39

12.2K 218 3
                                        

Selamat Membaca 🤗











Syila menatap sekeliling kamar milik suaminya yang bernuansa abu abu. Terlihat simpel namun memberikan kesan elegan. Tidak banyak perabotan didalamnya, hanya kasur, lemari, meja kerja dan...meja rias perempuan?.

"Itu mama yang suruh aku beli untuk kamu. Katanya biar kamu bisa pake kalo disini."ujar Erka seakan mengerti dengan isi pikiran istrinya.

"Aku ga bawa baju kak, aku pikir kita ga akan nginap."ujar Syila. 

Ya, mereka berdua dipaksa menginap oleh Ria dan juga Bara. Selepas makan malam bersama tadi, Syila dan juga Erka yang hendak pamit pulang langsung dicegah oleh Ria. Mereka berdua diminta untuk menginap malam ini karena mereka berdua belum pernah menginap terlebih lagi Syila yang hanya baru beberapa kali berkunjung kerumah mertuanya.

Alhasil mau tidak mau mereka berdua akhirnya menyetujui untuk menginap. Padahal jika ingin Syila tidak ingin menginap, apa lagi sejak kedatangan Oma Lian yang terang terangan menunjukkan sikap tidak suka kepadanya. Membuat Syila merasa tidak betah berlama lama dirumah mertuanya.

"Pakai baju aku aja. Mungkin ada kemeja atau kaos yang bisa kamu pakai."

Syila pun mengangguk, kemudian berjalan menuju lemari hitam yang berada dipojok kamar. Ia membukanya dan memindai isi lemari mencari pakaian yang bisa dirinya kenakan. Kedua tangannya mengambil kemeja putih yang berada diatas tumpukan baju.

"Aku pinjam yang ini."ujarnya kemudian berjalan masuk kedalam kamar mandi untuk mengganti pakaiannya.

Erka melihat punggung istrinya yang menghilangkan tertutup pintu kamar mandi. Ia menghela nafas panjangnya, sejak tadi pikiran dan perasaannya tidak karuan. Melihat bagaimana sikap Oma Lian kepada Syila membuat Erka merasa tidak enak, karena mau bagaimana pun Syila adalah istrinya. 

Memang Syila terlihat diam, namun Erka tau istrinya itu pasti merasa tersinggung dengan ucapan ucapan yang dilontarkan oleh Oma nya. Ia paham dan ia sudah tau dengan sikap Oma nya yang sering kali menilai orang hanya dari tampilan nya saja, tanpa tau bagaimana asli dari orang tersebut.

Suara pintu terbuka menyadarkan Erka dari lamunanya. Ia melihat istrinya mengenakan kemeja miliknya dan juga celana pendek yang seperti nya milik Syila karena Erka tidak merasa memiliki celan seperti itu.

"Keliatan kaya orang orangan sawah ga aku pake kemeja kamu?."tanya Syila sembari memperhatikan kemeja yang terlihat kebesaran ditubuh nya.

"Engga bagus kok."jawab Erka melihat penampilan istri kecilnya. Terlihat menggemaskan melihat istrinya mengenakan kemeja yang kebesaran, apa lagi melihat dua kancing bagian atasnya yang sengaja tidak kancing membuat Erka bisa melihat sedikit belahan dada milik istrinya. (Mata lo er er.)

"Yaudah aku mandi dulu. Kamu kalo mau tidur duluan saja."Kemudian Erka masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya. 

Syila pun berjalan menuju ranjang tempat tidurnya, ia menata bantal dan juga guling diatasnya. Kemudian merebahkan tubuhnya yang memang sejak tadi ingin sekali dirinya rebahkan. Kedua matanya belum mengantuk, ia mengambil ponsel miliknya kemudian membuka akun media sosial miliknya. 

Asik dengan kegiatannya Syila tidak menyadari bahwa Erka sudah menyelesaikan mandinya. Dan kini sudah berada disebelah nya. Merasa kasur disebelah nya bergerak Syila menoleh dan mendapati Erka yang sudah merebahkan tubuhnya menghadap kearahnya.

Syila pun langsung mematikan ponselnya dan menyimpannya disamping nakas tempat tidurnya. 

"Ga matiin lampu nya kak?."tanya Syila.

Love Suamikkk (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang