Seorang gadis muda dengan rambut panjang tergerai di punggungnya memakai atasan sweter polos berwarna biru muda dan bawahan rok putih dibawah lutut.
Jiao jiao berlari kesana kemari menyemangati 3 kakek yang sedang memancing dan duduk di kursi dibawah payung besar dengan aneka cemilan dan minuman di meja kecil masing masing.
Jiaojiao melihat kakek bai strike segera bertepuk tangan dan berlari kearah kakek bai dan berkata " kakek bai hebat!!! ayo kakek bai tarik kailnya ".
Segera kakek bai menarik pancingnya dan mendapatkan ikan besar.
Kakek bai tertawa " ini karena ada jiaoer di sampingku. Jiaoer adalah keberuntunganku hahaha".
Jiao jiao " ini bukan karena aku tapi ini murni~ karena kakek pembawa keberuntungan~".
Kakek Qin " saat kami memancing bertiga selama ini dan tidak pernah seberuntung ini. Saat jiao jiao menemani kami sangat beruntung hahaha ".
Jiao jiao dengan malu " kakek qin ini keberuntungan kalian bukan aku".
Kakek song tertawa bahagia. kakek bai melihat jiao jiao dan mempunyai ide " jiao jiao apa kau mempunyai
Anak lelaki yang kau sukai?".
Jiaojiao mengaruk kepalanya dengan bingung " kakek song aku sekolah khusus perempuan dan gurunya juga perempuan aku juga tidak mengenal atau mempunyai teman laki laki jadi tidak mungkin aku mempunyai seseorang yang aku sukai".
Kakek song tertawa dan bercanda berkata " jangan tanya soal pria kepada jiaoer aku curiga dia bahkan tidak mengenal jenis kelamin pria ".
Jiaojiao membuang muka merajuk " kakek~ apa kakek dan ayah bukan pria "
"Hahaha" suara ketiga kakek tertawa mendengar jawaban jiao jiao
Kakek qin tertawa dan mengoda " jiaoer bagaimana menurutmu dengan Qin shi?"
Kakek bai menambahkan " bagaimana dengan Bai feng menurutmu".
Kakek song " kalian jangan mengoda jiaoer.."
Jiao jiao dengan takut berkata pelan " kakek qin kakek bai aku minta maaf tapi sebenarnya aku takut dengan kakak shi dan kakak feng".
Ketiga kakek kaget takut jiao jiao pernah di intimidasi oleh bai feng dan qin shi.
Kakek bai " kenapa jiaoer takut mereka apa mereka pernah melakukan sesuatu padamu?".
Jiao jiao menghentakan kaki " tidak.. ini tidak seperti yang kakek bai fikirkan aku takut kakak feng dan kakak shi karena menurutku wajah mereka sangat menakutkan".
Tiba tiba ada suara bass dibelakangnya " benarkah wajahku menakutkan".
Tubuh jiao jiao kaku dan berbalik melihat bai feng dan qin shi memakai seragam tentara dan polisi.
Wajah jiao jiao pucat ketakutan segera berlari ke belakang kakek song bersembunyi.
Kakek qin marah memukul bai feng dan qin shi dengan tongkatnya " kalian berani menindas jiaoer di depanku".
Bai feng dan qin shi segera menghindari pukulan kakek qin.
Qin shi " apa salah kami. Kami hanya bertanya dan dia sudah ketakutan".
Kakek qin menghentikan tongkatnya dan bertanya dengan marah " katakan padaku dengan jujur apa kalian pernah melakukan sesuatu sehingga jiaoer takut pada kalian".
Qin shi " tidak mungkin kami menganiaya anak kecil".
Jiao jiao mengeluarkan kepala menjawab " aku bukan anak kecil aku sudah 18tahun!!!".
KAMU SEDANG MEMBACA
Teasing the family
Romansasong jiaojiao seorang pekerja kantoran yang kutu buku dan terlalu tabu untuk memulai hubungan di sebabkan terlalu tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya tapi dia selalu membayangkan hubungan liar yang tak terkendali dengan pria pria super tanpan...
