng dengan linglung lalu menatap 4 pria di sofa yang menghadapnya dan menoleh ke belakang melihat suhei tersenyum lembut. Baifeng sekarang terlentang di sofa dengan kaki di tekuk . dan jiaojiao duduk di atas perutnya Disaat jiaojiao linglung dan bingung baifeng dibawah jiaojiao mengosok penisnya ke pantat jiaojiao yang berbalut kain piyama. Penis besar terbungkus celana mengesek pantat besar dengan gerakan sensual. Jiaojiao mengerang merasakan vaginanya tambah basah dan gatal sangat ingin penis besar. Jiaojiao haus akan sentuhan dan terjerat hasrat yang mengebu gebu menjawab "Aku ingin kalian semua". Tapi baifeng masih memegang tangan jiaojiao dengan espresi sedih berkata " jiaojiao kami tidak ingin memaksamu yang kami inginkan adalah hubungan yang abadi selamanya. hingga kau melahirkan anak kami dan menjadi tua bersama kami". Suara bai feng terdengar sangat sedih seolah olah jiaojiao adalah bajingan wanita yang akan pergi setelah tidur dengan mereka. Espresi dan nada sedih baifeng berbeda dengan penis yang mengosok dipantatnya. Jiaojiao hanya terjerat nafsu dan tidak bisa berfikir ini adalah jebakan. Akhirnya karena nafsu yang membumbung jiaojiao berkata dengan nada keras karena jengkel tidak bisa mendapatkan penis besar " aku ingin kalian semua tidur denganku. Aku sangat ingin kalian tiduri dengan penis besar kalian!!!!". Tanpa menunggu lama tiba tiba ada yang mengendongnya ala putri dan membawanya ke kamar yang tadi ditidurinya. Su hei mengendong jiaojiao dan melemparnya ke kasur empuk mengakibatkan tubuh jiaojiao memantul membuatnya pusing. sebelum sadar suhao sudah memenjarakannya dibawahnya dan mencium jiaojiao dengan kasar dan terburu buru tangannya meremas payudara besar yang kini ada cupang ungu.